Siapa yang Lebih Dulu Hancur”: Amarah Metalcore Scarlet Lady Pasang Badan Buat Hak Satwa
Artwork: Siapa Yang Lebih Dulu Hancur - Scarlet Lady (Scady)

“Siapa yang Lebih Dulu Hancur”: Amarah Metalcore Scarlet Lady Pasang Badan Buat Hak Satwa

Di saat manusia sibuk mengeksploitasi dan menghancurkan habitat satwa, Scarlet Lady meresponsnya lewat distorsi metalcore yang emosional.
Words by:
15.10.2026

Skena heavy music sering kali identik dengan amarah yang ditujukan pada sistem politik, kesehatan mental, atau patah hati yang klise. Namun, unit metalcore/post-hardcore asal Bekasi yang telah berdiri sejak 2008, Scarlet Lady (Scady), memilih untuk mengarahkan corong distorsinya ke sudut yang kerap diabaikan: nasib hewan dan satwa yang menjadi korban kebiadaban manusia. Lewat single terbaru bertajuk “Siapa yang Lebih Dulu Hancur”, Scady menghantam kesadaran pendengarnya tanpa ampun.

Lagu ini lahir dari keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penelantaran, penyiksaan, perdagangan satwa ilegal, hingga pengerusakan habitat asli secara masif. Alih-alih cuma menyajikan amarah kosong di atas panggung, Scady menjadikan lagu ini sebagai cermin tajam untuk menguji sejauh mana empati manusia yang mengaku sebagai makhluk paling beradab.

“Siapa yang Lebih Dulu Hancur” menandai pendewasaan aransemen Scady setelah hampir dua dekade mengarungi industri independen. Karakter metalcore klasik yang agresif tetap dipertahankan, namun dipadukan dengan racikan riff gitar yang lebih atmosferik dan dinamis. Kontras antara agresi distorsi pekat dengan vokal emosional berhasil membangun nuansa mendesak (urgent), seolah-olah memberikan suara bagi mereka yang tak bisa bersuara.

Lewat karya ini, Scady ingin membuktikan bahwa metalcore bukan cuma ajang pamer breakdown atau adu gaya di moshpit. Musik keras bisa menjadi medium perlawanan yang peka terhadap isu sosial dan lingkungan. “Siapa yang Lebih Dulu Hancur” kini udah dapat lo digempur.

Instagram: @scarletladyband