Telkomsel Siapkan Talenta Berbasis AI, Ini Kurikulum yang Ada di IndonesiaNEXT

15.04.2026
Telkomsel Siapkan Talenta Berbasis AI, Ini Kurikulum yang Ada di IndonesiaNEXT
Telkomsel Siapkan Talenta Berbasis AI, Ini Kurikulum yang Ada di IndonesiaNEXT

Memasuki satu dekade perjalanannya, Telkomsel kembali menghadirkan program pengembangan talenta digital melalui IndonesiaNEXT.

Di tahun ke-10 ini, program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut mengusung tema “AI Driven Digital Talents: Enhancing Skills for Future Challenges”, yang berfokus pada peningkatan kemampuan generasi muda dalam menghadapi era transformasi berbasis Artificial Intelligence (AI).

IndonesiaNEXT dirancang sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Dengan pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan relevan, program ini diharapkan mampu mencetak talenta digital yang siap terjun langsung ke dunia kerja.

Kurikulum Berbasis Peran dan Penguatan Skill Digital

Salah satu keunggulan IndonesiaNEXT adalah pendekatan berbasis peran (role-based learning). Peserta akan dibina sesuai dengan tiga peran utama dalam ekosistem digital, yaitu:

  • Hustler (Project Manager)
  • Hipster (UI/UX Designer)
  • Hacker (Programmer)

Pengembangan kompetensi dilakukan secara terstruktur melalui berbagai tahapan, mulai dari Tech-Based Certification, Placement Test, Ideation Bootcamp, hingga Digitalent Academy.

Di tahun ke-10 ini, Telkomsel juga menghadirkan berbagai peningkatan kurikulum untuk mempercepat kesiapan karier peserta, seperti:

  • Hackathon untuk mengasah problem solving berbasis teknologi
  • Role-Oriented Tutoring yang menghadirkan simulasi kerja nyata
  • Career Coaching untuk membuka akses ke jaringan industri
  • 1-on-1 Mentoring bersama para profesional berpengalaman

Langkah ini menjadi respons terhadap kebutuhan industri yang terus berkembang, terutama di bidang AI yang kini semakin masif digunakan oleh berbagai perusahaan.

Jawab Kesenjangan Talenta Digital di Indonesia

Kehadiran IndonesiaNEXT semakin relevan di tengah tingginya kebutuhan talenta digital di Indonesia. Industri diperkirakan membutuhkan sekitar 400 ribu talenta digital baru setiap tahun, sementara adopsi teknologi AI oleh perusahaan terus meningkat.

Namun di sisi lain, integrasi AI dalam kurikulum pendidikan tinggi masih terbatas. Hal ini menciptakan kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan lulusan.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjawab tantangan tersebut.

“Telkomsel berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan talenta digital Indonesia melalui IndonesiaNEXT. Program ini kami rancang untuk membekali generasi muda dengan pembelajaran berbasis AI yang aplikatif, eksposur langsung terhadap perspektif industri, serta proses pendampingan yang konsisten dan terarah, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi terbaik dan berkontribusi nyata di ekosistem digital nasional”, ucap Fahmi.

Ia juga menambahkan, “Memasuki satu dekade perjalanan IndonesiaNEXT, kami ingin memastikan program ini terus relevan dan berdampak dengan menghadirkan pengalaman pembelajaran menyeluruh, dari penguatan kompetensi AI hingga kesiapan karier, agar talenta muda Indonesia mampu menjawab tantangan industri digital yang terus berkembang.”

Sebagai bagian dari rangkaian program, IndonesiaNEXT menggelar roadshow ke berbagai kampus ternama, seperti Institut Teknologi Bandung (14 April 2026), Universitas Gadjah Mada (30 April 2026), BINUS University Bekasi (7 Mei 2026), serta Universitas Brawijaya (12 Mei 2026).

Pada tahap akhir program, peserta terbaik akan mendapatkan penghargaan sebagai:

  • The Best Hustler
  • The Best Hipster
  • The Best Hacker
  • The Team with The Most Innovative Solution

Pendaftaran IndonesiaNEXT ke-10 dibuka hingga 31 Mei 2026 dan dapat diakses secara online.

Scr/Mashable




Don't Miss