Prediksi Torino vs Milan: Debut Ruben Amorim Bisa Jadi Awal Kebangkitan Rossoneri

21.08.2026
Prediksi Torino vs Milan: Debut Ruben Amorim Bisa Jadi Awal Kebangkitan Rossoneri
Prediksi Torino vs Milan: Debut Ruben Amorim Bisa Jadi Awal Kebangkitan Rossoneri

Torino vs Milan akan menjadi salah satu pertandingan menarik pada pekan pertama Serie A 2026/2027. Duel yang berlangsung di Olimpico Grande Torino, Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 20.45 waktu setempat, juga menjadi panggung pertama Ruben Amorim sebagai pelatih baru AC Milan di kompetisi resmi.

Menurut saya, pertandingan ini punya arti lebih besar bagi Milan dibanding sekadar perebutan tiga poin. Setelah mengalami pramusim yang tidak sepenuhnya meyakinkan, Rossoneri membutuhkan kemenangan untuk membangun kepercayaan diri sekaligus memberikan sinyal bahwa era baru bersama Amorim bisa berjalan sesuai harapan.

Torino vs Milan: Momentum Ada di Pihak Rossoneri

Jika melihat persiapan kedua tim, Torino sebenarnya datang dengan modal yang cukup positif. Tim asuhan Ignazio Abate telah meraih empat kemenangan beruntun, termasuk laga uji coba dan kemenangan atas Carrarese di Coppa Italia.

Namun, saya melihat ada perbedaan dari sisi kedalaman skuad. Torino masih memiliki beberapa posisi yang belum sepenuhnya ideal dan harus menghadapi sejumlah absensi.

Situasi tersebut bisa menjadi masalah ketika mereka menghadapi Milan yang memiliki kualitas individu lebih baik di sejumlah sektor.

Di sisi lain, Milan memang belum tampil konsisten sepanjang pramusim. Mereka bermain imbang melawan Celtic dan Inter, kemudian kalah dari Chelsea sebelum akhirnya meraih kemenangan atas Manchester United pada 15 Agustus.

Kemenangan terakhir itu menurut saya bisa menjadi modal psikologis penting.

Milan tidak hanya membutuhkan hasil positif, tetapi juga membutuhkan pertandingan yang bisa membuat para pemain mulai percaya terhadap sistem permainan baru Amorim.

Ruben Amorim Punya Beban Besar di Debut Milan

Debut pelatih baru selalu menghadirkan tekanan. Apalagi Amorim datang ketika Milan sedang menjalani perubahan besar.

​Kehadiran pemain baru seperti Gila, Gonçalo Ramos, dan Moreira membuat ekspektasi terhadap Milan semakin tinggi. Amorim juga dituntut segera menemukan formula yang tepat agar perubahan tersebut tidak hanya terlihat di atas kertas.

Menariknya, Milan diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1, sistem yang sangat identik dengan pendekatan Amorim.

Menurut saya, pertandingan melawan Torino akan menjadi ujian awal apakah struktur tersebut bisa langsung bekerja di pertandingan kompetitif.

Maignan diperkirakan menjadi penjaga gawang, dengan Gila, Gabbia dan Pavlovic di lini belakang. Saelemaekers, Modric, Jashari dan Bartesaghi berada di lini tengah, sementara Chukwueze dan Loftus-Cheek menopang Gonçalo Ramos di depan.

Jika komposisi ini benar-benar dimainkan, lini tengah akan menjadi salah satu area yang menarik untuk diperhatikan.

Torino Bisa Merepotkan Milan

Meski saya lebih menjagokan Milan, bukan berarti pertandingan ini akan berjalan mudah.

Bermain di kandang sendiri membuat Torino memiliki keuntungan. Mereka juga memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri setelah meraih hasil positif dalam beberapa laga terakhir.

Formasi 3-4-2-1 yang diprediksi digunakan Abate juga bisa membuat pertandingan berlangsung cukup terbuka.

Simeone diperkirakan menjadi ujung tombak Torino, dengan Casadei dan Vlasic beroperasi di belakangnya. Jika Milan terlalu agresif sejak awal dan kehilangan keseimbangan, Torino bisa memanfaatkan ruang di belakang lini pertahanan.

Karena itu, saya tidak melihat Milan akan menang dengan selisih besar.

Prediksi Skor Torino vs Milan

Berdasarkan kondisi kedua tim, kualitas skuad dan momentum yang sedang dibangun Milan, saya lebih condong kepada kemenangan Rossoneri.

Prediksi saya: Torino 1-2 Milan.

Milan memang belum sempurna. Bahkan, laga perdana era Amorim sangat mungkin memperlihatkan beberapa masalah yang masih harus diperbaiki.

Namun, saya melihat Milan memiliki cukup kualitas untuk membawa pulang tiga poin dari Turin.

Kemenangan 2-1 juga terasa sebagai hasil yang masuk akal. Torino punya kemampuan untuk mencetak gol di kandang, tetapi Milan memiliki lebih banyak opsi untuk menentukan pertandingan.

Bagi Amorim, tiga poin pada debut Serie A akan menjadi awal yang sangat penting. Bukan hanya untuk klasemen, tetapi juga untuk membangun kepercayaan dari pemain dan suporter.

Scr/Mashable





Don't Miss