Persib Bandung memastikan diri melaju ke fase grup ACL 2 2026/2027 setelah menundukkan Manila Digger dengan skor 1-0 pada laga playoff di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026) malam.
Kemenangan tersebut menjadi penentu langkah Maung Bandung untuk tampil di kompetisi antarklub Asia. Gol tunggal yang membawa Persib Bandung lolos dicetak oleh rekrutan anyar asal Argentina, Mariano Peralta, menjelang pertandingan memasuki penghujung babak kedua.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjuangan Manila Digger dan memastikan Persib menempati Grup E ACL 2 musim ini.
Persib tidak mendapatkan grup yang mudah. Tim besutan Igor Tolic harus berhadapan dengan FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory asal Australia, serta The Cong-Viettel FC dari Vietnam.
Komposisi tersebut membuat persaingan Grup E diprediksi berlangsung sengit. FC Seoul menjadi salah satu lawan yang langsung memberikan ujian berat bagi Persib karena pertandingan pertama fase grup akan berlangsung di Korea Selatan.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, Persib Bandung akan bertandang ke markas FC Seoul pada 16 September 2026. Pertandingan tersebut menjadi laga pembuka perjalanan Maung Bandung di fase grup ACL 2.
Sebelum menghadapi FC Seoul, Persib harus lebih dulu menjalani dua pertandingan di kompetisi domestik. Pangeran Biru dijadwalkan menjamu PSM Makassar pada pekan pertama Super League 2026/2027, Minggu (6/9).
Setelah itu, Persib menghadapi pertandingan yang tak kalah penting ketika berjumpa Persija Jakarta pada 12 September. Duel tersebut hanya berjarak beberapa hari sebelum Persib terbang ke Korea Selatan.
Pelatih Igor Tolic pun memilih tidak terlalu jauh memikirkan persaingan di ACL 2. Fokus terdekatnya adalah memastikan tim siap menghadapi dua pertandingan Super League sebelum bertemu FC Seoul.
“Kami belum memikirkan sejauh itu karena pertandingan kami berikutnya adalah tanggal 16 (September). Jadi kami memiliki dua pertandingan lagi sebelum itu,” ujar Tolic.
Persib Punya Pengalaman di ACL 2
Persib bukan pendatang baru di kompetisi tersebut. Pada musim sebelumnya, Maung Bandung juga tampil di ACL 2 dan berhasil menjadi juara grup untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Kala itu, Persib berada satu grup dengan Bangkok United, Lion City Sailors, dan Selangor FC. Perjalanan mereka kemudian terhenti di fase gugur setelah dikalahkan Ratchaburi FC dengan agregat 1-3.
Musim ini, tantangan yang menanti Persib terbilang lebih berat. Selain FC Seoul, Melbourne Victory juga menjadi lawan yang harus diwaspadai. Persib juga akan menghadapi The Cong-Viettel dalam dua pertemuan.
Secara keseluruhan, Persib akan memainkan enam pertandingan di fase grup ACL 2 dengan format kandang dan tandang.
Setelah bertamu ke FC Seoul pada 16 September, Persib dijadwalkan menjamu The Cong-Viettel pada 14 Oktober. Dua pekan kemudian, Melbourne Victory datang ke Bandung untuk pertandingan pada 28 Oktober.
Persib lalu melakoni lawatan ke Australia untuk menghadapi Melbourne Victory pada 4 November. Setelah itu, FC Seoul akan bertandang ke Bandung pada 25 November.
Pertandingan terakhir fase grup akan mempertemukan Persib dengan The Cong-Viettel di Vietnam pada 2 Desember 2026.
Persib harus finis di posisi pertama atau kedua Grup E apabila ingin melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar ACL 2.
Dengan demikian, kemenangan atas Manila Digger bukan sekadar tiket lolos. Hasil tersebut menjadi awal dari tantangan yang jauh lebih berat bagi Persib di panggung Asia musim ini.
Scr/Mashable















