Lelah Menjadi Pekerja, Izzam Bayu Sederhanakan Kisah Asmara di Single Debutnya
Artwork Kita Sederhanakan Saja - Izzam Bayu

Lelah Menjadi Pekerja, Izzam Bayu Sederhanakan Kisah Asmara di Single Debutnya

Nggak usah gengsi atau banyak drama, seharian kerja nyari duit aja udah capek. Mari kita sederhanakan urusan asmara.
Words by:
12.10.2026

Menjadi pekerja dengan rutinitas monoton sembilan-ke-lima memang sangat melelahkan. Apalagi jika kepenatan tersebut masih harus ditambah dengan kerumitan drama asmara gengsi-gengsian. Realitas kelas pekerja inilah yang dipotret dengan tajam namun santai oleh solois pendatang baru asal Tegal, Izzam Bayu, lewat single debutnya bertajuk “Kita Sederhanakan Saja” yang dirilis pada 8 Oktober 2026.

Mengambil jalur pop alternatif, lagu ini adalah sebuah oase sekaligus ruang keluh-kesah. Izzam memosisikan dirinya sebagai seorang pekerja yang jenuh dengan siklus harian yang itu-itu saja. Namun di balik kelelahan tersebut, ia sadar bahwa ada kisah asmara tempat bernaungnya cita-cita, harapan, dan kebutuhan hidup yang harus terus diperjuangkan.

“Lagu ini sebenarnya adalah ruang bagi saya untuk mengeluh,” ungkap musisi asal Kota Bahari tersebut.

“Sebagai pekerja, rasanya melelahkan menghadapi rutinitas yang itu-itu saja setiap hari. Di sisi lain, saya juga punya kisah cinta yang harus diperjuangkan. Lewat lagu ini, saya ingin bilang bahwa tidak apa-apa untuk merasa lelah, dan mari kita sederhanakan rumitnya hidup lewat cinta yang apa adanya.“

Pesan tersebut tereksekusi dengan sangat lugas lewat liriknya yang minim kiasan puitis mendayu-dayu. Izzam menulisnya layaknya obrolan sehari-hari: “Tak perlu marah-marah / Tak perlu jutek-jutek / Tak perlu gengsi-gengsi / Seharian aku sudah lelah bekerja, kamu juga.” Ada juga sentilan realitas finansial kelas pekerja yang diselipkan di akhir lagu lewat lirik “Menunggu tanggal dua lima / Apa kita bahagia?”, sebuah refleksi eksistensial tentang siklus gajian yang sering kali numpang lewat doang.

Dengan balutan aransemen pop alternatif yang hangat dan nyaman di telinga, “Kita Sederhanakan Saja” menjadi kawan kontemplasi yang pas untuk didengarkan saat perjalanan pulang kerja di KRL atau menembus kemacetan kota. Karya debut Izzam Bayu ini sudah mengudara.

Instagram: Izambayu