Pembuktian Terakhir Ronaldo vs Modric

02.07.2026
Pembuktian Terakhir Ronaldo vs Modric
Pembuktian Terakhir Ronaldo vs Modric

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 kembali menyajikan duel sarat gengsi antara dua raksasa Eropa, Portugal vs Kroasia, yang akan berlangsung di BMO Field, Toronto, Jumat dini hari WIB.

Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling ketat di fase knockout, mempertemukan dua tim penuh pengalaman dengan sosok veteran ikonik: Cristiano Ronaldo dan Luka Modrić.

Dalam banyak prediksi, Portugal sedikit lebih diunggulkan untuk lolos ke babak 16 besar. Namun Kroasia bukan lawan yang bisa diremehkan.

Finalis Piala Dunia 2018 dan peringkat ketiga edisi 2022 itu dikenal sebagai tim yang selalu berbahaya ketika memasuki fase gugur.

Portugal Lebih Diunggulkan, Tapi Performa Masih Belum Konsisten

Tim asuhan Roberto Martinez melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup K setelah mengoleksi lima poin. Portugal memulai turnamen dengan hasil kurang memuaskan usai ditahan Kongo 1-1. Mereka kemudian bangkit lewat kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan, sebelum bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia.

Secara statistik, Portugal sebenarnya cukup dominan dalam penguasaan bola. Mereka mencatat rata-rata possession 62,5 persen selama fase grup dan menyelesaikan 1.690 operan, angka tertinggi mereka sepanjang sejarah fase grup Piala Dunia.

Namun, masalah Portugal terlihat di lini depan. Meski mendominasi bola, efektivitas serangan mereka belum maksimal. Sepanjang fase grup, Selecao hanya mencatat 37 tembakan dengan 12 tepat sasaran, angka yang tergolong rendah untuk tim sekelas Portugal.

Meski demikian, faktor pengalaman tetap menjadi modal besar. Portugal sedang dalam tren positif dengan delapan laga tanpa kekalahan di semua ajang. Dalam rentang itu, mereka mencatat lima kemenangan, tiga hasil imbang, serta empat clean sheet.

Sorotan utama tentu tertuju pada Cristiano Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun yang kini membela Al-Nassr FC itu telah mencetak dua gol di Piala Dunia 2026 dan kembali menorehkan sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia beruntun.

Namun ada catatan menarik sekaligus mengejutkan: Ronaldo belum pernah mencetak gol di fase knockout Piala Dunia. Dari delapan laga fase gugur yang pernah dijalaninya, ia melepaskan 29 tembakan tanpa satu gol pun. Laga melawan Kroasia bisa menjadi momen untuk mematahkan kutukan tersebut.

Selain Ronaldo, Portugal juga memiliki motor permainan di lini tengah lewat Vitinha. Gelandang Paris Saint-Germain tersebut menjadi pengatur tempo permainan dengan akurasi operan luar biasa, bahkan sempat mencatat 100 persen passing accuracy saat menghadapi Kolombia.

Kroasia Punya DNA Turnamen, Jangan Pernah Diremehkan

Di sisi lain, Kroasia datang dengan reputasi sebagai salah satu tim turnamen terbaik dalam satu dekade terakhir. Meski start mereka di Piala Dunia 2026 kurang mulus setelah kalah 2-4 dari Inggris, pasukan Zlatko Dalic berhasil bangkit.

Kroasia menaklukkan Panama 1-0 sebelum memastikan tiket fase knockout lewat kemenangan 2-1 atas Ghana. Hasil tersebut mengantar Vatreni finis sebagai runner-up Grup L.

screenshot 2026 06 24 at 074712 jcnf

Tim ini memiliki mentalitas luar biasa saat bermain di laga besar. Sejak 1998, Kroasia selalu mampu memberikan kejutan ketika lolos ke fase gugur. Mereka bahkan sukses menyingkirkan Brasil di Piala Dunia 2022.

Meski begitu, statistik melawan tim elite menjadi perhatian. Dari 16 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Kroasia memang menang 11 kali, tetapi semua kekalahan mereka datang dari tim yang memiliki ranking FIFA lebih tinggi.

Artinya, menghadapi Portugal jelas menjadi ujian berat.

Nama Luka Modric masih menjadi nyawa permainan Kroasia. Gelandang veteran itu terus menunjukkan kelasnya. Jika tampil melawan Portugal, Modric akan mencatatkan 23 penampilan di Piala Dunia, menyamai rekor legenda seperti Paolo Maldini dan Manuel Neuer.

Selain Modric, Kroasia juga mengandalkan pemain-pemain penting seperti Mateo Kovačić, Joško Gvardiol, dan Ivan Perišić.

Head to Head Portugal vs Kroasia

Secara rekor pertemuan, Portugal unggul jauh atas Kroasia. Dari 10 pertemuan terakhir, Portugal menang 7 kali, imbang 2 kali, dan hanya kalah sekali.

Dalam laga kompetitif, Portugal bahkan tidak pernah kalah dalam enam pertemuan terakhir melawan Kroasia dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang.

Catatan historis ini menjadi modal psikologis penting bagi pasukan Roberto Martinez.

Prediksi Susunan Pemain

Portugal (4-2-3-1):
Diogo Costa; João Cancelo, Rúben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, João Neves; Pedro Neto, Bruno Fernandes, João Félix; Cristiano Ronaldo.

Kroasia (4-3-3):
Livakovic; Stanisic, Sutalo, Pongracic, Gvardiol; Petar Sucic, Modric, Kovacic; Baturina, Budimir, Perisic.

Prediksi Skor Portugal vs Kroasia

Secara kualitas skuad, Portugal memang sedikit lebih unggul. Mereka punya kedalaman tim yang lebih baik serta lini serang yang lebih eksplosif. Sementara Kroasia tetap berbahaya berkat pengalaman dan ketenangan saat memainkan laga besar.

Pertandingan ini kemungkinan berlangsung ketat dengan duel lini tengah sebagai kunci utama. Jika Portugal mampu memaksimalkan peluang, mereka berpotensi mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Prediksi skor: Portugal 2-1 Kroasia

Dengan probabilitas kemenangan sekitar 56,2 persen, Portugal lebih difavoritkan. Meski demikian, Kroasia punya sejarah panjang sebagai pembunuh raksasa. Duel Ronaldo vs Modric pun berpotensi menjadi salah satu pertandingan terbaik di babak knockout Piala Dunia 2026.

Scr/Mashable





Don't Miss