Jadwal dan Link Live Streaming Liga Champions 2025/2026 Babak 16 Besar Malam Ini: Duel Penentuan Barcelona vs Newcastle United dan Liverpool vs Galatasaray

18.03.2026
Jadwal dan Link Live Streaming Liga Champions 2025/2026 Babak 16 Besar Malam Ini: Duel Penentuan Barcelona vs Newcastle United dan Liverpool vs Galatasaray
Jadwal dan Link Live Streaming Liga Champions 2025/2026 Babak 16 Besar Malam Ini: Duel Penentuan Barcelona vs Newcastle United dan Liverpool vs Galatasaray

Liga Champions 2025/2026 semakin mendekati klimaks dengan leg kedua babak 16 besar yang penuh ketegangan, terutama Barcelona vs Newcastle United dan Liverpool vs Galatasaray, serta jadwal lengkap dan link live streaming yang wajib diikuti para penggemar sepak bola di Indonesia dan seluruh dunia.

Panggung megah Spotify Camp Nou bersiap menyajikan duel hidup-mati babak 16 besar Liga Champions. Raksasa Catalan, Barcelona, akan menjamu wakil Inggris yang tengah naik daun, Newcastle United, dalam laga leg kedua yang diprediksi berlangsung panas.

Skor imbang 1-1 di St James’ Park pekan lalu meninggalkan drama luar biasa. Gol Harvey Barnes di menit ke-86 nyaris memberikan kemenangan bagi Newcastle, sebelum “si bocah ajaib” Lamine Yamal menyelamatkan Barcelona lewat eksekusi penalti dingin di menit ke-96.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak menutup mata atas performa timnya yang kurang maksimal di leg pertama. Meski berhasil mencuri hasil imbang, Flick menuntut anak asuhnya tampil jauh lebih dominan jika ingin melangkah ke perempat final untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Barca punya modal statistik mentereng: mereka hanya gagal mencetak gol sekali dalam 29 laga terakhir di Liga Champions. Namun, lini belakang menjadi PR besar; Blaugrana belum pernah mencatatkan clean sheet dalam 12 laga terakhir di kompetisi ini.

Secara historis, Barcelona sangat tangguh saat menjamu tim Inggris. Mereka tidak terkalahkan dalam 14 laga kandang terakhir melawan wakil Premier League sejak 2007. Kepercayaan diri tim juga sedang melambung tinggi usai menghajar Sevilla 5-2 di La Liga akhir pekan lalu.

Di kubu tamu, Newcastle United datang dengan modal kemenangan krusial 1-0 atas Chelsea di liga domestik. Pasukan Eddie Howe sukses memutus tren buruk tanpa clean sheet selama 14 laga, sebuah suntikan moral penting sebelum menghadapi gempuran Robert Lewandowski dkk.

Bagi The Magpies, ini adalah laga terbesar dalam sejarah modern klub. Meskipun belum pernah melaju lebih jauh dari babak 16 besar, Newcastle membuktikan musim ini bahwa mereka mampu bersaing dengan elit Eropa. Namun, rekor tandang mereka di Spanyol cukup buruk, dengan empat kekalahan dari lima kunjungan terakhir.

Hansi Flick kehilangan pilar penting di lini belakang dan tengah. Jules Kounde, Frenkie de Jong, Alejandro Balde, dan Andreas Christensen dipastikan absen karena cedera. Namun, Lamine Yamal yang sempat sakit sudah fit dan siap menebar ancaman dari sisi kanan.

Sementara itu, Marcus Rashford yang punya memori manis melawan Newcastle di fase grup mungkin akan memulai laga dari bangku cadangan karena performa impresif Raphinha.

Krisis cedera juga menghantam tim tamu. Bruno Guimaraes, Fabian Schar, dan Sven Botman absen. Kabar baiknya, Anthony Gordon yang sedang on-fire (10 gol di UCL musim ini) akan memimpin lini serang. Kondisi Sandro Tonali masih terus dipantau setelah sempat absen karena sakit.

Laga ini diprediksi akan berjalan ketat dengan jual-beli serangan. Mengingat rapuhnya pertahanan kedua tim namun tajamnya lini depan, kedua tim kemungkinan besar akan mencetak gol. Namun, faktor mentalitas juara dan dukungan publik Camp Nou diprediksi akan membuat magis Lamine Yamal kembali membawa Barca unggul tipis atas Newcastle.

Bergeser ke Inggris. Aroma balas dendam menyelimuti Anfield saat Liverpool bersiap menjamu raksasa Turki, Galatasaray.

Tertinggal agregat 0-1, The Reds wajib menang dengan selisih dua gol jika ingin mengamankan tiket ke perempat final.

Pekan lalu di Istanbul, skuat asuhan Arne Slot harus pulang dengan kepala tertunduk setelah gol cepat Mario Lemina memastikan kemenangan tipis bagi tuan rumah. Hasil itu menjadi tamparan keras bagi Slot, yang gagal merayakan laga ke-100-nya bersama Liverpool dengan hasil manis.

Meski begitu, suksesor Jurgen Klopp tersebut tetap optimistis. Slot meyakini tuah Anfield akan menjadi pemain ke-12 yang mampu meruntuhkan mental lawan, sebagaimana atmosfer neraka yang diciptakan suporter Galatasaray di leg pertama.

Liverpool sedang dalam periode sulit. Mereka hanya memetik satu kemenangan dari empat laga terakhir di seluruh kompetisi. Teranyar, Mohamed Salah dkk ditahan imbang 1-1 oleh Tottenham Hotspur di Premier League, yang membuat posisi mereka di empat besar kian terancam.

Jika tersingkir dini di babak 16 besar untuk kedua kalinya secara beruntun—setelah musim lalu didepak PSG—tekanan terhadap kursi kepelatihan Slot dipastikan bakal memuncak.

Namun, sejarah berpihak pada tuan rumah. Liverpool tercatat memenangkan 15 dari 19 laga kandang terakhir di kompetisi Eropa. Selain itu, mereka punya rekor apik melawan tim Turki di Anfield, dengan menyapu bersih lima kemenangan dari enam pertemuan terakhir.

Di sisi lain, tim tamu datang dengan kepercayaan diri setinggi langit. Cimbom berambisi menembus perempat final untuk pertama kalinya sejak musim 2012/2013. Rekor mereka juga cukup mengerikan: Galatasaray berhasil lolos 14 kali dari 17 kesempatan saat mereka unggul di leg pertama.

Meski punya rekor buruk di tanah Inggris—hanya menang sekali dari 12 kunjungan terakhir—pasukan Okan Buruk sedang dalam tren positif. Mereka baru saja memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Super Turki menjadi tujuh poin setelah mencukur Istanbul Basaksehir 3-0 akhir pekan lalu.

Liverpool masih dipusingkan dengan absennya sejumlah pilar. Alexander Isak, Giovanni Leoni, Conor Bradley, dan Wataru Endo dipastikan absen karena cedera panjang.

Namun, kabar baiknya adalah Mohamed Salah, Ibrahima Konate, dan Hugo Ekitike siap kembali menjadi starter setelah diistirahatkan akhir pekan lalu. Dominik Szoboszlai, yang menjadi top skor klub di UCL musim ini dengan 4 gol, akan tetap diandalkan sebagai pengatur serangan di posisi nomor 10.

Sementara itu, Galatasaray harus kehilangan bek tangguh Davinson Sanchez karena akumulasi kartu. Victor Osimhen, yang sudah mengoleksi 19 gol musim ini (7 di UCL), tetap akan menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Virgil van Dijk dkk.

Melihat urgensi dan faktor kandang, Liverpool diprediksi akan tampil menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Meski Galatasaray memiliki pertahanan solid yang belum kebobolan dalam tiga laga terakhir, magis Anfield seringkali melahirkan keajaiban. Laga ini berpotensi berlanjut hingga babak tambahan waktu untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke fase berikutnya.

Jadwal Leg 2 16 Besar Liga Champions Malam Ini

Kamis, 19 Maret 2026

00:45 WIB: Barcelona vs Newcastle (Agregat 1-1)
03:00 WIB: Liverpool vs Galatasaray (Agregat 0-1)
03:00 WIB: Bayern Munchen vs Atalanta (Agregat 6-1)
03:00 WIB: Tottenham vs Atletico Madrid (Agregat 2-5).

Link Live Streaming Liga Champions 2025/26 Malam Ini

Penggemar di Indonesia dapat menyaksikan seluruh laga Liga Champions 2025/26 malam ini secara eksklusif melalui platform Vidio.

Scr/Mashable





Don't Miss