Raksasa Liga Italia, AC Milan, dikabarkan sudah sangat dekat untuk meresmikan transfer Diego Moreira dari klub Prancis, RC Strasbourg, setelah menyepakati nilai kepindahan yang menembus angka lebih dari €40 juta.
Langkah berani merekrut pemuda kelahiran Liège tahun 2004 ini menegaskan komitmen manajemen Rossoneri dalam mengamankan talenta muda potensial untuk memperkuat kedalaman taktis tim.
Pemain serba bisa berusia 22 tahun ini membawa garis keturunan sepak bola yang kuat sebagai putra dari mantan penggawa Timnas Guinea-Bissau, Almami Moreira, sekaligus cucu dari eks pemain legendaris Austria, Helmut Graf.
Keunggulan Fleksibilitas Taktis untuk Skema Rúben Amorim
Kelebihan utama Diego Moreira terletak pada fleksibilitas posisinya yang mampu beroperasi secara optimal sebagai gelandang sayap di kedua sisi lapangan maupun berperan di belakang penyerang utama.
Di bawah kendali pelatih Rúben Amorim, Moreira diproyeksikan mengisi pos utama di sektor sayap kiri guna memberikan dimensi serangan baru menggantikan peran Pervis Estupiñán atau Davide Bartesaghi.
Kemampuan beradaptasi yang tinggi membuat Moreira mantap memilih San Siro sebagai pelabuhan barunya, meskipun sempat menjadi perburuan hangat sejumlah klub raksasa dari Inggris, Jerman, dan Italia.
Catatan Statistik Impresif dan Pengalaman Kompetisi
Moreira memiliki rekam jejak performa yang cukup mentereng saat menjalani masa peminjaman bersama Red Bull Salzburg dengan mengemas 5 gol serta 9 assist dari total 42 laga resmi di seluruh kompetisi.
Selama membela RC Strasbourg, ia lebih sering dipercaya mengisi peran penyerang sayap kanan dalam skema formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan kecepatan serta keberanian dalam situasi duel satu lawan satu.
Kombinasi antara bakat alamiah, statistik mumpuni, serta mentalitas bertanding yang teruji menjadikan Diego Moreira sebagai investasi jangka panjang yang sangat bernilai bagi masa depan AC Milan.
Scr/Mashable
















