Amartha Financial Luncurkan Portal Donasi Digital Amartha Empower

17.03.2026
Amartha Financial Luncurkan Portal Donasi Digital Amartha Empower
Amartha Financial Luncurkan Portal Donasi Digital Amartha Empower

Indonesia kembali mengukuhkan predikatnya sebagai negara paling dermawan di dunia menurut laporan World Giving Index. Menangkap momentum semangat gotong royong ini, Amartha Financial (Amartha) resmi meluncurkan Amartha Empower, sebuah portal penggalangan donasi dan zakat di bawah naungan Amartha.org.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan level kedermawanan masyarakat, dari sekadar bantuan darurat menjadi dukungan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah perdesaan.

Hadirnya Amartha Empower memperkuat rekam jejak 16 tahun Amartha dalam melayani lebih dari 3,7 juta pelaku usaha mikro perempuan. Dengan jaringan yang telah menjangkau lebih dari 50.000 desa, portal ini menjadi jembatan bagi publik untuk berkontribusi langsung melalui donasi, zakat, dan sedekah yang dampaknya terukur secara nyata bagi ketahanan ekonomi lokal.

Transparansi Digital: Izin Resmi dari BAZNAS sebagai UPZ

Kepercayaan adalah kunci dalam pengelolaan dana sosial. Sejak tahun 2025, Amartha Empower telah mengantongi izin sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Sinergi ini memastikan bahwa setiap dana yang dihimpun melalui kanal digital Amartha dikelola secara profesional, amanah, dan terstruktur.

“Penetapan ini memudahkan seluruh ekosistem Amartha untuk menyalurkan zakat secara profesional. Kami berharap penghimpunan dana melalui kanal digital ini memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rizaludin Kurniawan, Pimpinan BAZNAS Bidang Pengumpulan.

Bukti Nyata: Dari Pemulihan Bencana hingga Panen Miliaran Rupiah

Dampak nyata Amartha Empower sudah dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah pascabencana, seperti di Aceh dan Sumatra. Dengan dana terhimpun sekitar Rp2,5 miliar, bantuan tidak hanya diberikan dalam bentuk logistik darurat kepada 32.000 mitra UMKM, tetapi juga pada infrastruktur vital.

Salah satu keberhasilan paling mencolok adalah perbaikan saluran irigasi di Kabupaten Agam. Kini, aliran air kembali menghidupkan 53 hektare sawah dan 30 hektare ladang milik ratusan warga.

Proyek pemulihan ini diperkirakan akan menghasilkan nilai panen hingga Rp3,8 miliar dalam beberapa bulan ke depan, sebuah bukti bahwa donasi yang tepat sasaran dapat memulihkan mata pencaharian warga secara permanen.

Membangun Kemandirian, Bukan Sekadar Memberi

Aria Widyanto, Chairman Amartha.org, menekankan bahwa Amartha Empower adalah ruang kolaborasi bagi siapa saja yang ingin memastikan kontribusinya memberikan dampak jangka panjang.

“Melalui platform ini, masyarakat diajak untuk terlibat dalam diskusi solusi lapangan, memastikan warga desa tidak hanya “bertahan hidup” setelah krisis, tetapi kembali tumbuh dan mandiri,” kata Aria.

Aria menambahkan, pihaknya sangat bersemangat dalam membangun program tersebut ke ranah digital karena mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat pedesaan.

“Kami ingin membawa semangat gotong royong ke ranah digital. Bagi kami, setiap kontribusi publik adalah modal untuk memperkuat usaha, memulihkan penghidupan, dan menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan di desa,” tutup Aria.

Scr/Mashable




Don't Miss