Juventus mulai mempercepat perombakan skuad menjelang musim 2026/2027. Bianconeri resmi merekrut penyerang muda Ismael Konate, sementara Jonathan David, Loïs Openda, João Mário, dan Vasilije Adžić berpeluang meninggalkan Turin.
Juventus mengumumkan kedatangan Ismael Konate secara resmi. Penyerang Italia kelahiran 2006 tersebut menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029 dan akan lebih dahulu bergabung dengan Juventus Next Gen.
Konate datang setelah menjalani musim 2025/2026 di dua level kompetisi berbeda. Ia mengawali musim bersama Empoli dengan mencatatkan lima penampilan di Serie B.
Pada Januari 2026, Empoli meminjamkannya ke Lecco agar memperoleh kesempatan bermain lebih banyak. Keputusan tersebut memberikan hasil positif karena Konate tampil reguler di Serie C.
Bersama Lecco, penyerang berusia 20 tahun itu membukukan 19 penampilan dan mencetak empat gol. Catatan tersebut membuat Juventus tertarik memasukkannya ke dalam proyek pengembangan pemain muda klub.
Konate juga sudah menjadi bagian dari sejumlah kelompok usia tim nasional Italia. Pengalaman itu diharapkan membantu proses adaptasinya bersama Juventus Next Gen sebelum membidik tempat di skuad senior.
“Sekarang Ismael memulai pengalaman baru bersama Next Gen. Selamat datang di Juventus dan sampai jumpa di lapangan,” tulis Juventus melalui pengumuman resminya.
Jonathan David Ditawarkan ke Paris FC
Di tengah kedatangan Konate, masa depan Jonathan David justru semakin tidak jelas. Penyerang asal Kanada tersebut berpotensi dijual hanya satu tahun setelah bergabung dengan Juventus.
David direkrut secara gratis pada musim panas 2025 setelah kontraknya bersama Lille berakhir. Saat itu, ia diharapkan menjadi salah satu sumber gol utama Bianconeri.
Harapan tersebut belum terpenuhi. David dan Loïs Openda hanya menghasilkan total 10 gol sepanjang musim lalu, sehingga Juventus mulai mempertimbangkan perombakan di lini depan.
Menurut laporan SportMediaset, David telah lama masuk dalam radar Trabzonspor. Namun, pemain kelahiran 2000 itu tidak tertarik melanjutkan karier di Liga Turki dan berulang kali menolak tawaran dari kompetisi tersebut.
David masih menunggu peluang dari liga yang dianggap lebih kompetitif, terutama Premier League dan Ligue 1. Kesempatan kembali bermain di Prancis kini mulai terbuka.
Seorang perantara dikabarkan telah menawarkan David kepada Paris FC. Klub asal ibu kota Prancis tersebut tertarik mendatangkan pemain berpengalaman untuk memperkuat lini serang pada musim baru.
Juventus berharap bisa menerima sekitar 20 juta hingga 30 juta euro dari penjualan David. Karena direkrut tanpa biaya transfer, pelepasannya berpotensi memberikan keuntungan besar dalam laporan keuangan klub.
Loïs Openda Bisa Kembali ke Lens
Situasi Loïs Openda lebih rumit karena Juventus mengeluarkan dana lebih dari 40 juta euro untuk membelinya dari RB Leipzig pada musim panas 2025.
Penyerang asal Belgia tersebut belum mampu memenuhi ekspektasi. Minimnya kontribusi gol membuat Juventus kesulitan mencari klub yang bersedia membelinya secara permanen dengan harga tinggi.
Karena itu, opsi peminjaman mulai dipertimbangkan dalam bursa transfer Juventus. Lens menjadi klub pertama yang menunjukkan minat konkret untuk membawa pulang mantan pemainnya tersebut.
Namun, Lens meminta Juventus ikut menanggung sebagian gaji Openda. Sang penyerang saat ini menerima bayaran sekitar empat juta euro per musim.
Juventus dapat menerima skema pinjaman apabila tidak ada tawaran permanen yang sesuai. Kembali ke Lens juga bisa menjadi kesempatan bagi Openda untuk menemukan lagi performa terbaiknya di Ligue 1.
João Mário Tidak Masuk Rencana Spalletti
João Mário juga semakin dekat dengan pintu keluar Juventus. Kembalinya pemain asal Portugal tersebut ke pusat latihan Continassa tidak mengubah keputusan Luciano Spalletti.
Spalletti hanya memberikan kesempatan kedua kepada beberapa pemain yang sebelumnya masuk daftar jual. Douglas Luiz disebut termasuk dalam kelompok kecil yang masih diberi waktu untuk menunjukkan perubahan secara teknik maupun sikap.
João Mário tidak mendapatkan kesempatan serupa. Juventus akan berusaha menyelesaikan penjualannya sebelum merekrut pemain baru untuk sektor kanan pertahanan.
Tuttosport melaporkan Fiorentina menjadi klub yang paling serius memantau situasi João Mário. Tim yang ditangani Fabio Grosso bahkan disebut sudah menyiapkan formula transfer.
Meski demikian, Fiorentina harus lebih dahulu menuntaskan penjualan dua pemain. La Viola membutuhkan ruang dalam skuad dan anggaran sebelum meresmikan kedatangan João Mário.
Setelah pemain Portugal itu pergi, Juventus akan mencari pelapis Pierre Kalulu. Bianconeri menginginkan bek kanan yang lebih kuat secara fisik dan dapat diandalkan ketika bertahan.
Adžić Bisa Dipinjamkan ke Klub Serie A
Vasilije Adžić juga berpeluang meninggalkan Turin pada musim panas ini. Namun, Juventus belum berniat menjual gelandang muda Montenegro tersebut secara permanen.
Dua klub Serie A disebut tertarik meminjam Adžić. Juventus menilai kepindahan sementara dapat memberinya menit bermain lebih banyak tanpa kehilangan kendali atas masa depannya.
Adžić masih dianggap memiliki potensi besar. Bermain secara reguler di klub lain dinilai lebih baik daripada hanya menjadi pilihan cadangan di bawah arahan Spalletti.
Sejauh ini, Jeff Ekhator menjadi satu-satunya pemain baru yang masuk dalam proyek tim utama. Sementara itu, Ismael Konate akan lebih dahulu dikembangkan bersama Juventus Next Gen.
Aktivitas berikutnya dalam bursa transfer Juventus sangat bergantung pada penjualan pemain. Kepergian David, Openda, dan João Mário akan membuka ruang gaji sekaligus memberikan tambahan dana transfer.
Perhatian terbesar kini tertuju pada David dan Openda. Keduanya didatangkan dengan harapan tinggi pada musim panas 2025, tetapi terancam meninggalkan Juventus hanya satu tahun kemudian.
Dengan Konate resmi datang dan beberapa pemain menuju pintu keluar, Juventus mulai membentuk ulang skuad pilihan Spalletti. Beberapa pekan berikutnya akan menentukan seberapa besar perubahan yang dilakukan Bianconeri sebelum musim baru dimulai.
Scr/Mashable















