Dunia esports internasional bersiap memasuki level kompetisi yang lebih tinggi seiring dengan pengumuman kerja sama ekstensif antara ASUS Republic of Gamers (ROG) dan PGL.
Memasuki musim 2026, ROG secara resmi didaulat sebagai mitra penyedia monitor, PC, dan periferal resmi yang akan mendukung seluruh ekosistem pertandingan PGL.
Langkah strategis ini memastikan setiap detik aksi di arena kompetitif didukung oleh perangkat keras paling mutakhir yang menjamin akurasi visual, kecepatan ekstrem, dan keandalan tanpa kompromi.
Mulai dari panggung megah di Cluj-Napoca hingga studio produksi di Bucharest, para atlet esports kelas dunia kini memiliki senjata baru untuk menunjukkan performa puncak mereka di hadapan jutaan pasang mata.
Bintang utama dalam kolaborasi ini adalah monitor ROG Strix XG248QSG Ace yang ditetapkan sebagai standar visual resmi di semua arena pertandingan PGL 2026. Monitor berukuran 24,1 inci ini mengusung panel FHD Super-TN yang mampu dipacu hingga refresh rate fantastis 610Hz melalui proses overclock.
Kecepatan ini, ditambah dengan teknologi Extreme Low Motion Blur 2, memastikan setiap gerakan cepat di dalam game tampil dengan ketajaman luar biasa tanpa adanya bayangan kabur.
Bagi para pemain profesional yang bergantung pada reaksi sepersekian detik, visual super realistis dan halus ini merupakan faktor penentu antara kemenangan dan kekalahan.
Tidak hanya di sektor visual, “dapur pacu” yang disiapkan untuk turnamen musim ini juga berada di kasta tertinggi melalui lini Powered by ASUS PGL Esports Station. PC turnamen ini dirancang untuk ketahanan tempur berkelanjutan dengan menggunakan komponen S-tier.
Di dalamnya, tersemat kartu grafis generasi terbaru ASUS Prime GeForce RTX 5080 yang dipadukan dengan prosesor gaming terbaik saat ini, AMD Ryzen 7 9800X3D.
Untuk menjaga kestabilan sistem di tengah intensitas turnamen, ASUS membekali unit ini dengan motherboard TUF Gaming X870E-Plus WiFi 7 dan power supply kelas militer TUF Gaming 1000W Gold, memastikan pengiriman daya yang superior dan konektivitas nirkabel masa depan.
Melengkapi keandalan sistem tersebut, rangkaian periferal ROG Ace Esports hadir untuk memberikan kontrol absolut bagi para pemain. Seluruh perangkat ini dikembangkan berdasarkan feedback langsung dari atlet profesional guna mengeliminasi setiap milidetik delay.
Salah satu primadonanya adalah mouse ultra-ringan ROG Harpe II Ace yang hanya berbobot 48 gram namun dibekali sensor optik 42.000 dpi serta teknologi nirkabel SpeedNova 8K.
Sementara itu, keyboard mekanis ROG Falchion Ace 75 HE hadir dengan switch magnetik canggih dan fitur Rapid Trigger yang memberikan respons input secepat kilat, memastikan setiap perintah pemain tercatat secara instan dan akurat.
Sisi audio pun tidak luput dari perhatian dengan hadirnya headset ROG Delta II. Perangkat audio nirkabel ini menawarkan pengalaman suara beresolusi tinggi melalui driver diafragma berlapis titanium 50mm yang mampu menangkap detail suara terkecil di dalam arena laga.
Dengan daya tahan baterai hingga 110 jam dan bobot yang hanya 318 gram, kenyamanan atlet tetap terjaga bahkan dalam sesi pertandingan yang panjang. Integrasi mikrofon super-wideband memastikan komunikasi antar anggota tim tetap jernih, sebuah elemen krusial dalam koordinasi taktis di panggung kompetitif.
Lebih dari sekadar penyedia perangkat, kerja sama antara ROG dan PGL juga mencakup integrasi siaran dan pengalaman langsung bagi penggemar. ROG akan memproduksi konten eksklusif yang membedah set-up gaming para atlet profesional, memberikan wawasan baru bagi komunitas mengenai cara memaksimalkan perangkat mereka.
Para penggemar yang hadir langsung di arena juga dapat mengunjungi stand ROG untuk menjajal langsung perangkat yang digunakan oleh sang idola. Dengan logo ROG yang akan menghiasi setiap sudut siaran global, musim 2026 dipastikan akan menjadi ajang pembuktian bagi ASUS dalam menetapkan standar emas baru di industri esports dunia.
Scr/Mashable
















