Peta persaingan perburuan gelar juara Premier League musim ini mendadak bergejolak. Mantan bek Liverpool yang kini menjadi analis sepak bola, Jamie Carragher, menyebut Manchester City sebagai satu-satunya tim yang berpotensi menggagalkan dominasi Arsenal untuk mengunci mahkota juara Liga Inggris.
Pernyataan ini dicetuskan Carragher menyusul keputusan The Citizens yang sukses mendaratkan gelandang bintang asal Argentina, Enzo Fernandez, dari Chelsea di detik-detik akhir bursa transfer.
Manchester City memboyong Fernandez dengan nilai transfer fantastis mencapai £125 juta (sekitar Rp3 triliun)—sebuah rekor transfer tertinggi di sepak bola Inggris.
Langkah megah ini melengkapi perombakan total di sektor lini tengah City setelah ditinggal sang jenderal lapangan tengah, Rodri, yang memutuskan hijrah ke Barcelona pada awal musim panas ini.
Perombakan Lini Tengah Raksasa Bernilai Triliunan
Bukan hanya Fernandez yang didatangkan ke Etihad Stadium. Manajemen The Citizens sebelumnya telah jorjoran belanja pemain di sektor gelandang:
Elliot Anderson: Ditebus seharga £116 juta dari Nottingham Forest.
Ayyoub Bouaddi: Rekrutan fenomenal dari Lille bernilai £81,4 juta plus bonus, yang menjadikannya pemain remaja termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.
Enzo Fernandez: Diboyong dari Chelsea senilai £125 juta untuk bereuni dengan pelatih Enzo Maresca yang menggantikan posisi Pep Guardiola sejak Juni lalu.
Kembalinya keganasan Man City di bursa transfer membuat Carragher yakin bahwa klub yang bermarkas di Etihad tersebut siap menghentikan puasa gelar liga yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir.
“Kehadiran Enzo jelas memperbesar peluang City. Transfer ini secara otomatis menempatkan mereka di atas Chelsea,” ujar Carragher, seperti dilansir dari Football London.
“Banyak orang memprediksi Chelsea akan tampil luar biasa musim ini karena absen di kompetisi Eropa dan ditangani manajer baru. Namun kehilangan Enzo Fernandez—pemain paling vital mereka dalam beberapa musim terakhir—yang justru menyeberang ke Man City, membuat City jauh lebih kuat.”
Rekonstruksi Jenius Usai Kehilangan Sang Pemenang Ballon d’Or
Kehilangan sosok Rodri yang membela klub sejak 2019 dan sukses menyabet gelar Ballon d’Or tentu menjadi pukulan telak bagi Man City. Setelah mempersembahkan empat gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions, gelandang Spanyol itu memilih berlabuh ke Barcelona.
Namun, Carragher mengaku sangat terkesan dengan kecepatan dan ketepatan Man City dalam membangun ulang fondasi lini tengah mereka.
“Kehilangan Rodri adalah masalah besar dan saya sempat berpikir akan sangat sulit bagi mereka untuk bangkit. Namun, jika Anda melihat mereka berhasil mendatangkan Elliot Anderson dan Enzo Fernandez, Anda harus mengakui bahwa itu adalah barisan lini tengah kelas dunia,” puji Carragher.
“Racikan ini memberi mereka peluang terbesar dibanding tim mana pun. Bahkan, Man City mungkin menjadi satu-satunya tim yang sanggup merebut trofi juara dari genggaman Arsenal musim ini,” tegasnya.
Scr/Mashable















