Julian Alvarez dan Lautaro Martinez Antar Albiceleste Singkirkan 10 Pemain Swiss

12.07.2026
Julian Alvarez dan Lautaro Martinez Antar Albiceleste Singkirkan 10 Pemain Swiss
Julian Alvarez dan Lautaro Martinez Antar Albiceleste Singkirkan 10 Pemain Swiss

Timnas Argentina memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026) WIB. Julian Alvarez dan Lautaro Martinez menjadi penentu kemenangan Albiceleste setelah pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit.

Hasil Argentina vs Swiss ini sekaligus memastikan juara bertahan akan menghadapi Timnas Inggris di babak semifinal pada 15 Juli mendatang. Inggris sebelumnya lolos setelah menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1 lewat dua gol Jude Bellingham.

Argentina sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui Alexis Mac Allister sebelum Swiss menyamakan kedudukan lewat Dan Ndoye pada menit ke-67. Situasi semakin berat bagi Swiss ketika Breel Embolo menerima kartu kuning kedua pada menit ke-72 setelah VAR membatalkan pelanggaran Leandro Paredes dan justru menilai sang striker melakukan simulasi.

Meski bermain dengan 10 orang selama hampir 50 menit, Swiss menunjukkan pertahanan yang sangat disiplin. Penjaga gawang Gregor Kobel tampil luar biasa dengan menggagalkan sejumlah peluang emas dari Lionel Messi, Lisandro Martinez, hingga Thiago Almada.

Pada waktu normal, Messi hampir menjadi penentu kemenangan Argentina. Kapten Albiceleste itu melepaskan tembakan melengkung pada masa injury time, tetapi bola masih melebar tipis di sisi gawang Swiss. Kobel juga melakukan penyelamatan gemilang terhadap tendangan akrobatik Lisandro Martinez pada menit ke-90+8 sehingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan.

Memasuki extra time, Argentina terus menekan pertahanan Swiss. Thiago Almada dua kali mengancam gawang Kobel, sementara tendangan bebas Lionel Messi pada menit ke-103 masih membentur pagar hidup.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-112. Berawal dari aksi Lionel Messi yang memaksa Gregor Kobel melakukan penyelamatan penting, bola liar berhasil dikuasai kembali oleh Argentina. José Manuel López kemudian mengirim umpan kepada Julian Alvarez, yang langsung melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau Kobel.

argentina cwq3

Gol tersebut membuat Argentina berbalik unggul 2-1 sekaligus mematahkan perlawanan gigih Swiss yang tampil solid sepanjang pertandingan.

Swiss mencoba memberikan respons pada menit-menit akhir. Pelatih Murat Yakin memasukkan Ruben Vargas demi menambah daya serang, tetapi kelelahan akibat bermain dengan 10 pemain membuat Die Nati kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Saat Swiss mulai meninggalkan lini belakang untuk mencari gol penyeimbang, Argentina memanfaatkan ruang kosong melalui serangan balik cepat. Pada menit ke-120+1, Thiago Almada lebih dulu memaksa Gregor Kobel melakukan penyelamatan. Bola muntah kemudian disambar Lautaro Martinez menjadi gol ketiga Argentina sekaligus memastikan kemenangan 3-1.

Gol tersebut menjadi penutup pertandingan sekaligus mengakhiri perjuangan impresif Swiss di Piala Dunia 2026.

Sepanjang laga, Lionel Messi memang tidak mencatatkan namanya di papan skor. Namun, kapten Argentina tampil sebagai motor serangan dengan menciptakan banyak peluang, memimpin tekanan sepanjang pertandingan, serta berperan penting dalam proses lahirnya gol kedua Julian Alvarez.

Kemenangan atas Swiss juga memperpanjang catatan unik Argentina. Duel ini menjadi pertandingan ke-13 Albiceleste yang harus diselesaikan melalui babak extra time di Piala Dunia, terbanyak dibanding negara mana pun dalam sejarah turnamen.

Kini perhatian tertuju pada semifinal yang mempertemukan Timnas Argentina dengan Timnas Inggris.

Duel dua raksasa sepak bola dunia tersebut diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti di Piala Dunia 2026, dengan Lionel Messi berpeluang kembali berhadapan dengan generasi emas Inggris yang dipimpin Jude Bellingham dan Harry Kane.

Sumber foto: FIFA

Scr/Mashable





Don't Miss