AC Milan resmi merekrut Edoardo Zanaga dari Empoli pada Selasa, 14 Juli 2026. Penyerang muda asal Italia tersebut akan masuk dalam proyek Milan Futuro yang difokuskan untuk membina pemain berbakat menuju level senior.
Dalam pengumuman resminya, Milan menyebut Zanaga sebagai bagian dari investasi jangka panjang klub. Pemain kelahiran 2008 itu telah menandatangani kontrak selama tiga tahun atau hingga 30 Juni 2029, disertai opsi perpanjangan satu musim.
“AC Milan dengan bangga mengumumkan perekrutan Edoardo Zanaga, yang akan menjadi bagian dari proyek Milan Futuro, yang didedikasikan untuk pembinaan dan pengembangan talenta muda,” tulis Milan dalam pernyataan resminya, Rabu (15/07/2027).
Siapa Edoardo Zanaga?
Edoardo Zanaga lahir di Asti, Italia, pada 13 Maret 2008. Pemain berusia 18 tahun itu memiliki tinggi 1,84 meter dan menggunakan kaki kanan sebagai kaki dominan.
Posisi utama Zanaga adalah penyerang kedua. Namun, ia juga dapat dimainkan sebagai sayap kiri maupun sayap kanan karena memiliki mobilitas dan kemampuan bergerak di antara lini pertahanan lawan.
Karier mudanya dimulai di Asti sebelum bergabung dengan akademi Juventus. Setelah berkembang bersama tim muda Bianconeri, ia melanjutkan pembinaan di Empoli, klub yang dikenal memiliki salah satu akademi terbaik di Italia.
Bersama Empoli, Edoardo Zanaga mendapatkan pendidikan taktik, teknik, dan pengalaman pertandingan yang lebih matang. Perkembangannya kemudian menarik perhatian AC Milan yang sedang memperkuat komposisi pemain muda untuk Milan Futuro dan tim Primavera.
Zanaga bukan tipe penyerang tengah yang hanya menunggu bola di kotak penalti. Ia lebih sering bergerak turun untuk menerima umpan, membantu menghubungkan permainan, lalu menyerang ruang kosong di belakang pertahanan.
Postur 1,84 meter membuatnya cukup kuat dalam duel fisik. Namun, keunggulan Edoardo Zanaga tidak hanya terletak pada tinggi badan karena ia juga memiliki pergerakan yang aktif dan mampu bermain melebar.
Sebagai penyerang kedua, Zanaga dapat beroperasi di belakang penyerang utama. Ia mampu mencari ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan, melakukan kombinasi pendek, kemudian masuk ke area berbahaya.
Kemampuannya bermain di kedua sisi serangan memberikan variasi bagi pelatih. Zanaga dapat ditempatkan sebagai sayap kiri, sayap kanan, maupun pendamping penyerang utama sesuai kebutuhan permainan.
Perkembangan Zanaga juga mendapat perhatian dari tim nasional kelompok umur Italia. Ia tercatat membela Italia U18 dengan koleksi lima penampilan dan satu gol.
Pengalaman internasional tersebut menjadi modal penting bagi Edoardo Zanaga untuk menghadapi persaingan di AC Milan. Meski masih muda, ia sudah terbiasa menghadapi pemain terbaik dari kelompok usianya.
Nilai pasarnya diperkirakan berada di kisaran Rp5,21 miliar berdasarkan pembaruan terakhir pada 25 Juni 2026. Namun, angka tersebut hanya merupakan estimasi nilai pasar dan bukan biaya transfer yang dibayarkan Milan kepada Empoli.
Diproyeksikan untuk Milan Futuro
Milan Futuro merupakan tim cadangan AC Milan yang didirikan pada 27 Juni 2024. Tim ini berfungsi sebagai jembatan bagi pemain akademi sebelum mendapatkan kesempatan bersama tim utama.
Setelah terdegradasi dari Serie C pada musim pertamanya, Milan Futuro akan berkompetisi di Serie D. Tim tersebut kini dilatih Sergio Navarro Barquero, yang menggantikan Massimo Oddo menjelang musim 2026/2027.
Melalui Milan Futuro, Edoardo Zanaga berpeluang mendapatkan pengalaman melawan pemain senior. Ia juga tetap dapat dimainkan bersama Milan Primavera karena usianya masih memenuhi kategori kompetisi kelompok muda.
Zanaga harus bersaing dengan sejumlah penyerang seperti Levis Asanji, Alessandro Bonomi, Diego Sia, Andrej Kostić, dan Andrea Magrassi. Persaingan tersebut akan menentukan jumlah menit bermain yang diperolehnya.
Kedatangan Edoardo Zanaga menunjukkan bahwa AC Milan tetap serius mencari pemain muda potensial dari akademi klub Italia. Ia belum diproyeksikan langsung masuk tim utama, tetapi memiliki waktu untuk berkembang hingga kontraknya berakhir pada 2029.
Scr/Mashable















