YouTube Music bukan hanya layanan untuk memutar lagu. Di balik tampilan sederhananya, platform streaming musik ini memiliki sejumlah fitur yang mungkin belum banyak diketahui pengguna.
Beberapa fitur tersebut tersembunyi di dalam menu tertentu atau berada di bagian antarmuka yang sering dilewatkan.
Padahal, fitur-fitur ini bisa berguna untuk mencari lagu, membagikan musik, hingga memindahkan playlist dari layanan streaming lain.
Berikut lima fitur YouTube Music yang menarik untuk dicoba.
1. Bagikan Lagu Mulai dari Timestamp Tertentu
YouTube Music memungkinkan pengguna membagikan lagu dengan menentukan bagian tertentu sebagai titik awal pemutaran.
Fitur ini berguna ketika pengguna ingin membagikan bagian tertentu dari sebuah lagu tanpa membuat penerima harus mencari sendiri bagian tersebut.
Cara menggunakannya cukup sederhana. Putar lagu yang ingin dibagikan, kemudian geser pemutaran ke bagian yang diinginkan dan tekan jeda.
Setelah itu, tekan ikon Share pada menu di atas seek bar. Pada panel berbagi, aktifkan opsi timestamp yang berada di bagian kanan atas.
Pengguna kemudian dapat mengirim tautan melalui aplikasi yang tersedia atau memilih Copy link untuk menyalinnya.
Jika penerima menggunakan YouTube Music, aplikasi akan terbuka dan lagu langsung diputar dari titik waktu yang telah dipilih. Jika aplikasi tidak terpasang, tautan akan dibuka melalui browser.
2. Bagikan Lirik Lagu ke Media Sosial
Selain membagikan lagu, pengguna juga dapat membagikan potongan lirik melalui YouTube Music.
Untuk menggunakan fitur ini, buka lagu yang sedang diputar kemudian masuk ke bagian Lyrics. Selanjutnya pilih Share.
Pengguna dapat memilih hingga lima baris lirik untuk dibagikan, dengan syarat baris yang dipilih harus berurutan.
Setelah memilih lirik, tekan Next dan tentukan latar belakang yang tersedia. Setelah selesai, hasilnya dapat dibagikan ke media sosial atau aplikasi lain.

Pengguna juga memiliki pilihan untuk menyimpan gambar lirik tersebut ke penyimpanan perangkat.
Namun, akses terhadap halaman lirik kini menjadi salah satu fitur yang sebagian ditempatkan di balik layanan berbayar. Pengguna akun gratis hanya dapat melihat lirik untuk jumlah lagu yang terbatas. Selain itu, tidak semua lagu di YouTube Music menyediakan lirik.
3. Cari Lagu dengan Bersenandung
Pernah mendengar lagu tetapi tidak mengetahui judulnya? YouTube Music memiliki fitur Sound Search yang memungkinkan pengguna mencari lagu hanya dengan bersenandung atau menyanyikan melodinya.
Caranya, buka tab Search di aplikasi YouTube Music, kemudian tekan ikon gelombang suara yang berada di sebelah ikon mikrofon.
Setelah memberikan izin akses mikrofon, pengguna dapat mulai bersenandung atau menyanyikan bagian lagu yang diingat.

YouTube Music kemudian menampilkan tiga lagu yang dianggap paling cocok dengan melodi tersebut, lengkap dengan persentase kecocokan.
Jika lagu yang dicari sedang diputar di sekitar pengguna, Sound Search juga dapat digunakan untuk mendengarkan lagu tersebut secara langsung. Cara ini biasanya lebih cepat karena sistem dapat menemukan lagu yang tepat dalam waktu sekitar satu hingga dua detik.
Dari hasil pencarian, pengguna dapat langsung memutar lagu, memasukkannya ke Liked Music, atau menyimpannya ke playlist.
4. Pindahkan Playlist Spotify ke YouTube Music
Pengguna yang berpindah dari Spotify ke YouTube Music tidak harus membuat ulang seluruh playlist secara manual.
YouTube Music, khususnya bagi pelanggan Premium, menyediakan opsi untuk memindahkan playlist dari Spotify menggunakan bantuan TuneMyMusic.
Fitur ini memang berada cukup jauh di dalam pengaturan sehingga mudah terlewat.
Untuk menemukannya, buka ikon profil di aplikasi YouTube Music, kemudian masuk ke Settings dan pilih Privacy & data.
Di bagian paling bawah tersedia opsi Transfer playlists from other apps.
Setelah memilihnya, pengguna dapat memilih Spotify dan melanjutkan proses melalui browser. Jika akun Spotify sudah masuk, pengguna dapat memberikan izin kepada TuneMyMusic untuk mengakses playlist.
Selanjutnya pilih playlist yang ingin dipindahkan dan, jika diperlukan, ubah namanya. Setelah itu pilih Transfer to YouTube Music, kemudian pilih akun YouTube Music dan berikan izin yang diperlukan.
Durasi proses transfer bergantung pada jumlah lagu yang ada di playlist. Setelah selesai, playlist akan muncul di perpustakaan YouTube Music dan dapat diedit seperti playlist biasa.
Selain Spotify, layanan tersebut juga mendukung beberapa platform lain, termasuk Apple Music, Amazon Music, Deezer, dan SoundCloud.
5. Cari Lagu Menggunakan Emoji
Fitur terakhir mungkin menjadi salah satu cara paling unik untuk mencari lagu di YouTube Music.
Pengguna tidak selalu harus mengetik nama penyanyi atau judul lagu. Emoji juga dapat digunakan sebagai kata pencarian.
YouTube Music akan mencoba menginterpretasikan emoji berdasarkan maknanya. Misalnya, emoji kue ulang tahun dapat digunakan untuk mencari lagu yang berkaitan dengan ulang tahun.
Sementara emoji bayi dapat memunculkan berbagai lagu pengantar tidur atau lagu yang berkaitan dengan bayi.
Pengguna juga dapat mengombinasikan beberapa emoji untuk menghasilkan pencarian dengan tema tertentu. Misalnya, emoji labu Halloween dan permen dapat digunakan untuk menemukan lagu-lagu bertema Halloween.
Fitur ini bisa menjadi cara menarik untuk mengeksplorasi musik ketika pengguna tidak memiliki judul lagu tertentu yang ingin dicari.
Lima fitur tersebut menunjukkan bahwa YouTube Music memiliki sejumlah kemampuan yang tidak langsung terlihat ketika pengguna membuka aplikasi.
Bagi pengguna yang selama ini hanya memakai YouTube Music untuk memutar lagu, fitur-fitur tersebut dapat memberikan pengalaman yang lebih fleksibel sekaligus memudahkan proses mencari dan membagikan musik.
Scr/Mashable


















