Figur Penting di Balik Vision Pro Dikabarkan Akan Hengkang dari Apple

23.04.2026
Figur Penting di Balik Vision Pro Dikabarkan Akan Hengkang dari Apple
Figur Penting di Balik Vision Pro Dikabarkan Akan Hengkang dari Apple

Di tengah ambisi besar Apple membangun era baru pasca-iPhone, kabar mengejutkan datang dari salah satu sosok kunci di balik inovasi mereka.

Dikutip dari Bloomberg (22/04/26), Mike Rockwell, pemimpin pengembangan Vision Pro sekaligus figur penting dalam proyek AI Apple, dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan perusahaan atau setidaknya beralih ke peran penasihat dalam waktu dekat.

Tantangan Vision Pro dan Pergeseran Arah Apple

Vision Pro sempat digadang-gadang sebagai fondasi masa depan Apple, terutama dalam kategori wearable dan mixed reality.

Namun realitanya, perangkat ini belum berhasil menarik minat pasar secara luas. Harga tinggi yang mencapai USD 3.499 atau sekitar Rp60 jutaan serta desain yang dinilai masih cukup berat menjadi hambatan utama adopsi massal.

Situasi ini berdampak langsung pada posisi Rockwell di dalam perusahaan. Ia sebelumnya disebut-sebut akan memegang peran strategis dalam menentukan arah teknologi dan AI Apple, bahkan mendekati posisi Chief Technology Officer.

Namun, seiring performa Vision Pro yang belum sesuai ekspektasi, jalur karier tersebut kini menjadi tidak pasti.

Selain itu, Rockwell juga dikabarkan memiliki keraguan terkait struktur kepemimpinan baru, terutama setelah harus melapor kepada Craig Federighi. Ia disebut menginginkan tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan perannya saat ini.

Fokus Baru: Membangun Ulang Siri di Era AI

Meski menghadapi berbagai tantangan, Rockwell saat ini masih memegang proyek penting, yakni membenahi asisten virtual Siri.

Ia mengambil alih proyek ini sejak Maret 2025, setelah Tim Cook kehilangan kepercayaan terhadap pengembangan AI sebelumnya yang dipimpin oleh John Giannandrea.

Revitalisasi Siri menjadi bagian dari strategi besar Apple dalam mengejar ketertinggalan di bidang AI. Pembaruan besar ini diperkirakan akan hadir dalam sistem operasi mendatang, yaitu iOS 27.

Menariknya, Rockwell disebut tidak akan meninggalkan Apple sebelum proyek ini rampung, yang menunjukkan komitmennya terhadap transformasi AI di perusahaan tersebut.

Gelombang Perubahan di Internal Apple

Kabar mengenai kemungkinan hengkangnya Rockwell bukan satu-satunya sinyal perubahan di Apple. Sejumlah eksekutif senior juga dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah berikutnya dalam karier mereka.

Nama-nama seperti Deirdre O’Brien disebut tengah mempertimbangkan pensiun, sementara Kate Adams dilaporkan akan segera mengakhiri masa jabatannya. Di sisi lain, eksekutif lama seperti Greg Joswiak, Phil Schiller, dan Eddy Cue juga mendekati empat dekade berkarier di Apple.

Perubahan ini semakin signifikan dengan rencana suksesi kepemimpinan, di mana John Ternus disebut akan menggantikan Tim Cook sebagai CEO pada September mendatang. Transisi ini berpotensi menjadi titik balik besar dalam strategi bisnis dan inovasi Apple ke depan.

Jika Rockwell benar-benar memutuskan hengkang, Apple bisa kehilangan salah satu talenta penting dalam perjalanan transformasi teknologinya.

Di sisi lain, jika proyek pembaruan Siri berhasil, hal ini bisa menjadi momentum kebangkitan Apple dalam persaingan AI global.

Scr/Mashable




Don't Miss