Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, memberikan respons yang sangat menggelitik saat “ditagih” kenaikan gaji oleh sejumlah reporter. Momen unik ini terjadi tepat setelah Ronaldo tampil menggila dan membawa negaranya menang besar di ajang Piala Dunia 2026.
Pada Rabu (24/6) dini hari WIB, Ronaldo sukses menjadi pusat perhatian dunia. Ia memimpin Portugal melumat Uzbekistan dengan skor telak 5-0 pada laga kedua Grup K.
Tidak hanya mencetak dua gol (brace), pemain berjuluk CR7 ini juga mengukir sejarah abadi sebagai pesepak bola pertama yang mampu mencetak gol di enam edisi World Cup berbeda.
Namun, keseruan tidak berhenti di dalam lapangan. Usai pertandingan, sebuah momen menggelitik terjadi dalam sesi wawancara bersama LiveMode Portugal.
Media tersebut rupanya merupakan perusahaan komunikasi di mana Ronaldo terdaftar sebagai salah satu pemegang saham. Menyadari hal itu, para reporter di lapangan langsung memanfaatkan kesempatan untuk “curhat” kepada sang bos baru.
Seorang reporter membuka percakapan dengan pujian selangit.
“Anda sekarang adalah pemegang saham LiveMode, jadi secara hitam di atas putih, Anda adalah atasan kami. Anda adalah bos terbaik di dunia. Omong-omong, kapan kita bisa negosiasi soal naik gaji?” selorohnya.
Tak mau kalah, rekan sesama reporter langsung menimpali dengan permintaan yang tidak kalah berani.
“Kalau saya tidak butuh naik gaji. Saya cuma mau tanya, jika hubungan kerja kita makin akrab, apakah saya bisa dapat fasilitas mobil dinas? Mobil koleksi Anda yang mana saja boleh,” tambahnya yang langsung memicu tawa.
Mendapat todongan “tuntutan kesejahteraan” yang tak terduga itu, Ronaldo tidak bisa menahan tawa. Sambil terkekeh, ia menjawab singkat, “Lucu sekali. Saya suka itu. Hari ini memang hari yang tepat untuk bercanda.”
Suasana cair dan penuh tawa tersebut mencerminkan betapa leganya perasaan CR7 setelah tampil apik di lapangan. Sebelumnya, pemain berusia 41 tahun ini sempat panen kritik tajam akibat gagal mencetak gol saat Portugal ditahan imbang oleh Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka.
Namun, sang kapten langsung membungkam kritik lewat dua golnya ke gawang Uzbekistan.
Di usianya yang sudah menginjak 41 tahun, Ronaldo kini resmi menjadi pemain tertua yang mampu mencetak minimal dua gol dalam satu laga sejarah Piala Dunia. Tambahan dua gol ini juga membuat koleksi gol profesionalnya menyentuh angka 975 gol.
Ia kini semakin dekat dengan target besarnya, yakni menembus rekor 1.000 gol sebelum memutuskan gantung sepatu.
Portugal dijadwalkan akan melakoni laga pamungkas fase grup melawan Kolombia pada 28 Juni mendatang. Pertandingan ini akan menjadi penentu siapakah yang layak keluar sebagai juara Grup K Piala Dunia 2026, sekaligus menjadi panggung berikutnya bagi Ronaldo untuk terus memperpanjang rekor gilanya.
Scr/Mashable















