Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss menghadirkan momen bersejarah bagi Lionel Messi. Kapten Tim Tango itu mencetak gol tunggal yang membawa Argentina menang 2-0 atas Swiss dalam laga lanjutan Grup J di Dallas Stadium, sekaligus mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kemenangan ini memastikan Argentina melangkah ke babak 32 besar setelah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, tim asuhan Lionel Scaloni sukses membungkam Aljazair dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga pembuka.
Datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat materi pemain kelas dunia yang mereka miliki, Argentina langsung tampil menekan sejak menit awal. Di sisi lain, Swiss mencoba memperbaiki performa setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Qatar pada pertandingan pertama.
Peluang emas pertama Argentina datang saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran terhadap pemain Argentina di dalam kotak penalti.
Messi dipercaya menjadi algojo. Momen itu terasa sangat spesial karena jika berhasil mencetak gol, sang megabintang akan langsung mengukir sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia.
Namun, harapan publik Argentina sempat tertunda. Tendangan penalti Messi justru melenceng ke sisi kiri gawang dan gagal mengubah skor.
Kegagalan tersebut tidak membuat pemain berusia 39 tahun itu kehilangan semangat. Argentina tetap mendominasi jalannya pertandingan dan terus menekan pertahanan Swiss yang dipaksa bermain lebih banyak bertahan.
Usaha Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Facundo Medina mengirim umpan matang ke area pertahanan Swiss yang langsung disambut Messi.
Tanpa kawalan berarti, pemain yang kini memperkuat Inter Miami itu melepaskan tembakan akurat yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Swiss, Alexander Schlager.
Gol tersebut tidak hanya membawa Argentina unggul 1-0, tetapi juga memiliki arti historis bagi Messi. Tambahan satu gol membuatnya resmi melampaui rekor yang sebelumnya dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Memasuki babak kedua, Argentina tidak mengendurkan tekanan. Kombinasi Messi dan Lautaro Martínez terus merepotkan lini belakang Swiss yang beberapa kali dipaksa bekerja keras untuk menghalau ancaman.
Swiss sebenarnya berupaya keluar dari tekanan dan mencari gol penyeimbang. Namun rapatnya organisasi pertahanan Argentina membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Di sisi lain, Argentina juga memiliki sejumlah kesempatan untuk menggandakan keunggulan. Sayangnya, berbagai peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Pertahanan Swiss yang dipimpin Marcel Sabitzer masih mampu meredam beberapa serangan berbahaya dari Tim Tango hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Meski terus menyerang, Argentina tidak mampu menambah keunggulan. Begitu pula Swiss yang gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Memasuki masa injury time, Lionel Messi secara mengejutkan berhasil menambah keunggulan Argentina. Skor 2-0 untuk keunggulan Argentina berakhir hingga peluit panjang dibunyikan. Messi kini tercatat memiiliki 18 gol di Piala Dunia.
Hasil Pertandingan Piala Dunia ini membuat Argentina semakin kokoh di puncak klasemen Grup J dengan koleksi enam poin dan memastikan tiket ke babak 32 besar. Sementara Swiss harus bekerja lebih keras pada laga terakhir fase grup untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Bagi Messi, malam di Dallas Stadium akan selalu dikenang sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam kariernya. Setelah gagal mengeksekusi penalti di awal pertandingan, ia berhasil bangkit dan mencetak gol yang bukan hanya menentukan kemenangan Argentina, tetapi juga mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Scr/Mashable















