Melihat Potensi Carlos Baleba Jadi ‘Mesin Pengangkut Air’ Baru di Manchester United

20.08.2026
Melihat Potensi Carlos Baleba Jadi 'Mesin Pengangkut Air' Baru di Manchester United
Melihat Potensi Carlos Baleba Jadi 'Mesin Pengangkut Air' Baru di Manchester United

Proses perombakan lini tengah Manchester United memasuki babak baru. The Red Devils dilaporkan sudah sangat dekat untuk memformalkan transfer gelandang bertahan milik Brighton & Hove Albion, Carlos Baleba, dengan nilai paket transfer mencapai £60 juta plus bonus £5 juta (sekitar Rp1,57 triliun).

Meski sempat melewati dinamika performa pada musim 2025/2026, bintang muda berusia 22 tahun asal Kamerun ini bangkit luar biasa seusai membela negaranya di ajang Piala Afrika (AFCON). Baleba kini dinilai sebagai salah satu gelandang bertahan paling menjanjikan di Premier League di luar kelompok Big Six.

Baleba digadang-gadang sebagai suksesor jangka panjang yang pas untuk menggantikan peran Casemiro. Pendekatan bertahannya sangat proaktif, didukung oleh pembacaan permainan yang jeli untuk memutus serangan lawan sejak dari area pertahanan musuh.

Kendati posturnya tidak terlampau tinggi (178 cm), ia menutupi kekurangan tersebut dengan keseimbangan fisik yang kokoh, kecerdikan duel bahu, serta akselerasi jarak pendek yang meledak-ledak.

Selain mahir merebut bola tanpa memicu pelanggaran, Baleba juga memiliki kemampuan mengalirkan bola (ball-carrying) melewati garis tekanan lawan serta visi umpan lambung yang cermat.

Meski demikian, transfer ini menyisakan sedikit tantangan jangka pendek. Cedera ligamen pergelangan kaki yang dialaminya pada sesi pra-musim membuat Baleba membutuhkan waktu untuk mengembalikan ritme pertandingan.

Selain itu, ia harus cepat beradaptasi dengan skema umpan cepat satu-dua yang diusung Michael Carrick di Old Trafford.

Fleksibilitas Taktis dalam Formasi 4-2-3-1 Carrick

Daya tarik utama kedatangan Carlos Baleba terletak pada kemampuannya beradaptasi dengan berbagai skenario pasangan di lini tengah dalam skema 4-2-3-1 rakitan Carrick:

Duet dengan Youri Tielemans: Baleba akan bertindak sebagai “jangkar” pemutus serangan. Peran ini serupa dengan kombinasi Wilfred Ndidi dan Tielemans sewaktu di Leicester City, memberi kebebasan penuh bagi Tielemans untuk berkreasi.

Bermain Bersama Kobbie Mainoo: Baleba bakal mengambil porsi kerja fisik dan duel area luas. Skenario ini membebaskan Mainoo dari beban bertahan yang terlalu berat sehingga bisa fokus memprogresikan bola ke depan.

Berpasangan dengan Andrey Santos: Santos dapat diplot lebih kedalam sebagai gelandang bertahan murni, memberikan ruang bagi Baleba untuk bergerak bebas sebagai gelandang box-to-box.

Secara keseluruhan, kendati memerlukan sedikit waktu untuk mencapai kondisi bugar 100%, ketahanan fisik yang kuat, intensitas permainan yang tinggi, serta kecerdasan bertahannya bakal menjadi fondasi kokoh bagi Manchester United mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

Scr/Mashable





Don't Miss