Oknum Fans Argentina Sebut YouTuber IShowSpeed ‘Monyet’, FIFA Turun Tangan

08.07.2026
Oknum Fans Argentina Sebut YouTuber IShowSpeed 'Monyet', FIFA Turun Tangan
Oknum Fans Argentina Sebut YouTuber IShowSpeed 'Monyet', FIFA Turun Tangan

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi meluncurkan investigasi mendalam terkait dugaan pelecehan rasisme yang menimpa YouTuber dan kreator konten populer asal Amerika Serikat, IShowSpeed. Insiden memilukan ini terjadi di dalam tribun stadion saat laga panas Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Tanjung Verde di Miami Stadium, Jumat (3/7/2026) lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun, pemuda berusia 21 tahun bernama asli Darren Watkins Jr tersebut sedang melakukan siaran langsung (livestreaming) pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Argentina 3-2 atas Tanjung Verde.

Dalam rekaman video yang beredar, IShowSpeed yang berkulit hitam terdengar menanyakan maksud perkataan seorang suporter yang mengenakan jersey timnas Argentina di dekatnya.

Suporter tersebut, berbicara menggunakan bahasa Spanyol, diduga kuat melontarkan hinaan rasial dengan menyuruh IShowSpeed untuk “pergilah menangis ke kebun binatang” sambil meniru gerakan monyet.

Menanggapi insiden yang mencederai nilai sportivitas ini, FIFA langsung mengeluarkan pernyataan resmi pada Rabu (8/7/2026) waktu setempat dan mengonfirmasi bahwa penyelidikan telah dimulai sejak mereka mengetahui kejadian tersebut.

“FIFA mengutuk keras segala bentuk rasisme, kebencian, dan diskriminasi,” tulis pernyataan resmi otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut.

“Tindakan seperti ini tidak memiliki tempat di sepak bola, di Piala Dunia FIFA, maupun di mana pun di dalam masyarakat. Piala Dunia FIFA adalah perayaan persatuan, keberagaman, dan rasa hormat.

“Turnamen ini menyatukan orang-orang, budaya, dan komunitas dari seluruh dunia. Siapa pun yang bertindak merusak nilai-nilai ini tidak diterima di dalam permainan kami,” tegas FIFA.

IShowSpeed sendiri belum merespon keputusan FIFA ini. IShowSpeed sendiri merupakan salah satu kreator konten terbesar di dunia saat ini, dengan pengikut fanatik mencapai lebih dari 50 juta pelanggan di YouTube, 45 juta di Instagram, dan 47 juta di TikTok.

Kasus Kylian Mbappé

Insiden yang menimpa IShowSpeed menambah daftar panjang rapor merah perilaku rasisme sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, kapten dari panel suara pemain FIFA (FIFA’s players’ voice panel), George Weah, juga angkat bicara mengecam keras pelecehan verbal yang diarahkan kepada bintang Prancis, Kylian Mbappé.

Mbappé menjadi sasaran komentar ofensif dan rasis dari Senator Paraguay, Celeste Amarilla, sesaat setelah dirinya mencetak penalti penentu yang mengeliminasi Paraguay dari Piala Dunia. Mbappé secara terbuka menyebut komentar politisi tersebut sebagai tindakan yang “keji dan hina.”

“Kami berdiri dalam solidaritas penuh bersama Kylian Mbappé dan mengutuk pelecehan yang tercela ini dengan cara sekeras mungkin,” ujar George Weah, mantan penyerang legendaris AC Milan.

“Sepak bola harus selalu menjadi permainan yang mengedepankan rasa hormat, inklusi, dan persatuan. Harus ada toleransi nol untuk diskriminasi dalam bentuk apa pun. Pesan kami sangat jelas: rasisme tidak akan pernah bisa menjadi bagian dari permainan ini. Itu adalah sebuah tindakan kriminal,” tutup peraih Ballon d’Or tersebut.

Scr/Mashable





Don't Miss