Melalui program SheHacks, Indosat Ooredoo Hutchison kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi yang inklusif dengan membawa startup perempuan Indonesia ke panggung regional.
Program pemberdayaan berbasis teknologi tersebut kini memperluas jangkauannya melalui inisiatif Global Market Benchmarking Trip ke Vietnam.
Kegiatan yang berlangsung di Ho Chi Minh City pada 9 Maret 2026 ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses pasar baru sekaligus memperkuat jejaring inovasi antara Indonesia dan Vietnam.
Lima Startup Perempuan Indonesia Tampil di Ekosistem Inovasi Vietnam
Dalam program ini, SheHacks membawa Top 5 MVP Accelerator 2025, yang terdiri dari startup dengan solusi digital di berbagai sektor strategis di Indonesia.
Kelima startup tersebut meliputi:
- DoctorTool, platform ekosistem digital berbasis AI untuk fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga medis, serta pasien.
- Hear Me, solusi komunikasi inklusif berbasis teknologi yang dirancang untuk mendukung Teman Tuli.
- Serenic.ai, teknologi AI klinis yang membantu otomatisasi proses administratif rumah sakit, termasuk pengelolaan klaim dan pencatatan rekam medis berbasis percakapan dokter dan pasien.
- Katalis AI, platform digital marketing yang memanfaatkan kombinasi AI dan data analytics untuk meningkatkan strategi pemasaran bisnis.
- Lunar Interactive, solusi pembelajaran bahasa asing berbasis gamifikasi yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berbicara secara interaktif.
Selama kunjungan di Vietnam, para founder mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membuka peluang investasi, memperluas kolaborasi bisnis, serta mendapatkan wawasan baru dari praktisi teknologi di negara tersebut.
Membangun Jembatan Inovasi antara Indonesia dan Vietnam
Reski Damayanti, Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa program ini bertujuan memberikan peluang nyata bagi perempuan Indonesia untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital global.
“Program ini dirancang untuk menghadirkan peluang nyata bagi perempuan Indonesia di ekonomi digital global. Melalui kolaborasi lintas negara dan akses ke investor, SheHacks memperluas dampaknya dari Indonesia ke Asia Tenggara,” ujar Reski.
Ia menambahkan bahwa Indosat ingin para founder perempuan mampu membangun koneksi yang kuat dengan ekosistem digital internasional, mendapatkan akses pendanaan, serta mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Puluhan Sesi Business Matching dan Mentoring
Selama program berlangsung, para founder mengikuti 51 sesi business matching dengan berbagai pihak di ekosistem startup Vietnam. Selain itu, mereka juga mendapatkan sesi mentoring intensif bersama pakar di bidang:
- kecerdasan artifisial (AI)
- strategi bisnis
- legal dan regulasi
- ekonomi digital
- community building
Tidak hanya itu, program ini juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi inovasi pemerintah di Vietnam.
SheHacks berhasil menjalin koneksi strategis dengan 6 investor, 6 instansi pemerintah dan 9 calon mitra ekosistem.
Kolaborasi dengan Institusi Inovasi Vietnam
Sejumlah lembaga penting di Vietnam turut terlibat dalam rangkaian kegiatan SheHacks. Kolaborasi ini membuka peluang bagi startup Indonesia untuk melakukan soft-landing dan menjajaki peluang ekspansi bisnis di negara tersebut.
Institusi yang terlibat antara lain:
- Department of Science & Technology (DOST)
- Startup & Innovation Hub (SIHUB)
- HCMC Innovation Department
- Business Startup Support Centre (BSSC)
- Investment & Trade Promotion Center (ITPC)
Keterlibatan lembaga-lembaga tersebut memberikan akses bagi para founder untuk memahami regulasi bisnis di Vietnam sekaligus membangun relasi dengan ekosistem inovasi setempat.
Selain mentoring dan business matching, SheHacks juga mengadakan featured events bersama investor dan ecosystem enablers di Vietnam.
Dalam sesi tersebut, para founder berkesempatan mempresentasikan inovasi mereka kepada investor dari Do Ventures dan DMZ Ventures. Forum ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas eksposur startup Indonesia di tingkat internasional.
Program ini menegaskan bahwa SheHacks tidak hanya berfungsi sebagai inkubator inovasi, tetapi juga sebagai platform pemberdayaan perempuan yang mampu membuka akses global bagi startup teknologi.
Scr/Mashable



















