Apple Vision Pro kembali mencuri perhatian, kali ini bukan di dunia hiburan atau produktivitas, melainkan di bidang medis.
Headset mixed reality premium milik Apple tersebut dilaporkan berhasil digunakan dalam operasi katarak pertama di dunia, menandai langkah besar teknologi spatial computing dalam dunia kesehatan modern.
Pencapaian ini memperlihatkan bahwa Apple Vision Pro mulai menemukan peran strategis di sektor profesional, terutama di area yang membutuhkan presisi tinggi seperti bedah mata, pelatihan dokter, dan kolaborasi medis jarak jauh.
Apple Vision Pro Dipakai untuk Operasi Katarak
Dilansir dari macrumors (28/04/26), dokter spesialis mata asal New York, Dr. Eric Rosenberg dari SightMD, menjadi ahli bedah pertama yang melakukan operasi katarak menggunakan Apple Vision Pro.
Prosedur bersejarah tersebut dilakukan pada Oktober 2025, dan sejak saat itu Dr. Rosenberg disebut telah menyelesaikan ratusan operasi tambahan dengan bantuan sistem bernama ScopeXR, platform bedah yang ia kembangkan khusus untuk Vision Pro.
Teknologi ini memungkinkan dokter melihat area operasi secara real-time dengan tampilan tiga dimensi yang lebih mendalam, sekaligus menampilkan data medis penting langsung di hadapan mata operator.
Apa Itu ScopeXR?
ScopeXR adalah platform pembedahan berbasis mixed reality yang memanfaatkan kemampuan Apple Vision Pro. Sistem ini bekerja dengan menghubungkan feed langsung dari mikroskop bedah digital 3D ke headset.
Dengan begitu, dokter bedah dapat:
- Melihat area operasi dalam tampilan stereoscopic 3D
- Menampilkan data diagnosis sebelum operasi secara overlay
- Memantau detail jaringan mata dengan lebih jelas
- Melakukan kolaborasi real-time dengan dokter lain dari lokasi berbeda
Artinya, dokter spesialis lain bisa ikut “masuk” ke ruang operasi secara virtual dan melihat hal yang sama seperti operator utama.
Menurut Dr. Rosenberg, teknologi ini berpotensi mengubah masa depan dunia medis.
Ia menyebut Vision Pro memungkinkan dokter terbaik di dunia membantu operasi dari mana saja dan kapan saja. Hal ini sangat penting bagi dokter muda yang baru belajar, maupun kasus darurat ketika ahli spesialis tidak berada di lokasi.
Konsep ini dinilai dapat membuka akses layanan kesehatan berkualitas tinggi ke lebih banyak rumah sakit, termasuk wilayah yang kekurangan tenaga ahli.
Kenapa Apple Vision Pro Cocok untuk Dunia Medis?
Meski harga Apple Vision Pro tergolong mahal, yaitu mulai dari US$3.499, perangkat ini punya sejumlah keunggulan yang relevan untuk dunia profesional:
- Resolusi Layar Tinggi
Memberikan detail visual yang sangat tajam untuk tindakan presisi. - Spatial Computing
Mampu menempatkan data digital di ruang nyata tanpa mengganggu fokus dokter. - Interaksi Hands-Free
Dokter bisa mengakses data tanpa menyentuh perangkat saat operasi berlangsung. - Kolaborasi Jarak Jauh
Ideal untuk konsultasi atau supervisi real-time.
Fokus Apple Mulai Bergeser ke Pasar Profesional
Meski Apple Vision Pro awalnya dipasarkan untuk konsumen umum, adopsi massal disebut belum sesuai harapan. Harga tinggi dan ukuran perangkat yang besar menjadi tantangan utama.
Karena itu, Apple kini lebih banyak mengarahkan Vision Pro ke sektor khusus seperti:
- Dunia kesehatan
- Pelatihan penerbangan
- Desain industri
- Pendidikan teknis
- Simulasi profesional
Di area tersebut, kemampuan Vision Pro dianggap mampu membenarkan harga premium yang ditawarkan.
Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin di masa depan ruang operasi modern akan dipenuhi teknologi spatial computing seperti Vision Pro.
Sumber foto: Apple
Scr/Mashable

















