AC Milan berpotensi melakukan perubahan komposisi pemain saat menghadapi Juventus pada pertandingan akhir pekan ini. Pelatih Ruben Amorim disebut mempertimbangkan untuk menurunkan Alexis Saelemaekers dan Adrien Rabiot sejak menit pertama, sementara Christian Pulisic berpeluang mendapatkan kesempatan bermain dari bangku cadangan.
Duel AC Milan melawan Juventus menjadi ujian penting bagi skuad asuhan Amorim setelah mereka mengawali musim dengan hasil sempurna. Rossoneri telah mengamankan enam poin dari dua pertandingan pertama, sekaligus menunjukkan performa yang membuat mereka mulai diperhitungkan dalam persaingan papan atas Serie A.
Namun, tantangan yang dihadirkan Juventus berada di level berbeda. Pertandingan tersebut dinilai dapat menjadi tolok ukur sejauh mana proyek Amorim mampu bersaing dengan tim-tim besar Italia, terutama jika AC Milan ingin terlibat dalam perebutan Scudetto musim ini.
Amorim diperkirakan tidak akan mempertahankan susunan pemain yang sama. Menurut laporan MilanVibes, pelatih asal Portugal itu mempertimbangkan perubahan pada lini tengah serang dengan menggeser Alphadjo Cisse dan Ruben Loftus-Cheek ke bangku cadangan.
Sebagai gantinya, Saelemaekers dan Rabiot berpeluang tampil sejak awal. Keduanya dianggap memiliki pengalaman dan kualitas yang dibutuhkan untuk menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi seperti pertemuan melawan Juventus.
Rabiot bahkan menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian khusus. Gelandang asal Prancis tersebut akan menghadapi mantan klubnya dan dinilai berpotensi memainkan peran penting jika dipercaya sebagai starter.
Keputusan Amorim tersebut juga menunjukkan bahwa dirinya ingin menggunakan pemain yang dianggap paling siap untuk menghadapi pertandingan besar. Setelah meraih enam poin dari dua laga, kemenangan atas Juventus akan memberikan sinyal lebih kuat mengenai ambisi AC Milan pada musim ini.
Di tengah rencana perubahan tersebut, perhatian juga tertuju kepada Pulisic. Pemain asal Amerika Serikat itu diperkirakan belum langsung dipercaya sebagai starter, tetapi memiliki peluang untuk mendapatkan menit bermain ketika pertandingan berlangsung.
Pulisic menjalani periode yang cukup sulit sepanjang 2026. Cedera membuat kontribusinya terganggu, sementara ia juga belum mencetak gol untuk AC Milan sejak 2025. Kondisi tersebut membuat pertandingan melawan Juventus menjadi kesempatan bagi sang pemain untuk mulai menemukan kembali performa terbaiknya.
Pulisic juga memiliki kenangan kurang menyenangkan ketika bermain di Turin. Musim lalu, ia gagal mengeksekusi penalti ketika AC Milan menghadapi Juventus. Karena itu, pertandingan di Allianz Stadium kali ini dapat menjadi momentum bagi pemain tersebut untuk membayar kegagalannya.
Amorim sendiri disebut masih berhati-hati dalam menangani kondisi Pulisic. Sang pelatih tidak ingin mengambil risiko dengan memberikan menit bermain terlalu banyak sebelum sang pemain benar-benar siap secara fisik.
Meski demikian, status Pulisic sebagai salah satu pemain penting dalam proyek Amorim membuatnya tetap memiliki peluang untuk berkontribusi. Jika pertandingan berjalan sesuai kebutuhan tim, ia bisa menjadi opsi berbahaya ketika AC Milan membutuhkan tambahan kreativitas dan daya gedor pada babak kedua.
Pertemuan Juventus dan AC Milan pun berpotensi menjadi salah satu laga paling menarik pada awal musim Serie A. Di satu sisi, Amorim ingin mempertahankan tren positif Rossoneri. Di sisi lain, Pulisic memiliki kesempatan untuk mengakhiri periode sulitnya dengan tampil menentukan dalam pertandingan besar.
Jika Saelemaekers dan Rabiot benar-benar dipercaya sejak awal, sementara Pulisic masuk sebagai pemain pengganti, strategi tersebut akan menunjukkan pendekatan Amorim dalam menghadapi Juventus. Pelatih AC Milan itu tampaknya ingin memastikan para pemain dalam kondisi terbaik untuk menghadapi salah satu ujian terberat mereka pada awal musim.
Scr/Mashable















