Bukan Cuma Modal Prompt! Intip Bocoran Cara MAXY Academy Ubah Kreator Lokal Jadi Spek Global

08.06.2026
Bukan Cuma Modal Prompt! Intip Bocoran Cara MAXY Academy Ubah Kreator Lokal Jadi Spek Global
Bukan Cuma Modal Prompt! Intip Bocoran Cara MAXY Academy Ubah Kreator Lokal Jadi Spek Global

Lembaga edukasi teknologi MAXY Academy baru saja meluncurkan ekosistem pembelajaran AI super inklusif untuk mencetak generasi baru AI Content Creator di Indonesia. Langkah keren ini diwujudkan lewat rangkaian program kece, mulai dari webinar gratis hingga Intensive Class bertajuk “AI for Content Creator” yang digelar pada 4-5 Juni 2026 di MAXY AI Hub, Jakarta Selatan.

Inovasi ini hadir sebagai jawaban konkret atas tantangan industri kreatif modern yang menuntut para kreator untuk tidak lagi bekerja secara manual. Melalui bimbingan langsung dari para praktisi top, peserta bakal diajari cara menyatukan berbagai tools canggih seperti Claude, ChatGPT, hingga AI video generator ke dalam satu sistem kerja yang rapi.

Mengapa Harus AI? Simak Data Pergeseran Industri yang Bikin Tercengang

Urgensi bagi para kreator untuk segera upgrade skill digital mereka ternyata bukan sekadar tren sesaat melainkan didukung oleh data global yang valid. Berdasarkan laporan terkini dari Ramp AI Index, lebih dari 50.000 perusahaan dunia mulai beralih menggunakan platform AI Claude besutan Anthropic yang kini menguasai pasar sebesar 34,4%.

Angka pertumbuhan platform pendatang baru tersebut sukses menyalip dominasi ChatGPT yang kini berada di posisi 32,3%. Fenomena pergeseran ini menjadi sinyal kuat bahwa industri tidak lagi mencari pengguna prompt biasa, melainkan talenta yang fleksibel beradaptasi di berbagai ekosistem AI.

Investasi Miliaran Dolar dan Efek Nyata AI di Panggung Kreatif Dunia

Lanskap bisnis global memang sedang mengalami pergeseran masif setelah OpenAI menggelontorkan dana investasi senilai US$4 miliar demi mendukung integrasi AI di berbagai sektor. Langkah agresif tersebut langsung disusul oleh Anthropic yang meluncurkan proyek konsultansi AI senilai US$1,5 miliar untuk memodernisasi sistem kerja industri kreatif.

Sayangnya, sekitar 50% eksekutif dunia mengaku pemanfaatan teknologi ini belum maksimal karena mereka kekurangan talenta lokal yang paham cara mengoperasikannya. Padahal, perusahaan raksasa seperti JD.com terbukti sukses mendulang lonjakan pendapatan hingga 18,8% setelah mengadopsi teknologi Agentic AI di sistem mereka.

Melihat fenomena tersebut, Indonesia jelas membutuhkan lebih banyak kreator tangguh yang tidak hanya menjadi penonton atau konsumen teknologi saja. Kita harus segera bergerak menjadi pemain utama di industri kreatif global yang adaptif, produktif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara strategis.

Sinergi Kreativitas dan Teknologi Menurut Bos MAXY Academy

CEO MAXY Academy, Isaac Munandar, menegaskan bahwa perubahan besar di dunia industri kreatif saat ini wajib diimbangi oleh akses edukasi yang terbuka lebar. Pihaknya berkomitmen menyediakan wadah belajar yang tidak hanya teoretis tetapi juga sangat aplikatif untuk kebutuhan kerja nyata.

“Dunia tidak lagi membutuhkan kreator yang hanya bisa membuat konten secara manual. Dunia membutuhkan kreator yang mampu memanfaatkan AI untuk menghasilkan karya yang cepat, relevan, dan berdampak,” ujar Isaac.

Skema Kelas MAXY Academy: Dari Webinar Gratisan Sampai Kelas Intensif Eksklusif

Demi memfasilitasi semua tingkatan skill, MAXY Academy merancang jalur pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan masing-masing peserta. Buat para pemula yang baru mau mencicipi dunia digital, tersedia webinar gratis seperti “Produksi Konten 30 Hari dalam 1 Jam dengan AI” hingga kelas sinematik bermodal HP.

Sementara untuk tingkatan mahir, Intensive Class “AI for Content Creator” selama dua hari siap melatih peserta membangun sistem produksi konten otomatis. Program premium di MAXY AI Hub Jakarta ini menghadirkan mentor berpengalaman yang siap mengupas tuntas strategi jitu membangun audiens secara masif di media sosial.

Kuasai Banyak Tools AI Sekaligus untuk Hadapi Tantangan Masa Depan

CTO MAXY Academy, Andy Febrico Bintoro, ikut menambahkan bahwa menguasai satu jenis kecerdasan buatan saja sudah tidak cukup untuk bersaing saat ini. Fleksibilitas dalam menggunakan berbagai macam platform digital kini telah bergeser dari yang tadinya nilai tambah menjadi sebuah kewajiban mutlak.

“Pergeseran dari ChatGPT ke Claude di pasar korporat menunjukkan bahwa kreator dan profesional masa depan harus mampu beradaptasi dengan berbagai ekosistem AI sekaligus. Pendekatan berbasis multi-tools bukan lagi nilai tambah, ini sudah menjadi keharusan,” jelas Andy Febrico Bintoro.

Komitmen jangka panjang dari MAXY Academy juga terus diwujudkan lewat pelatihan AI kreatif yang menyasar berbagai komunitas, sekolah, hingga profesional muda. Melalui program berkelanjutan ini, diharapkan lahir talenta lokal berbakat yang mampu membawa dampak positif nyata bagi perekonomian dan masyarakat luas.

“Harapan kami, Indonesia bisa menjadi rumah bagi talenta-talenta kreatif yang mampu memanfaatkan AI untuk menciptakan dampak nyata bagi industri dan masyarakat,” pungkas Isaac.

Scr/Mashable




Don't Miss