Pelatih Manchester United, Michael Carrick, secara terbuka meluapkan rasa kecewa mendalam setelah skuadnya harus mengakui keunggulan AC Milan dengan skor telak 4-2 pada laga uji coba pemungkas yang digelar di Wroclaw, Polandia.
Carrick menegaskan bahwa Setan Merah sama sekali tidak mampu menampilkan performa pada level yang diharapkan, sehingga ia menolak keras segala bentuk alasan demi menjaga standar tinggi klub sebelum kompetisi resmi dimulai.
Meskipun menyayangkan hasil minor tersebut, Carrick menilai bahwa kekalahan ini harus dijadikan sarana pembelajaran berharga untuk membenahi setiap celah permainan sebelum kompetisi resmi bergulir.
Jalannya Laga: Sempat Unggul Sebelum Kena Membalikkan Keadaan
Manchester United sebenarnya memulai laga dengan sangat menjanjikan setelah bek senior Harry Maguire mencetak gol cepat lewat tandukan terukur ketika pertandingan baru berjalan sekitar 100 detik.
AC Milan merespons ketertinggalan dengan cepat melalui aksi Samuel Chukwueze yang berhasil menyamakan kedudukan dan merusak skema pertahanan Setan Merah sebelum babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Patrick Dorgu sempat membawa Manchester United kembali memimpin, namun keunggulan tersebut sirna setelah AC Milan memberondong tiga gol balasan berturut-turut melalui Alvadjo Cisse, Gonçalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.
Catatan Pramusim dan Kembalinya Marcus Rashford
Hasil mengecewakan di Wroclaw ini menjadi kekalahan kedua bagi Manchester United dari total enam pertandingan pemanasan yang telah mereka lakoni sepanjang periode pramusim.
Laga persahabatan ini juga menjadi momen krusial bagi Marcus Rashford yang akhirnya kembali mengenakan kostum Red Devils untuk pertama kalinya sejak Desember 2024 setelah mengakhiri masa peminjamannya di Barcelona.
Carrick memasukkan Rashford sebagai salah satu dari enam pergantian pemain di babak kedua demi memberikan menit bermain yang sangat dibutuhkan seluruh pilar utamanya untuk memulihkan kebugaran bertanding.
Dilema Skuad dan Persiapan Membuka Musim Baru
Carrick mengakui bahwa melimpahnya materi pemain berkualitas di dalam skuad Manchester United saat ini memberi keuntungan tersendiri, tetapi di sisi lain juga menghadirkan tantangan berat bagi tim pelatih dalam menentukan susunan pemain utama.
Pengalaman pahit dari kekalahan atas Rossoneri akan menjadi bahan evaluasi taktik paling mendasar agar Manchester United tampil jauh lebih solid dan tidak mengulangi kesalahan serupa.
Manchester United dijadwalkan bakal melakoni ujian resmi pertama mereka di Premier League pada 22 Agustus mendatang saat berhadapan dengan klub promosi, Hull City.
Scr/Mashable















