Dengan kemenangan 2-1 atas pemimpin klasemen Liga Inggris 2025/2026 Arsenal pada, Minggu 19 April 2026 malam WIB, Manchester City semakin mendekati rival mereka sementara “The Gunners” berada dalam keadaan panik secara psikologis.
Skuad besutan Mikel Arteta masih berada di puncak klasemen, tetapi posisi mereka terancam serius. Keunggulan sembilan poin mereka telah berkurang menjadi hanya tiga poin dalam waktu satu minggu yang singkat.
Selain itu, yang semakin merugikan perwakilan ibu kota, Manchester City masih memiliki satu pertandingan tunda. Tim asuhan Pep Guardiola memiliki peluang nyata untuk naik ke puncak klasemen jika mereka mengalahkan Burnley di Turf Moor pada 23 April.
Kecepatan Kilat dari Mesin Pemenang
Sebagai kebiasaan yang menakutkan, Manchester City sering mencapai performa puncak di dua bulan terakhir musim. Mesin kemenangan berwarna biru ini sekali lagi berakselerasi dengan kuat. Statistik menunjukkan bahwa Man City hanya mengalami satu kekalahan dalam 20 pertandingan liga terakhir mereka.
Sebaliknya, Arsenal menunjukkan tanda-tanda kelelahan yang jelas, hanya memenangkan satu dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Kepercayaan diri kini menyebar di ruang ganti tim tuan rumah. Dengan enam pertandingan tersisa, mereka mulai merasakan keyakinan yang kuat akan kemampuan mereka untuk memenangkan gelar liga domestik ketujuh mereka dalam sembilan tahun.
Sejarah selalu berpihak pada tim Stadion Etihad selama periode krusial ini. April, khususnya, adalah bulan favorit Pep Guardiola, dengan tingkat kemenangan 71,4%, rata-rata 2,53 poin per pertandingan.
Sebaliknya, April terbukti menjadi periode mimpi buruk bagi Mikel Arteta, karena ia hanya berhasil mencetak rata-rata 1,48 poin per pertandingan dengan tingkat kemenangan hanya 39,5%.
Meskipun memiliki banyak keunggulan, Pep Guardiola menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa. Pelatih asal Spanyol itu mencoba meredam euforia kemenangan dengan mengatakan bahwa timnya masih menyimpan harapan, tetapi kenyataannya mereka menghadapi jadwal yang sangat berat.
Pep menegaskan bahwa Arsenal tetap menjadi tim terbaik di Inggris sejauh ini. Pesan yang ingin Pep sampaikan kepada para pemainnya jelas: tetaplah rendah hati dan pertahankan fokus maksimal untuk perjalanan panjang di depan.
Para Pemain Arsenal Telah Runtuh Secara Mental
Menurut sistem superkomputer Opta, peluang memenangkan kejuaraan masih condong ke tim London. Namun, peluang Arsenal untuk memenangkan gelar telah anjlok drastis dari 97% menjadi 73% hanya dalam satu minggu.
Sebaliknya, peluang Manchester City untuk mempertahankan gelar mereka telah meroket dari 3% menjadi 27%. Musim ini saja, Arsenal telah menduduki puncak klasemen selama 206 hari, sementara Manchester City baru merasakan hal itu selama 6 hari, dimulai pada pekan pertama musim ini.
Jika dilihat dari perspektif yang lebih luas sejak Arteta mengambil alih pada tahun 2019, meskipun Man City telah memenangkan gelar liga empat kali, Arsenal sebenarnya memimpin klasemen untuk jumlah hari yang lebih banyak, yaitu 537 hari dibandingkan dengan 453 hari milik rival mereka.
Terlepas dari tekanan yang sangat besar, Mikel Arteta tetap optimis. Sang manajer menyatakan bahwa seluruh tim masih memiliki keyakinan penuh pada kemampuan mereka untuk memenangkan kejuaraan dan bahwa nasib mereka masih berada di tangan mereka sendiri. Ia memandang sisa musim ini sebagai perlombaan baru dan siap menerima tantangan tersebut.
Namun, kejadian setelah peluit akhir di Etihad mengungkapkan gambaran psikologis yang sama sekali berbeda. Sementara para pemain Arsenal ambruk di lapangan karena kecewa, seluruh tim Manchester City saling berpelukan dalam perayaan meriah bersama puluhan ribu penggemar tuan rumah.
Stadion Etihad bergemuruh dengan alunan musik meriah, sebuah parodi dari “Just The Way You Are,” yang didedikasikan untuk pemain baru Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Jelas terlihat bahwa para penggemar dan pemain Manchester City memiliki kepercayaan penuh pada manajer mereka, Guardiola, sementara Arsenal telah kehilangan kepercayaan sepenuhnya pada Arteta.
Scr/Mashable















