Laga Grup D FIFA World Cup 2026 antara Turki kontra Paraguay berlangsung penuh tensi tinggi hingga babak pertama berakhir.
Paraguay untuk sementara unggul 1-0 berkat gol super cepat dari Matías Galarza, tetapi mereka harus menghadapi tekanan besar setelah kehilangan Miguel Almirón akibat kartu merah kontroversial di injury time babak pertama.
Paraguay langsung mengejutkan Turki ketika pertandingan baru berjalan 64 detik. Berawal dari assist apik Julio Enciso, Matias Galarza melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal dibendung kiper Uğurcan Çakır.
Gol tersebut tercatat sebagai gol tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini dan menjadi gol tercepat kedua Paraguay sepanjang sejarah tampil di Piala Dunia, hanya kalah dari rekor Celso Ayala pada 1998.
Gol cepat itu membuat Turki berada dalam tekanan besar. Tim asuhan Vincenzo Montella bahkan terancam tersingkir jika kalah dalam laga ini.
Perlahan namun pasti, Turki mulai mengambil alih penguasaan bola dan menggempur pertahanan Paraguay. Hakan Çalhanoğlu menjadi motor serangan lewat bola mati, sementara Arda Güler dan Kenan Yıldız terus mencari celah di lini belakang lawan.
Peluang terbaik Turki hadir pada menit ke-35. Berawal dari situasi sepak pojok, Mert Müldür melepaskan sundulan keras yang nyaris menyamakan skor, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.
Paraguay sendiri tidak tinggal diam dan tetap berbahaya lewat serangan balik. Juan José Cáceres sempat mengancam lewat tembakan di menit ke-37, namun masih tepat ke arah penjaga gawang.
Drama terbesar terjadi pada masa injury time babak pertama. Setelah tinjauan VAR, wasit mengeluarkan kartu merah langsung untuk Miguel Almiron pada menit 45+3.

Keputusan itu diambil setelah pemain nomor punggung 10 tersebut kedapatan menutupi mulut saat berbicara dengan pemain lain, insiden yang dinilai melanggar aturan pertandingan. Kartu merah tersebut menjadi pukulan telak bagi Paraguay karena mereka kini harus bermain dengan 10 pemain di babak kedua.
Meski unggul jumlah pemain, Turki belum mampu memaksimalkan tekanan hingga peluit turun minum berbunyi pada menit 45+11. Beberapa peluang dari Hakan Çalhanoğlu, İsmail Yüksek, dan Abdülkerim Bardakcı masih gagal berbuah gol.
Situasi ini membuat babak kedua dipastikan semakin menarik. Paraguay memang masih unggul 1-0, tetapi dengan kekurangan satu pemain, mereka akan menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Turki.
Di sisi lain, Turki kini memiliki momentum untuk membalikkan keadaan dan menjaga asa lolos dari Grup D tetap hidup.
Scr/Mashable














