Bursa transfer musim panas 2026 menghadirkan sejumlah drama pada hari terakhir. Liverpool gagal mendapatkan Malo Gusto, sementara Chelsea juga harus menerima penolakan Arsenal saat memburu Martin Zubimendi. Di sisi lain, Manchester United mulai menyiapkan perubahan besar di lini belakang untuk musim depan.
Liverpool menjadi salah satu klub yang gagal menuntaskan rencana pada penghujung bursa transfer. The Reds sempat berupaya mendatangkan bek kanan Chelsea, Malo Gusto, dengan status pinjaman.
Namun, kesepakatan tersebut tidak tercapai karena Chelsea hanya membuka kemungkinan untuk transfer permanen. Liverpool pun harus mengurungkan niatnya setelah kedua klub tidak menemukan titik temu mengenai skema kepindahan pemain asal Prancis tersebut.
Situasi serupa dialami Chelsea. Klub London itu membutuhkan tambahan pemain di lini tengah setelah Enzo Fernandez pindah ke Manchester City dengan nilai transfer yang menyamai rekor Inggris, yakni 125 juta poundsterling.
Chelsea kemudian mengarahkan perhatian kepada gelandang Bournemouth, Alex Scott. Pemain berusia 23 tahun itu diproyeksikan sebagai salah satu kandidat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Fernandez.
Akan tetapi, Bournemouth tidak memiliki keinginan untuk melepas Scott pada musim panas ini. Upaya Chelsea pun berakhir tanpa kesepakatan.
Chelsea juga sempat mencoba mendapatkan Martin Zubimendi dari Arsenal. Gelandang asal Spanyol tersebut masuk radar The Blues sebagai alternatif untuk memperkuat sektor tengah.
Namun, Arsenal tidak memberikan lampu hijau untuk kepindahan Zubimendi. Klub yang bermarkas di Emirates Stadium itu menolak pendekatan Chelsea dan mempertahankan sang pemain dalam skuad.
Kegagalan tersebut membuat Chelsea menutup bursa transfer dengan pekerjaan rumah di lini tengah setelah kehilangan Fernandez. Upaya mencari pengganti pada hari terakhir pun tidak berjalan sesuai rencana.
Sementara itu, perhatian juga tertuju kepada Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah tersebut mulai mempersiapkan evaluasi besar terhadap lini pertahanannya.
Beberapa pemain senior seperti Luke Shaw, Harry Maguire, Lisandro Martinez, dan Matthijs de Ligt disebut akan berada dalam penilaian klub sepanjang musim ini. Manchester United bahkan disebut memiliki rencana untuk merekrut hingga tiga pemain bertahan pada bursa transfer musim panas 2027.
Rencana tersebut muncul setelah United tidak menambah banyak kekuatan di sektor pertahanan pada jendela transfer musim panas 2026. Klub lebih banyak mengalokasikan sumber daya untuk memperkuat lini tengah melalui perekrutan Carlos Baleba, Andrey Santos, dan Youri Tielemans.
Manchester United juga berpotensi melepas salah satu pemain mudanya. Penyerang berusia 18 tahun, Chido Obi, dikabarkan tertarik menjalani masa peminjaman di Belanda atau Denmark.
Feyenoord menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan pemain tersebut. Peluang transfer masih terbuka karena jendela transfer di kedua negara itu baru ditutup pada Rabu.
Di kubu Liverpool, drama bursa transfer belum sepenuhnya berhenti setelah Cody Gakpo gagal pindah ke Manchester City. Pemain asal Belanda itu dikabarkan mengadakan pembicaraan dengan jajaran petinggi klub untuk menjernihkan situasi setelah Liverpool menolak melepasnya.
Liverpool sebelumnya juga telah mengeluarkan dana besar untuk memperkuat lini serang dengan mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. Nilai transfer awal pemain tersebut mencapai sekitar 106 juta poundsterling dan dapat meningkat berdasarkan klausul tertentu.
Dengan sejumlah transaksi yang gagal pada deadline day, bursa transfer musim panas 2026 meninggalkan cerita berbeda bagi klub-klub besar Premier League. Liverpool harus menerima kegagalan dalam upaya mendapatkan Gusto, Arsenal berhasil mempertahankan Zubimendi, sedangkan Chelsea belum menemukan pengganti ideal untuk Fernandez.
Manchester United pun sudah mulai melihat jauh ke depan dengan mempersiapkan perombakan pertahanan pada musim panas 2027.
Scr/Mashable















