Dilema melanda tim nasional Bosnia-Herzegovina dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup B Piala Dunia 2026 setelah sukses menumbangkan Qatar dengan skor mencolok 3-1. Kendati berhasil memetik poin penuh lewat performa yang sangat impresif, kemenangan telak ini berakhir secara tragis bagi kedua kesebelasan.
Hasil di pertandingan lain membuat kemenangan meyakinkan wakil Eropa tersebut seketika berubah menjadi tangis kepedihan di atas lapangan hijau. Aturan turnamen yang ketat memaksa Bosnia harus mengemas koper mereka lebih awal dan pulang bersama skuad Qatar yang mereka kalahkan.
Jalannya Laga: Dominasi Total Skuad Naga Sejak Babak Pertama
Sejak peluit pertama dibunyikan, Bosnia langsung mengambil inisiatif serangan cepat untuk mengurung barisan pertahanan Qatar yang tampil cenderung gugup. Gelombang tekanan beruntun yang dilancarkan anak asuh Bosnia akhirnya membuahkan hasil manis ketika pertandingan memasuki menit ke-29.
Gelandang serang muda, Kerim Alajbegovic, sukses memecah kebuntuan lewat skema serangan balik cepat sebelum melepaskan tembakan ke gawang. Gol tersebut langsung meruntuhkan mental bertanding para pemain Qatar yang bertindak sebagai tim tamu pada laga ini.
Hanya berselang lima menit kemudian, petaka kembali menghampiri lini belakang Qatar yang tampak sangat rapuh mengantisipasi umpan-umpan silang. Bermaksud menghalau bola liar di dalam kotak penalti, pemain bertahan Abunada justru melakukan kesalahan fatal dengan mencetak gol bunuh diri pada menit ke-34.
Tepat sebelum turun minum, Qatar sempat menghidupkan asa lewat sebuah momentum serangan balik yang sangat rapi di menit ke-45. Penyerang sayap andalan mereka, Hasan Al Haydos, dengan cerdik memanfaatkan umpan matang dari Edmilson Junior untuk memperkecil skor menjadi 2-1.
Babak Kedua: Gol Pengunci Mahmic dan Kebuntuan Qatar
Memasuki paruh kedua, Bosnia kembali menaikkan intensitas permainan demi mencari gol tambahan untuk memperlebar keunggulan matematis mereka. Skuad berjuluk The Dragons ini terus menggempur lini tengah Qatar yang mulai kehabisan bensin akibat jadwal turnamen yang padat.
Puncak dominasi Bosnia akhirnya terealisasi pada menit ke-80 setelah bek jangkung Ermin Mahmic ikut maju membantu serangan. Memanfaatkan situasi sepak pojok, Mahmic memenangi duel udara dan melepaskan sundulan tajam yang mengunci papan skor menjadi 3-1.
Regulasi Selisih Gol yang Membunuh Mimpi Bosnia
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 3-1 tetap bertahan dan membuat Bosnia sukses mengoleksi total 4 poin di klasemen akhir Grup B. Jumlah poin tersebut sebenarnya sama persis dengan yang dimiliki oleh Kanada yang duduk di peringkat kedua.
Aturan selisih gol turnamen menempatkan Bosnia di posisi ketiga, di bawah Kanada yang memiliki produktivitas gol jauh lebih baik di fase grup.
Kondisi ini membuat tiket kelolosan berharga menuju babak 32 besar resmi jatuh ke tangan Kanada untuk mendampingi Swiss. Sementara bagi Qatar, kekalahan ini semakin menegaskan posisi mereka di dasar klasemen tanpa raihan satu poin pun sepanjang kompetisi.
Scr/Mashable















