Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan bek tim nasional Irak, Frans Putros, pada Bursa Transfer Super League 2026/2027. Perpisahan tersebut terjadi setelah proses negosiasi kontrak baru antara kedua belah pihak tidak mencapai kata sepakat.
Kontrak Putros bersama Maung Bandung berakhir seiring tuntasnya kompetisi Super League 2025/2026. Manajemen klub sebenarnya telah berupaya mempertahankan pemain berusia 33 tahun tersebut untuk tetap menjadi bagian dari skuad musim depan.
Namun, proses pembicaraan yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir tidak menghasilkan kesepakatan baru sehingga kedua pihak memutuskan untuk berpisah secara baik-baik.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa klub telah melakukan negosiasi ulang sejak masa kontrak sang pemain berakhir.
“Sejak masa kontraknya berakhir, kami telah melakukan negosiasi ulang dengan pihak Putros. Namun, hingga proses tersebut selesai, kesepakatan baru belum dapat tercapai,” ungkap Adhitia, dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan keputusan berpisah diambil dengan penuh rasa hormat dari kedua belah pihak.
“Dengan penuh rasa hormat, Persib dan Frans Putros sepakat untuk mengakhiri kebersamaan ini,” sambungnya.
Satu Musim yang Berbuah Sejarah
Meski hanya bertahan selama satu musim, kontribusi Frans Putros untuk Persib Bandung terbilang sangat penting. Bek kelahiran Denmark tersebut menjadi salah satu pilar utama di lini belakang saat Maung Bandung menjuarai Super League 2025/2026.
Gelar tersebut terasa semakin spesial karena mengantarkan Persib mencatat sejarah sebagai klub pertama yang mampu meraih tiga gelar liga secara beruntun.
Sepanjang musim lalu, Putros tampil konsisten dan menjadi pilihan utama di sektor pertahanan. Berdasarkan catatan kompetisi, mantan pemain Port FC tersebut mengoleksi satu gol dan dua assist dari total 28 pertandingan di ajang Super League.
Atas kontribusinya tersebut, manajemen klub memberikan apresiasi khusus kepada pemain yang identik dengan nomor punggung 16 itu.
“Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, profesionalisme, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari keluarga besar Persib. Peran Anda akan selalu menjadi bagian dari perjalanan bersejarah klub dalam meraih gelar juara Super League 2025/26. Kami mendoakan semoga sukses selalu menyertai perjalanan karier dan kehidupan Anda di masa yang akan datang,” terang Adhitia.
Status Pemain Piala Dunia 2026 Jadi Daya Tarik di Bursa Transfer
Kepergian Frans Putros diprediksi menjadi salah satu sorotan utama pada Bursa Transfer musim ini. Selain memiliki pengalaman bermain di berbagai kompetisi Asia, sang bek juga berstatus sebagai pemain peserta Piala Dunia 2026 bersama Timnas Irak.
Putros mencatat satu penampilan di turnamen tersebut ketika Irak menghadapi Senegal pada laga terakhir Grup I. Dalam pertandingan itu, ia dipercaya bermain penuh selama 90 menit.
Sayangnya, perjalanan Irak di Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus. Tim berjuluk Singa Mesopotamia harus finis di dasar klasemen grup tanpa meraih poin setelah menelan kekalahan dari Norwegia, Prancis, dan Senegal.
CAHN FC Dikabarkan Jadi Tujuan Berikutnya
Hingga kini, masa depan Frans Putros masih menjadi tanda tanya besar pada Bursa Transfer jelang bergulirnya musim baru Super League.
Belum ada kepastian apakah bek Timnas Irak tersebut akan melanjutkan karier di Indonesia bersama klub lain atau memilih tantangan baru di luar negeri.
Berdasarkan data Transfermarkt, nama Putros saat ini dikaitkan dengan klub Vietnam, CAHN FC. Jika transfer tersebut terwujud, maka kiprah sang pemain di sepak bola Indonesia dipastikan berakhir setelah hanya semusim membela Persib Bandung.
Meski demikian, kontribusi Putros dalam mengantarkan Maung Bandung meraih gelar juara dan mencetak sejarah akan tetap dikenang oleh Bobotoh sebagai bagian penting dari era emas klub asal Kota Kembang tersebut.
Scr/Mashable















