Skenario Berat Timnas Indonesia U-17 Lolos dari Grup B Piala Asia U-17 2026 usai Dibungkam Qatar

12.05.2026
Skenario Berat Timnas Indonesia U-17 Lolos dari Grup B Piala Asia U-17 2026 usai Dibungkam Qatar
Skenario Berat Timnas Indonesia U-17 Lolos dari Grup B Piala Asia U-17 2026 usai Dibungkam Qatar

Situasi sulit kini menghimpit Timnas Indonesia U-17 di putaran final Piala Asia U-17 2026. Kekalahan menyakitkan 0-2 dari Qatar pada laga kedua Grup B, Minggu (10/5/2026) dini hari WIB, membuat langkah Garuda Muda menuju perempat final sekaligus tiket Piala Dunia U-17 2026 menjadi sangat terjal.

Dalam laga yang berlangsung di Arab Saudi tersebut, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto sebenarnya tampil dominan. Statistik mencatat Mathew Baker dkk. melepaskan total 19 tembakan sepanjang 90 menit. Namun sayang, buruknya penyelesaian akhir membuat “Tim Garuda” gagal mengonversi satu pun peluang menjadi gol.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan efektivitas Qatar. Tim lawan tampil sangat klinis dengan mencetak dua gol hanya dari empat percobaan tembakan. Hasil ini memaksa Indonesia merosot ke posisi ketiga klasemen sementara Grup B dan kehilangan posisi aman.

Skenario Lolos yang Rumit

Kini, nasib Indonesia tidak lagi sepenuhnya berada di tangan sendiri. Skenario untuk lolos ke babak fase gugur sangat bergantung pada hasil pertandingan lain:

  1. Jika Qatar menang atas China: Maka Indonesia tidak punya pilihan lain selain wajib mengalahkan Jepang di laga pamungkas jika ingin menjaga peluang lolos.
  2. Jika Qatar kalah dari China: Indonesia minimal hanya membutuhkan hasil imbang melawan Jepang untuk bisa melaju ke babak berikutnya.

Ujian Berat Melawan Raksasa Asia

Masalahnya, mencuri poin dari Jepang bukanlah perkara mudah. Tim Samurai Biru dikenal memiliki level permainan di atas rata-rata dengan kecepatan, teknik tinggi, dan kontrol permainan yang sangat stabil. Jepang juga menjadi kandidat kuat juara pada edisi kali ini.

Kini, Timnas Indonesia U-17 sudah tidak memiliki jalan untuk mundur. Demi menjaga mimpi terbang ke Piala Dunia, Garuda Muda harus mampu menciptakan kejutan besar dan tampil habis-habisan di laga hidup-mati melawan Jepang.

Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Badan untuk Pemain Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, enggan menyalahkan anak asuhnya usai dipaksa menyerah 0-2 oleh Qatar pada laga kedua Grup B Piala Asia U-17 2026.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras pemain. Terutama soal kedisiplinan mereka yang terjaga sepanjang pertandingan,” ujar Kurniawan melalui keterangan resmi PSSI, seperti dikutip dari Antara.

Berlaga di Jeddah, Indonesia sebenarnya tampil menjanjikan dan mampu mengimbangi permainan taktis Qatar. Peluang emas bahkan datang di menit ke-15 melalui titik putih. Sayangnya, eksekusi kapten Mathew Baker mampu dibaca dengan sempurna oleh kiper Qatar, Bakri Mohamed.

“Sangat disayangkan penalti itu gagal berbuah gol. Kekalahan ini memang pahit dan di luar harapan kami,” tambah legenda penyerang Timnas Indonesia tersebut.

Petaka bagi Indonesia baru muncul di babak kedua. Kelengahan saat transisi dari menyerang ke bertahan harus dibayar mahal lewat gol Ayokunle Tokode (57′) dan Dhiaeddine Benyatla (66′). Kurniawan mengakui timnya kurang siap mengantisipasi serangan balik lawan saat kehilangan bola.

Nasib Garuda Muda kini akan ditentukan di laga pamungkas melawan sang raksasa Asia, Jepang, pada Selasa 12 Mei 2026.

Scr/Mashable





Don't Miss