Kota Serang itu keras, Lur. Sebagai kota industri dengan pabrik ngepul dan tambang berdebu, wajar kalo skenanya lebih akrab sama musik cadas buat pelampiasan amarah rutinitas kelas pekerja. Tapi di tengah kerasnya lanskap yang rasanya mirip kota-kota Pantura itu, Lumeenals hadir ngasih alternatif. Ngebawa warna indie rock dan alternative rock, eksistensi mereka jadi semacam oase segar. Setelah sukses ngelepas maxi single tahun lalu, per 17 Oktober 2026 kemarin mereka resmi memuntahkan single terbaru berjudul “Ego”.

Kalau lo ngarepin lagu indie menye-menye yang mendayu-dayu, mending minggir dulu. “Ego” disajikan dengan aransemen yang agresif dan kasar. Lagu ini enggak dateng buat ngetuk pintu hati lo baik-baik, tapi langsung ngedobrak masuk. Sikap ini selaras sama liriknya yang nyindir abis orang-orang playing victim. Mereka yang selalu merasa “paling hancur di sini” padahal ninggalin luka buat orang lain. Sampai di titik muak di mana sang vokalis cuma bisa merapal, “Baiknya kau tak ada.”. (bise bae sira..)
Namun, di balik narasi relasi toxic itu, “Ego” nyimpen cerita lebih dalam soal band ini sendiri. Ini adalah catatan panjang tentang peperangan ego di internal mereka. Gimana hasrat pribadi harus kompromi demi ngebangun ego kolektif sebuah band. Semuanya digarap dengan semangat DIY dan gotong royong ala montir. Bayangin aja, teknisi suara mereka sampai rela ngulik dan belajar audio khusus demi nggarap materi lagu ini. Kerja keras ini nyata hasilnya. Enggak cuma ngelepas single pembuka buat album 2027 nanti, Lumeenals juga sukses nembus panggung Pestapora di tahun 2026 ini. Sebuah pembuktian kalo skena pinggiran enggak pernah main-main.
Instagram: @Lumeenals
Lumeenals – Ego
Artis: LumeenalsPenulis Lirik: Sakti Pamungkas
Produser: Lumeenals
- Alghifari (Vocal & Guitar)
- Ichlasul Amal (Vocal & Acoustic Guitar)
- Sakti Pamungkas (Vocal & Guitar)
- Tb dwi (Bass)
- Alfarus fajri (Drums)
Vocals by: Ichlasul Amal | Backing Vocal by: Sakti Pamungkas
All Instruments Performed by: Lumeenals
Guitar & Bass Recorded & Engineered by: Arsetya Aji at Magnet Studio, Serang
Drum & Vocals Recorded & Engineered by: Yudhistira Kusuma at Goodluck Studio, Cilegon
Mixing: Axel Kevin, Dheka Satria at Haum Studio
Mastering: Axel Kevin at Haum Studio
Artwork Photographed by: Indra Septian
Artwork Design by: Iza Mahendra
Artwork Layout by: Ichlasul Amal
Tema & Makna Lagu ▼
Lagu “Ego” dari Lumeenals mengangkat tema tentang keegoisan dalam sebuah hubungan dan rasa sakit hati. Liriknya menceritakan tentang seseorang yang selalu merasa paling hancur dan menjadi korban, tanpa menyadari perasaan pasangannya, diiringi dengan kenangan masa lalu yang membekas.














