Chelsea mulai mengambil langkah besar dalam perombakan skuad menjelang musim baru. The Blues membuka peluang menjual Alejandro Garnacho hanya satu tahun setelah mendatangkannya dari Manchester United.
Menurut laporan Sky Sports, Senin (13/07/2026) Chelsea menetapkan harga sekitar 50 juta euro atau setara 42,6 juta poundsterling untuk Garnacho. Klub London Barat tersebut lebih mengutamakan transfer permanen dibandingkan melepas sang pemain dengan status pinjaman.
Garnacho didatangkan Chelsea dari Manchester United pada musim panas 2025 dengan biaya 40 juta poundsterling. Namun, penyerang sayap asal Argentina itu belum mampu memberikan pengaruh sesuai harapan dalam musim pertamanya di Stamford Bridge.
Pemain berusia 22 tahun tersebut mencatatkan delapan gol dan empat assist dari 43 penampilan di seluruh kompetisi. Catatan itu belum cukup untuk membuatnya mendapatkan jaminan sebagai pemain utama Chelsea pada era pelatih baru Xabi Alonso.
Keinginan mendapatkan kesempatan bermain secara rutin menjadi salah satu alasan Garnacho mempertimbangkan meninggalkan Chelsea. Persaingan di sektor penyerangan The Blues semakin ketat sehingga posisinya dalam susunan utama belum terjamin.
Chelsea dikabarkan sedang bekerja sama dengan Garnacho dan perwakilannya untuk mencari solusi yang menguntungkan seluruh pihak. Klub tidak ingin mempertahankan pemain yang berpeluang kesulitan mendapatkan menit bermain reguler.
Garnacho juga belum bergabung dalam latihan pramusim Chelsea. Berdasarkan laporan ESPN pada 13 Juli 2026, pemain dan klub sama-sama memprioritaskan kepindahan permanen daripada memulai persiapan musim bersama Xabi Alonso.
Masa depan Garnacho diperkirakan akan mendapatkan kepastian dalam dua pekan ke depan. Sejumlah klub dari Premier League, kompetisi Eropa, dan Liga Arab Saudi disebut telah menunjukkan ketertarikan.
Namun, identitas klub yang paling serius mengejar Garnacho belum diungkapkan. Chelsea masih menunggu tawaran yang mendekati harga 50 juta euro.
Apabila berhasil menjual Garnacho sesuai harga tersebut, Chelsea akan memperoleh keuntungan dari investasi awal sebesar 40 juta poundsterling. Situasi ini membuat transfer permanen menjadi pilihan yang lebih menarik bagi manajemen dibandingkan kesepakatan pinjaman.
Garnacho menandatangani kontrak jangka panjang bersama Chelsea setelah tidak lagi masuk dalam rencana Manchester United. Ia diberi izin meninggalkan Old Trafford seusai kekalahan Setan Merah dari Tottenham Hotspur pada final Liga Europa 2025.
Chelsea kemudian melihat Garnacho sebagai pemain muda dengan pengalaman Premier League dan potensi besar. Kemampuan menggiring bola, melakukan penetrasi dari sisi kiri, serta kecepatannya dianggap cocok dengan proyek jangka panjang klub.
Namun, Garnacho gagal mengamankan tempat utama secara konsisten. Kontribusi delapan gol dan empat assist dari 43 pertandingan dinilai belum cukup untuk membuat Chelsea menutup pintu transfer pada musim panas 2026.
Keputusan menjual Garnacho setelah hanya satu musim menunjukkan Chelsea siap mengambil langkah tegas. The Blues tidak ingin mempertahankan pemain hanya berdasarkan nama besar atau nilai transfernya.
Chelsea Mulai Dekati Jonathan Rowe
Di tengah kemungkinan kepergian Garnacho, Chelsea mulai mencari tambahan pemain untuk memperkuat sektor sayap. Salah satu nama yang masuk dalam daftar adalah pemain Bologna, Jonathan Rowe.
ESPN, mengutip surat kabar Il Resto del Carlino, melaporkan bahwa Chelsea telah melakukan kontak baru dengan perwakilan Rowe. Meski demikian, belum ada penawaran resmi yang disampaikan kepada Bologna.
Klub Italia tersebut masih ingin mempertahankan pemain tim nasional Inggris U-21 itu. Rowe tetap menjadi salah satu dari beberapa pemain sayap yang sedang dipertimbangkan Chelsea.
Selain Rowe, Chelsea juga memantau Crysencio Summerville dari West Ham United dan Francisco Trincão dari Sporting CP. Ketiganya memiliki kemampuan bermain melebar dan dapat membantu meningkatkan kreativitas serangan.
Ketertarikan terhadap pemain sayap baru semakin memperkuat kemungkinan Garnacho meninggalkan Stamford Bridge. Chelsea ingin memastikan sektor serangan tetap memiliki kedalaman apabila pemain Argentina tersebut benar-benar dijual.
Chelsea tidak hanya memantau pemain untuk sektor penyerangan. Klub London Barat itu juga dikaitkan dengan bek muda Atalanta, Honest Ahanor.
Menurut laporan yang dikutip ESPN, Chelsea dan Brighton & Hove Albion sama-sama memantau perkembangan Ahanor. Atalanta disebut menghargai pemain tersebut sekitar 60 juta euro.
Harga itu berpotensi menjadi hambatan karena Chelsea harus memperhitungkan keseimbangan skuad dan pengeluaran transfer. Belum ada informasi mengenai penawaran resmi dari The Blues kepada Atalanta.
Meski demikian, ketertarikan kepada Ahanor memperlihatkan bahwa Chelsea sedang mengevaluasi beberapa posisi sekaligus. Klub ingin memberikan skuad yang sesuai dengan kebutuhan Xabi Alonso.
Masa depan Garnacho kemungkinan akan sangat dipengaruhi rencana taktik Alonso. Pelatih berusia 44 tahun itu harus menentukan pemain yang benar-benar sesuai dengan struktur permainan yang ingin diterapkannya.
Chelsea memiliki beberapa pemain yang dapat menempati area menyerang. Persaingan akan semakin ketat apabila klub berhasil mendatangkan salah satu dari Rowe, Summerville, atau Trincão.
Garnacho membutuhkan klub yang dapat memberinya kesempatan bermain secara konsisten. Pada usia 22 tahun, menit bermain reguler menjadi penting untuk menjaga perkembangan dan peluangnya bersama tim nasional Argentina.
Chelsea, di sisi lain, tidak ingin kehilangan nilai investasi. Karena itu, klub menetapkan harga yang sedikit lebih tinggi daripada biaya pembelian Garnacho dari Manchester United.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan The Blues tidak berada dalam posisi terdesak. Chelsea bersedia bekerja sama dengan pemain dan agennya, tetapi hanya akan menerima kesepakatan yang sesuai dengan kepentingan klub.
Dua pekan ke depan berpotensi menentukan kelanjutan karier Garnacho. Ketertarikan dari klub Premier League, Eropa, dan Arab Saudi memberikan Chelsea beberapa pilihan dalam proses negosiasi.
Kepindahan permanen menjadi skenario yang paling memungkinkan. Chelsea tidak mengutamakan proposal pinjaman karena ingin mendapatkan kepastian finansial sekaligus membuka ruang dalam skuad Alonso.
Pada saat bersamaan, klub terus mempelajari kemungkinan mendatangkan pemain sayap baru. Jonathan Rowe menjadi salah satu kandidat, tetapi Chelsea juga mempertimbangkan Summerville dan Trincão.
Apabila Garnacho terjual seharga 50 juta euro, Chelsea bukan hanya mencatat keuntungan. Dana tersebut juga dapat digunakan untuk membiayai kedatangan pemain yang dinilai lebih cocok dengan pendekatan permainan Xabi Alonso.
Musim panas 2026 pun menjadi titik penting bagi Garnacho dan Chelsea. Sang pemain membutuhkan tempat untuk bermain secara rutin, sementara The Blues sedang membangun skuad dengan budaya baru yang menempatkan kepentingan tim di atas segalanya.
Scr/Mashable















