Pada hari perkenalan resminya sebagai pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim akhirnya buka suara secara blak-blakan. Juru taktik asal Portugal tersebut secara ksatria mengakui kesalahan-kesalahannya selama menangani Manchester United, dan menganggap kegagalan di Old Trafford sebagai pelajaran terbesar dalam karier kepelatihannya.
Dalam sesi konferensi pers pertamanya bersama I Rossoneri, Amorim langsung dihujani pertanyaan mengenai masa lalunya yang kelam bersama Setan Merah, sebelum akhirnya didepak pada Januari 2026.
“Sangat sulit untuk menjelaskan setiap kesalahan tanpa melihat konteksnya secara utuh. Namun, satu hal yang bisa saya tegaskan adalah saya belajar banyak dari sana, dan memang benar bahwa saya telah melakukan kesalahan,” ujar Amorim.
Di samping pengakuan dosanya, pelatih berusia 41 tahun tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada para suporter The Red Devils. Ia mengaku sangat menyesal karena tidak sempat mengucapkan salam perpisahan secara langsung setelah dipecat.
Meski berakhir tragis, Amorim menegaskan dirinya selalu bangga pernah dipercaya memimpin salah satu klub terbesar di dunia tersebut.
Sebagai catatan, Amorim pertama kali mengambil alih kemudi Manchester United pada November 2024. Sayangnya, ia gagal total dalam mendongkrak kembali kejayaan klub.
Dari 63 pertandingan yang ia pimpin di semua kompetisi, Amorim hanya mampu mempersembahkan 25 kemenangan, 15 kali imbang, dan menelan 23 kekalahan.
Rapornya di Premier League bahkan lebih jeblok. Manchester United hanya mampu menang 15 kali dari 47 laga di bawah arahannya, dengan rata-rata hanya mendulang 1,23 poin per pertandingan.
Statistik ini tercatat sebagai rekor terburuk yang pernah ditorehkan oleh seorang manajer Manchester United sepanjang sejarah era Premier League.
Kendati demikian, mantan pelatih Sporting CP ini optimis bahwa kegagalan pahit di Inggris justru akan membuatnya jauh lebih matang secara taktik dan mental.
“Semua orang belajar dari pengalaman hidupnya masing-masing. Ada hal-hal yang pasti akan saya ubah, namun ada juga nilai-nilai prinsip yang akan terus saya pertahankan. Saya sangat percaya bahwa saya akan menjadi pelatih yang jauh lebih baik sekarang,” tegasnya.
Petualangan baru Amorim kini resmi dimulai di San Siro setelah ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama AC Milan untuk menggantikan posisi Massimiliano Allegri.
Manajemen raksasa Italia berkostum merah-hitam tersebut kini menaruh harapan besar di pundaknya agar mampu membawa Milan kembali bertaji dalam perburuan gelar juara Serie A maupun bersaing di level tertinggi Eropa.
Scr/Mashable














