Manajemen Inter Milan bergerak cepat menyusun rencana darurat untuk sektor bek sayap kanan mereka. Bintang muda Strasbourg, Guela Doué, kini dibidik sebagai target utama jika transfer Anan Khalaili resmi batal.
Di luar itu, manajemen Nerazzurri juga sudah mengantongi tiga nama alternatif lainnya.
Menurut laporan TUTTOmercatoWEB, Inter Milan memilih langsung bergerak membuka kembali berkas perburuan bek kanan daripada berspekulasi menunggu hasil putusan komite olahraga Italia (CONI) terkait hasil tes medis dan status kelayakan Khalaili.
Sebelum fokus ke gelandang Union Saint-Gilloise tersebut, Inter Milan sebenarnya sempat mengincar Marco Palestra, namun kesepakatan tersebut kandas di awal bursa transfer.
Doué, bek kanan asal Pantai Gading kelahiran tahun 2002 sekaligus saudara kandung dari Desiré Doué, kini menempati daftar teratas. Profil pemain ini pertama kali diembuskan oleh La Gazzetta dello Sport dalam beberapa pekan terakhir.
Gaya main Doué dinilai lebih condong bertahan dibanding Palestra atau Khalaili. Ia merupakan tipe full-back murni ketimbang penyerang sayap yang ditarik ke belakang (inverted winger).
Penampilan apiknya di Piala Dunia baru-baru ini membuat manajemen yakin ia akan sangat cocok dengan skema permainan racikan pelatih Cristian Chivu.
Harga Tinggi Strasbourg Jadi Ganjalan
Titik permasalahan utama dari transfer ini adalah nilai klausul rilis. Strasbourg dilaporkan mematok harga tinggi di angka lebih dari €25 juta (sekitar Rp438 miliar). Angka tersebut bahkan melampaui nominal yang sebelumnya telah disepakati Inter dengan Union Saint-Gilloise untuk meminang Khalaili.
Meski urusan kesepakatan personal dengan Doué diprediksi tidak akan menemui kendala berarti, komunikasi dengan pihak agen sang pemain juga sudah kembali dibuka. Namun, negosiasi untuk melunakkan sikap klub asal Prancis tersebut dipastikan butuh kerja keras ekstra dari manajemen Inter.
Di sisi lain, Inter Milan juga masih mengantongi tiga nama lain di daftar belanja mereka. Dodô dari Fiorentina dan pemain Genoa, Brooke Norton-Cuffy, terus dipantau, meski posisi keduanya berada di bawah Doué dalam skala prioritas klub.
Nama terakhir yang masuk radar adalah Rafik Belghali dari Hellas Verona, yang sukses mencuri perhatian lewat performa impresifnya bersama tim nasional Aljazair.
Langkah taktis yang diambil Nerazzurri ini mencerminkan strategi transfer mereka sepanjang musim panas ini: menyiapkan banyak target di berbagai rentang harga agar tidak bergantung pada satu pemain saja. Kini, keputusan CONI terkait nasib Khalaili akan menjadi penentu seberapa cepat rencana darurat ini harus segera diaktifkan.
Scr/Mashable















