Timnas Indonesia Targetkan Tembus Top 50 FIFA dan Langganan Piala Dunia

18.06.2026

screenshot 2026 06 10 at 144723 g9b7

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Timnas Indonesia kini membidik target raksasa, yakni menembus peringkat 50 besar FIFA dan masuk dalam jajaran 10 besar kekuatan sepak bola di Asia. Target jangka panjang ini resmi dimulai menyusul disetujuinya proses naturalisasi dua pemain keturunan baru, Luke Vickery dan Mitchell Baker.

Ambisi besar tersebut diungkapkan oleh Erick Thohir dalam Rapat Kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Jakarta baru-baru ini. Pria yang juga menjabat sebagai menteri di kabinet ini membeberkan peta jalan (roadmap) sepak bola tanah air yang menyasar pencapaian bersejarah, termasuk ambisi agar skuad Merah Putih bisa tampil reguler di putaran final Piala Dunia di masa depan.

Demi merealisasikan mimpi besar tersebut, agenda utama rapat kerja tersebut berfokus pada pembahasan detail mengenai proses hukum kewarganegaraan Luke Vickery dan Mitchell Baker. Setelah melalui peninjauan yang matang dan mendalam, Komisi XIII DPR RI akhirnya resmi mengetok palu persetujuan pemberian status Warga Negara Indonesia (WNI) kepada kedua pemain bertalenta tersebut. Langkah ini dinilai sebagai lompatan strategis dalam mendongkrak kualitas skuad Garuda.

Berbicara mengenai arah pembangunan tim, Erick Thohir menegaskan bahwa penambahan amunisi baru ini telah diperhitungkan secara matang dari segala aspek.

“Komisi XIII memang selama ini sudah membantu kami di Kemenpora, Kementerian Hukum, dan cabang olahraga lainnya dimana sesuai RPJM Bapak Presiden bahwa kita punya target-target di SEA Games, Asian Games, Olimpiade bahkan juga Piala Dunia,” kata Erick Thohir, seperti dilansir dari situs Kemenpora.

“Ini juga bagian komitmen pemerintah, dan DPR RI untuk membuka jalan prestasi anak bangsa. Prestasi para atlet yang sudah mengibarkan bendera Merah Putih dan juga mencerminkan kedigdayaan olahraga Indonesia. Dengan adanya kerja sama ini, kita terus dorong peningkatan olahraga dan merangkul semua pihak yang bisa mengibarkan bendera Merah Putih.”

Menurut Erick, kehadiran kedua pemain diaspora ini merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang yang dirancang PSSI guna menjaga konsistensi dan keberlanjutan prestasi Timnas Indonesia. Baik Vickery maupun Baker memang diproyeksikan dan dipersiapkan secara matang untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda dalam menghadapi berbagai turnamen internasional bergengsi pada tahun-tahun mendatang.

“Potensi-potensi seperti inilah yang menjadi alasan kami membuka diri terhadap naturalisasi, tanpa cabang-cabang olahraga melupakan pembangunan dari tingkat akar rumput (grassroots),” katanya.

Di sisi lain, angin segar juga datang dari talenta muda Indonesia lainnya, Adrian Wibowo. Pemain berbakat tersebut dilaporkan resmi hengkang dan bergabung dengan salah satu klub yang berkompetisi di kasta kedua Liga Austria.

Kontrak baru ini diharapkan menjadi panggung pembuktian bagi Adrian untuk mengasah kemampuan dan unjuk gigi di kerasnya atmosfer sepak bola Eropa.

Rentetan langkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa sepak bola Indonesia tengah melakukan manuver total demi mendongkrak kualitas dan menaikkan level Timnas Indonesia di panggung dunia.

Scr/Mashable