Arsenal masih memimpin klasemen Liga Inggris 2025/2026, tetapi hasil imbang 2-2 melawan Wolves pada Kamis 19 Februari 2026 dini hari WIB, telah mengubah persaingan perebutan gelar dengan cara yang tidak diinginkan siapa pun oleh suporter The Gunners.
Di Molineux, Arsenal tampaknya mengendalikan permainan. Bukayo Saka membuka skor pada menit ke-5, sebelum Piero Hincapie menggandakan keunggulan di awal babak kedua. Dengan keunggulan 2-0, tim asuhan Mikel Arteta tampaknya akan pulang dengan membawa tiga poin penuh.
Namun, sepak bola tidak berjalan sesuai skenario yang telah ditentukan. Hugo Bueno memperkecil kedudukan hanya setelah lima menit. Kemudian, pada menit keempat waktu tambahan di babak kedua, Riccardo Calafiori mencetak gol bunuh diri setelah terjadi miskomunikasi antara Gabriel Magalhaes dan David Raya untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dua poin lepas dari genggaman Arsenal dengan cara yang paling menyakitkan.
Arsenal masih unggul 5 poin dari Man City. Namun, Man City memiliki satu pertandingan lebih sedikit dan sedang dalam performa yang lebih konsisten. Selisih poin di klasemen tidak lagi sepenuhnya mencerminkan keseimbangan kekuatan.
Berbicara di Sky Sports , legenda Arsenal Paul Merson mengatakan: “Saya tahu Arsenal pernah berada di posisi ini tiga kali sebelumnya, tetapi mungkin kesempatan itu tidak akan datang lagi. Sekarang semuanya sudah di luar kendali mereka. Pembicaraan tentang kehancuran Arsenal sendiri akan datang bertubi-tubi.”
Jadwal pertandingan mendatang semakin menambah tekanan. Arsenal akan menghadapi Tottenham (tandang), Chelsea (kandang), Brighton (tandang), Everton (kandang), dan Bournemouth (kandang) secara berturut-turut.
Sementara itu, Man City akan menghadapi Newcastle, Leeds, Nottingham Forest, West Ham, dan Chelsea. Mereka memiliki tiga pertandingan kandang dan, yang lebih penting, kendali atas nasib mereka sendiri jika mereka memenangkan pertandingan yang ditunda. Selain itu, kedua tim akan berhadapan langsung pada tanggal 18 April.
Persaingan belum berakhir, dan Arsenal masih memimpin. Namun, dari posisi yang sepenuhnya terkendali, mereka telah memasuki fase di mana mereka harus menunggu dan bereaksi. Di Liga Inggris, perbedaan antara juara dan tim underdog terkadang terletak pada satu momen kelengahan.
Akankan Arsenal Menyerahkan Gelar Premier League kepada Manchester City?
Arsenal ditahan imbang 2-2 oleh Wolves dalam pertandingan pembuka putaran ke-31 Liga Inggris 2025/2026.
Setelah bermain imbang melawan Brentford, Arsenal melanjutkan performa mengecewakan mereka saat bertandang ke Wolves, klub terbawah klasemen yang hanya meraih satu kemenangan sejak awal musim. Tim yang berambisi meraih gelar juara ini unggul dua gol, tetapi kelengahan dan ketidakhati-hatian lini pertahanan mereka di menit-menit terakhir memungkinkan tim tuan rumah melakukan comeback yang kuat, mengamankan satu poin berharga.
Hasil ini menempatkan Arsenal dalam posisi sulit dalam perebutan gelar juara. Tim asal London Utara ini kini unggul 5 poin dari Man City, tetapi masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dan masih harus menghadapi tim asuhan Pep Guardiola di Stadion Etihad. Jika Man City memenangkan semua pertandingan tersisa mereka, mereka akan dinobatkan sebagai juara.
Tim asuhan Mikel Arteta memulai pertandingan dengan gemilang ketika Bukayo Saka, yang diuji kemampuannya sebagai penyerang tengah, membuka skor pada menit ke-5. Dari umpan silang akurat Declan Rice, Saka menyundul bola ke gawang dari jarak dekat, mengakhiri 15 pertandingan tanpa gol. Arsenal terus menekan, memaksa Jose Solskjaer melakukan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga harapan tim tuan rumah tetap hidup.
Di babak kedua, keunggulan mereka berlipat ganda pada menit ke-55. Gabriel memberikan umpan yang menerobos pertahanan Wolves, memungkinkan Piero Hincapie untuk berlari dan mencetak gol. Awalnya, gol tersebut dianulir karena offside, tetapi VAR mengkonfirmasi bahwa gol bek asal Ekuador itu sah, menandai gol pertamanya untuk Arsenal.
Namun, Wolves tidak menyerah. Hanya lima menit kemudian, Hugo Bueno memperkecil selisih skor dengan tembakan indah ke sudut atas gawang. Pertandingan menjadi tegang dalam kondisi cuaca buruk, dan titik balik terjadi di waktu tambahan. Setelah terjadi perebutan di area penalti, tembakan Tom Edozie membentur tiang gawang, kemudian memantul dari Calafiori sebelum masuk ke gawang, menyamakan skor menjadi 2-2.
Arsenal akan menantikan derbi London Utara melawan Tottenham, sebelum menghadapi Chelsea dan Brighton dalam jadwal pertandingan yang menantang.
Scr/Mashable















