Formula E resmi menunjuk Sennheiser sebagai penyedia audio resmi dalam kemitraan jangka panjang. Kerja sama ini akan membawa teknologi audio profesional dan sistem imersif AMBEO ke seluruh rangkaian Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E.
Kolaborasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas siaran balap listrik melalui perekaman, pemrosesan, dan reproduksi suara tiga dimensi. Formula E ingin membuat penonton di rumah merasakan atmosfer lintasan secara lebih dekat melalui karakter audio yang lebih detail dan imersif.
Formula E menjadi kejuaraan dunia FIA pertama yang sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik. Memasuki pengembangan era GEN4, penyelenggara juga mulai memperluas inovasi dari sisi kendaraan menuju teknologi penyiaran dan pengalaman penggemar.
Chief Technology Officer Formula E, Dan Cherowbrier, mengatakan Sennheiser dipilih karena memiliki teknologi yang dianggap mampu membantu Formula E membangun standar baru dalam produksi audio olahraga langsung.
“Inovasi dan teknologi merupakan inti dari Formula E, dan Sennheiser adalah mitra yang sempurna untuk membantu kami mendefinisikan ulang lanskap audio dalam kejuaraan kami,” kata Cherowbrier, Selasa (11/08/2026).
Menurut dia, ekosistem AMBEO memungkinkan Formula E mengembangkan pengalaman audio tiga dimensi yang lebih alami. Teknologi tersebut diharapkan membuat penggemar tidak hanya melihat balapan, tetapi juga merasakan karakter suara kendaraan dan lingkungan lintasan secara lebih kuat.
AMBEO menjadi salah satu teknologi utama dalam kerja sama Formula E dan Sennheiser. Sistem ini dirancang untuk merekam, memproses, dan mereproduksi suara tiga dimensi sehingga memberikan kesan ruang yang lebih luas dibandingkan format audio konvensional.
Penerapannya akan difokuskan pada operasional penyiaran Formula E. Sistem perekaman baru akan mencoba menangkap berbagai elemen suara, mulai dari kendaraan listrik berkecepatan tinggi, gesekan ban, atmosfer tribun hingga aktivitas di sekitar lintasan.
Manajer AMBEO Sennheiser, Kai Detlefsen, mengatakan teknologi tersebut memungkinkan penonton mendapatkan pengalaman mendengarkan yang lebih natural. Formula E menjadi salah satu arena yang dianggap ideal untuk mengembangkan penerapan audio imersif dalam olahraga.
“Dalam ajang Formula E, solusi AMBEO akan memungkinkan pemirsa di rumah merasa lebih terhubung dengan lingkungan balapan yang dinamis serta tim favorit mereka,” ujar Detlefsen.
Formula E juga ingin memanfaatkan kemitraan ini untuk membentuk identitas suara yang lebih khas. Berbeda dengan motorsport bermesin pembakaran, mobil listrik mempunyai karakter akustik tersendiri yang selama ini belum sepenuhnya dieksplorasi dalam siaran.
CEO Sennheiser Group, Andreas Sennheiser, mengatakan perkembangan Formula E memberikan ruang besar untuk menguji teknologi audio dalam kondisi olahraga nyata. Ia menilai pengalaman visual balapan perlu diimbangi dengan kualitas suara yang mampu membawa penonton lebih dekat dengan aksi.
“Visual yang luar biasa layak dipadukan dengan suara yang sama memukau,” kata Andreas.
Sennheiser akan mengeksplorasi lanskap suara dari dalam kendaraan maupun area sekitar lintasan. Fokus tersebut diharapkan dapat menghasilkan karakter akustik yang lebih kuat ketika balapan disiarkan melalui televisi, layanan digital maupun perangkat lain.
Menurut Andreas, kerja sama tersebut juga menjadi sarana pengembangan teknologi dalam jangka panjang. Formula E memberikan kesempatan bagi Sennheiser untuk menguji bagaimana audio imersif dapat digunakan dalam penyiaran olahraga dengan kebutuhan produksi yang cepat dan kompleks.
Kemitraan ini tidak hanya menyasar penonton di rumah. Formula E dan Sennheiser juga akan meningkatkan sistem audio di fan zone dan area VIP pada lokasi balapan.
Langkah tersebut dilakukan agar pengalaman suara yang dikembangkan untuk siaran juga dapat dirasakan penonton yang datang langsung. Formula E ingin mempertahankan citranya sebagai ajang motorsport yang memadukan olahraga, teknologi dan hiburan.
Integrasi sistem audio tersebut akan berjalan secara bertahap dalam operasional balapan. Kedua pihak akan mengevaluasi bagaimana teknologi perekaman serta reproduksi suara bisa diterapkan secara konsisten di berbagai negara penyelenggara.
Kemitraan dengan Sennheiser juga bertepatan dengan persiapan Formula E memasuki era GEN4. Generasi baru mobil balap listrik itu akan membawa peningkatan performa yang juga berpotensi mengubah karakter suara kendaraan.
Formula E ingin memanfaatkan perubahan tersebut untuk menciptakan pengalaman audio baru. Suara motor listrik, ban, aliran udara hingga komunikasi di lintasan dapat menjadi bagian penting dari pengalaman menonton yang lebih imersif.
Melalui kerja sama jangka panjang ini, Formula E tidak lagi hanya mengejar inovasi pada kecepatan dan efisiensi kendaraan. Penyelenggara juga mulai menjadikan kualitas audio sebagai salah satu elemen utama dalam membangun pengalaman balapan modern.
Masuknya Sennheiser membuat persaingan teknologi di Formula E kini meluas hingga sektor penyiaran. Penonton nantinya tidak hanya melihat perkembangan mobil listrik generasi baru, tetapi juga berpotensi mendengar balapan dengan karakter suara yang jauh lebih detail dibandingkan sebelumnya.
Scr/Mashable



















