Di tengah persaingan pasar kerja global yang kian ketat, kemampuan berbahasa Inggris tetap menjadi salah satu “senjata” utama bagi para pencari kerja. Menanggapi kebutuhan tersebut, SEEK—perusahaan induk yang menaungi platform lowongan kerja Jobstreet dan Jobsdb—resmi meluncurkan fitur verifikasi sertifikasi bahasa Inggris melalui platform kredensial miliknya, SEEK Pass.
Langkah ini direalisasikan melalui kemitraan strategis dengan dua lembaga penyedia tes kemampuan bahasa Inggris terbesar di dunia, yakni IELTS (International English Language Testing System) dan Pearson (penyedia Pearson Test of English/PTE).
Fitur baru ini tersedia serentak bagi pencari kerja di delapan negara wilayah Asia Pasifik, mencakup Indonesia, Australia, Selandia Baru, Hong Kong, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Melalui integrasi ini, kandidat yang telah memiliki skor IELTS atau PTE dapat memverifikasi dokumen mereka secara digital di SEEK Pass.
Setelah proses verifikasi selesai, lencana (badge) kredensial akan otomatis muncul pada profil kandidat di platform Jobstreet dan Jobsdb. Hal ini memungkinkan perusahaan atau perekrut (recruiter) untuk langsung melihat validitas kemampuan bahasa asing kandidat tanpa perlu meminta dokumen fisik di tahap awal seleksi.
Di Indonesia, kemampuan komunikasi bahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan syarat fundamental, terutama bagi pelamar di perusahaan multinasional dan ekosistem startup teknologi yang tengah berkembang pesat.
Sertifikasi IELTS dan PTE sendiri telah lama diakui secara luas oleh berbagai institusi di tanah air, termasuk lembaga pemerintah seperti program beasiswa LPDP, universitas terkemuka, hingga sektor layanan pelanggan (hospitality) dan industri ekspor-impor.
“Kami melihat bagaimana kredensial terverifikasi dapat membuat perbedaan nyata. Di Asia, kemampuan bahasa asing sering kali menjadi faktor penentu dalam perekrutan,” ujar Xavier Russo, General Manager SEEK Pass, di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Data dari wilayah Australia dan Selandia Baru menunjukkan hasil yang signifikan: pelamar kerja yang profilnya telah terverifikasi memiliki peluang 20 persen lebih tinggi untuk lolos ke tahap seleksi administrasi (shortlisted) oleh perusahaan dibandingkan pelamar tanpa verifikasi.
Hingga saat ini, SEEK Pass telah membantu sekitar 4,5 juta pencari kerja di Asia Pasifik dalam memvalidasi berbagai kredensial, mulai dari identitas, riwayat pendidikan, izin kerja, hingga sertifikasi industri spesifik.
Michael James, Director IELTS Operations di IDP, menyebutkan bahwa kemitraan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap usaha pencari kerja. “Pencari kerja menginvestasikan usaha sungguh-sungguh untuk meraih skor IELTS mereka. Kemitraan dengan SEEK Pass membantu mereka menampilkan hasil tersebut dengan bangga dan kredibel,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Matthew Lampkin, Director Asia Pacific Pearson. Menurutnya, bagi perusahaan, fitur ini menawarkan cara yang lebih adil dan efisien dalam menyaring kandidat secara meyakinkan.
Seiring dengan tingginya minat pasar terhadap fitur ini sejak peluncurannya di Asia setahun lalu, SEEK Pass berencana untuk terus memperluas jaringan kerja sama dengan penyedia sertifikasi kemampuan bahasa lainnya di masa mendatang. Dengan demikian, platform ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam transparansi kualifikasi tenaga kerja di kawasan Asia Pasifik.
Scr/Mashable

















