Comeback yang telah dinanti selama lima tahun berakhir dengan mimpi buruk bagi Conor McGregor.
Mantan juara dua divisi UFC itu mengalami cedera lutut serius hanya beberapa detik setelah pertarungan dimulai, membuat Max Holloway dinyatakan sebagai pemenang dalam waktu 69 detik pada ajang UFC 329, Sabtu (12/7/2026) waktu setempat.
Pertarungan yang menjadi laga utama di T-Mobile Arena, Las Vegas, itu seharusnya menandai kembalinya McGregor ke arena MMA setelah terakhir kali bertarung pada 2021. Namun, duel tersebut justru berakhir antiklimaks akibat cedera yang dialami petarung asal Irlandia tersebut.
Insiden terjadi pada detik-detik awal pertandingan. McGregor langsung berlari ke arah Holloway dan melancarkan tendangan terbang. Sesaat setelah mendarat, ia terlihat mengalami masalah pada lutut kanannya dan beberapa kali terpeleset ketika mencoba melanjutkan pertarungan.
Melihat kondisi lawannya, Holloway beberapa kali memberi isyarat kepada wasit Mike Beltran bahwa McGregor mengalami cedera. Setelah memastikan sang petarung tidak mampu melanjutkan laga secara normal, wasit akhirnya menghentikan pertandingan.
Kemenangan pun diberikan kepada Max Holloway melalui technical knockout (TKO), hanya 69 detik setelah bel pertandingan dimulai.
Usai laga, Holloway meminta para penonton memberikan apresiasi kepada McGregor yang tetap ingin bertarung meski mengalami cedera.
“Mari kita beri tepuk tangan untuk Conor McGregor. Dia benar-benar petarung luar biasa. Saat kami berada di dalam arena, saya bahkan mencoba meminta pertarungan dihentikan, tetapi dia terus ingin bertarung,” kata Holloway.
WOW. THIS ONE IS DONE.
Conor McGregor injures his leg & Max Holloway wins by TKO!
[ #UFC329 | LIVE ON @ParamountPlus ] pic.twitter.com/lM2uV1EsaO
— UFC on Paramount+ (@UFConParamount) July 12, 2026
Holloway juga menyampaikan keyakinannya bahwa rivalitas mereka belum berakhir.
“Kalian beruntung karena akan ada Holloway vs McGregor 3. Mari kita hasilkan uang bersama.”
Petarung asal Hawaii itu bahkan sempat melontarkan candaan mengenai kondisi lawannya.
“Apa yang bisa saya katakan? Mungkin saya membuat lututnya lemas.”
Cedera kali ini mengingatkan publik pada duel pertama McGregor melawan Holloway pada 2013. Saat itu, McGregor juga mengalami cedera ligamen lutut (ACL) dalam pertarungan tersebut, meski tetap mampu meraih kemenangan lewat keputusan mutlak juri.
Lebih dari satu dekade kemudian, sejarah seolah terulang. Bedanya, kali ini cedera tersebut justru mengakhiri comeback McGregor sebelum pertarungan benar-benar berkembang.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi McGregor yang sudah lama menanti kesempatan kembali ke UFC. Sejak mengalami patah kaki saat menghadapi Dustin Poirier pada 2021, kariernya terus diwarnai berbagai kendala.
McGregor sebenarnya dijadwalkan kembali bertarung pada 2023 melawan Michael Chandler setelah keduanya menjadi pelatih dalam acara The Ultimate Fighter 31. Namun, duel itu batal terlaksana karena McGregor mengalami patah jari kaki beberapa pekan sebelum pertandingan.
Perjalanan comeback-nya semakin rumit setelah pada akhir 2024 ia dinyatakan bertanggung jawab dalam perkara gugatan perdata terkait kasus kekerasan seksual di Dublin, Irlandia.
Karena itu, duel melawan Holloway di UFC 329 menjadi salah satu pertarungan yang paling dinantikan sepanjang tahun. Bahkan, CEO UFC Dana White mengungkapkan bahwa ajang tersebut mencatat pendapatan tiket (gate) terbesar dalam sejarah UFC.
Sayangnya, harapan jutaan penggemar untuk menyaksikan aksi penuh Conor McGregor harus pupus hanya dalam waktu lebih dari satu menit.
Setelah pertandingan berakhir, McGregor masih mampu meninggalkan oktagon dengan berjalan sendiri. Namun, ia terlihat pincang pada kaki kanannya. Siaran resmi UFC kemudian mengonfirmasi bahwa petarung berusia 37 tahun itu mengalami cedera pada lututnya.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami McGregor maupun berapa lama proses pemulihannya. Namun, insiden tersebut dipastikan kembali menimbulkan tanda tanya besar mengenai masa depan salah satu ikon terbesar dalam sejarah UFC.
Sumber foto: UFC
Scr/Mashable















