Sony resmi meluncurkan Sony FX5 di Indonesia, kamera terbaru dari lini Cinema Line yang dirancang untuk kebutuhan produksi profesional sekaligus kreator yang membutuhkan perangkat ringkas dan mudah dibawa.
Sony FX5 membawa sejumlah fitur baru yang sebelumnya belum tersedia di seri FX, termasuk Open Gate shooting, perekaman X-OCN RAW secara internal, serta sensor full-frame fully stacked CMOS terbaru.
Di Indonesia, Sony FX5 mulai tersedia untuk pre-order pada 13 Agustus hingga 20 September 2026. Harganya mulai dari Rp85.999.000 untuk body only dan Rp94.999.000 untuk paket body + XLR Handle.
Sony FX5 Bawa Sensor Full-Frame Fully Stacked
Sony FX5 menggunakan sensor full-frame fully stacked Exmor RS CMOS yang dipadukan dengan mesin pemrosesan gambar BIONZ XR2 dan unit pemrosesan AI khusus.
Saat menggunakan S-Log3, kamera ini mampu menghasilkan dynamic range lebih dari 15 stop. Sony juga menghadirkan tiga pilihan base ISO, yakni ISO 800, ISO 4000, dan ISO 12800.
Untuk pertama kalinya pada seri FX, FX5 juga mendukung Dual Gain Shooting untuk membantu menghasilkan gradasi yang lebih halus sekaligus menekan noise pada area gelap.
Bisa Rekam Open Gate dan X-OCN RAW Secara Internal
Salah satu fitur utama Sony FX5 adalah dukungan Open Gate shooting dengan pembacaan piksel penuh 3:2 di seluruh area sensor.
Pengguna dapat memilih sejumlah mode pemindaian, termasuk 3:2, 17:9, 16:9, dan Super 35mm, sehingga kamera lebih fleksibel digunakan untuk berbagai kebutuhan produksi dan format distribusi.
Sony FX5 juga menjadi kamera seri FX pertama yang mendukung perekaman X-OCN secara internal. Format RAW 16-bit scene-linear milik Sony tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan data gambar berkualitas tinggi tanpa membutuhkan recorder eksternal.
Selain X-OCN LT, FX5 mendukung codec X-OCN C1 dan X-OCN C2 yang dirancang mengurangi ukuran data sekaligus mempertahankan kualitas gambar untuk kebutuhan pascaproduksi.
Untuk kemampuan perekaman video, FX5 mampu merekam:
- 5K hingga 60fps
- 4K hingga 120fps
- Full HD hingga 240fps
Sony FX5 Dilengkapi AI Autofocus
Untuk membantu proses pengambilan gambar, FX5 mengandalkan teknologi pengenalan subjek berbasis AI yang mampu mendeteksi posisi mata, kepala, dan tubuh manusia.
Kamera juga mendukung Real-time Tracking untuk menjaga fokus tetap mengikuti subjek.
Sony turut menghadirkan Auto Tracing White Balance (ATW) yang memanfaatkan sensor visible light, sensor infrared, dan teknologi deep learning untuk menghasilkan white balance yang lebih stabil dalam berbagai kondisi pencahayaan.
FX5 juga mendukung fungsi de-squeeze untuk lensa anamorfik 1.3x, 1.5x, 1.6x, 1.8x, hingga 2.0x.
Bodi Ringkas dengan Stabilization 5-Axis
Meski membawa kemampuan kamera sinema profesional, Sony FX5 hadir dengan bodi ringkas dan ringan. Desain flat-top membuat kamera dapat digunakan untuk berbagai skenario, termasuk handheld, gimbal, maupun pengambilan gambar di ruang sempit.
Kamera ini dilengkapi 5-axis optical image stabilization dengan peningkatan koreksi roll sekitar dua kali lipat dibandingkan sistem sebelumnya.
Selain Optical SteadyShot dan Active Mode, FX5 juga menawarkan Dynamic Active Mode untuk membantu menghasilkan rekaman lebih stabil saat kamera digunakan secara handheld.
Layar 3,5 Inci dan OLED Viewfinder Opsional
Sony FX5 menggunakan layar LCD touchscreen multi-angle 4-axis berukuran 3,5 inci dengan resolusi sekitar 2,76 juta titik.
Layar tersebut dapat diputar dan dimiringkan untuk mendukung berbagai posisi pengambilan gambar. Sony juga menghadirkan sistem menu baru serta antarmuka BIG6 yang memudahkan pengguna mengakses pengaturan penting seperti frame rate, eksposur, dan LUT.
Untuk pengguna profesional, tersedia OLED Detachable Viewfinder DVF-EL1 berukuran 0,58 inci dengan sekitar 7,07 juta titik. Viewfinder ini mendukung HDR, gamut warna DCI-P3, gradasi 10-bit, serta pembesaran sekitar 0,9x.
Audio 32-bit Float dengan XLR Handle
Sony juga memperkenalkan XLR Handle Unit XLR-H2 sebagai aksesori tambahan untuk FX5.
Handle ini memiliki dua terminal combo XLR/TRS dan mendukung input hingga empat kanal. Dengan dukungan dual AD converter, pengguna dapat melakukan perekaman audio internal hingga 96 kHz, 32-bit float.
Fitur tersebut membuat FX5 semakin cocok untuk produksi dokumenter, film, hingga peliputan berita yang membutuhkan mobilitas tinggi sekaligus kualitas audio profesional.
Harga Sony FX5 di Indonesia
Sony Indonesia membuka periode pre-order FX5 mulai 13 Agustus sampai 20 September 2026 dengan harga:
- Sony FX5 Body Only: Rp85.999.000
- Sony FX5 + XLR Handle: Rp94.999.000
- OLED Viewfinder DVF-EL1: Rp11.499.000
Selama periode pre-order, konsumen berkesempatan mendapatkan sejumlah hadiah eksklusif berupa NP-SA100 Battery, CEA-G240T CFexpress Type A, dan Thule Accent2 Backpack.
Sony FX5 dijadwalkan tersedia secara luas di toko dan dealer resmi Sony Indonesia mulai akhir September 2026.
Scr/Mashable


















