Perburuan tanda tangan bek muda berbakat milik Tottenham Hotspur, Luka Vuskovic, dipastikan bakal semakin memanas. Inter Milan dan Borussia Dortmund kini dilaporkan resmi masuk dalam antrean untuk mendapatkan bek berusia 19 tahun tersebut, yang juga bersiap tampil di Piala Dunia musim panas ini.
Bagi para pendukung Tottenham Hotspur, kabar burung mengenai masa depan Vuskovic mungkin cukup membingungkan. Pasalnya, sang pemain belum sempat unjuk gigi di skuad utama, namun rumor transfernya sudah liar berembus.
Melonjaknya minat klub-klub elite Eropa ini tidak lepas dari performa impresif Vuskovic selama masa peminjaman di klub Jerman, HSV Hamburg. Penampilan kokohnya di lini belakang membuat banyak klub besar kepincut untuk mengamankan servisnya.
Sebelumnya, Barcelona sudah lebih dulu dikaitkan dengan pemain asal Kroasia ini demi memperkuat benteng pertahanan mereka. Langkah Blaugrana kemudian disusul oleh Liverpool yang juga tengah berburu bek tengah baru.
Tidak ketinggalan, Chelsea, Bayern Munchen, bahkan Hamburg sendiri masih menaruh minat besar jelang dibukanya bursa transfer musim panas.
Inter Milan Cari Tembok Baru, Chivu Kepincut
Kini, daftar peminat Vuskovic kian panjang. Melansir laporan dari Sportsboom, jawara Serie A, Inter Milan, dilaporkan ikut masuk dalam arena perburuan.
Nerazzurri membidik Vuskovic sebagai bagian dari proyek perombakan total lini belakang mereka musim panas ini.
Manajemen Inter dikabarkan sedang mencari sosok tangguh yang bisa menjadi tulang punggung pertahanan jangka panjang. Profil taktis dan kemampuan Vuskovic dinilai sangat cocok dengan kriteria yang dicari raksasa Italia tersebut.
Faktor pelatih juga menjadi pendorong kuat. Bos Inter Milan, Cristian Chivu, disebut-sebut sebagai pengagum berat talenta sang bek tengah dan sudah sejak lama memantau kualitas permainannya.
Dortmund Intip Peluang Pinjam, Diplot Jadi Pengganti Sule
Selain Inter, Borussia Dortmund menjadi kekuatan baru yang siap menjegal. Bedanya, klub Bundesliga tersebut lebih memilih opsi peminjaman ketimbang membelinya secara permanen.
Pelatih Dortmund, Niko Kovac, kabarnya memproyeksikan Vuskovic sebagai suksesor ideal bagi Niklas Süle, yang diperkirakan akan gantung sepatu di akhir musim ini.
Dortmund bahkan mendesak agar klausul opsi pembelian permanen dimasukkan ke dalam kontrak peminjaman. Namun, pihak Tottenham Hotspur bergerak cepat dan langsung memblokir proposal klausul pembelian tersebut untuk saat ini.
Di tengah simpang siur masa depannya, Vuskovic sendiri sempat memberikan kode keras. Ia mengisyaratkan bahwa “99,9 persen” dirinya akan meninggalkan Hamburg musim ini.
Kendati demikian, apakah Vuskovic akan pulang dan bertahan di London Utara bersama Spurs atau justru berlabuh ke klub lain, layak dinantikan.
Luka Vuskovic Bimbang Tentukan Masa Depan di Tengah Kepungan Klub Top Eropa
Luka Vuskovic blak-blakan mengaku tengah dirundung kebimbangan besar mengenai masa depannya menjelang bergulirnya musim baru.
Secara kontrak, Vuskovic harus kembali ke Tottenham pada musim panas ini. Namun, ia tak menampik bahwa hatinya masih tertinggal di Jerman.
Ia memendam hasrat besar untuk bertahan di Hamburg agar bisa bermain bersama sang kakak, Mario Vuskovic, yang saat ini tengah menjalani sanksi larangan bertanding akibat kasus doping.
Menatap bursa transfer musim panas, bek yang baru saja mendapat panggilan ke skuad Timnas Kroasia untuk Piala Dunia ini dipastikan tidak akan kekurangan opsi. Kendati demikian, ia sadar ada keputusan sulit yang harus segera diambil.
“Saya bimbang,” aku Vuskovic kepada media Jerman, BILD, via SportWitness.
“Di satu sisi, saya bahagia karena banyak hal yang disepakati dengan Tottenham berhasil terwujud di Hamburg. Namun di sisi lain, saya juga sedih karena saya sangat ingin bertahan di sini.”
“Seperti yang kalian tahu, impian saya adalah bermain untuk HSV bersama kakak saya, Mario. Namun dalam sepak bola, Anda tidak bisa mendapatkan semua yang Anda inginkan. Mulai musim panas ini, saya akan kembali statusnya sebagai pemain Tottenham,” tambahnya.
Meski memprioritaskan Hamburg, Vuskovic tetap membuka diri jika manajemen The Lilywhites berniat menahannya di London Utara. Baginya, prioritas utama saat ini adalah jam terbang reguler demi perkembangan kariernya.
“Saya tidak tahu (bagaimana kelanjutannya), saya bukan agen ataupun petinggi klub,” kata Vuskovic.
“Namun jika ada kesempatan, saya ingin bertahan (di Hamburg). Waktu yang akan menjawab. Tentu saja, jika Tottenham memasukkan saya dalam rencana utama mereka, itu akan menjadi situasi yang sangat bagus bagi saya. Hal terpenting bagi perkembangan saya adalah bermain secara reguler.”
Dalam kondisi ideal, Tottenham tentu ingin langsung mengintegrasikan Vuskovic ke skuad utama mereka musim depan. Menanggapi rumor ketertarikan tim-tim mapan seperti Inter Milan yang terus memantau situasinya, Vuskovic mengaku merasa tersanjung, meski tetap mencoba bersikap profesional.
“Tentu rasanya menyenangkan ketika nama saya dikaitkan dengan klub-klub besar seperti itu. Saya juga tidak tahu apakah semua yang ditulis media tentang saya dan klub lain itu benar. Yang jelas, saya adalah pemain Tottenham. Kita lihat saja apa yang akan terjadi musim panas nanti,” pungkasnya.
Scr/Mashable

















