LaLiga dan Dominasinya yang Spektakuler di Peta Eropa

26.03.2026
LaLiga dan Dominasinya yang Spektakuler di Peta Eropa
LaLiga dan Dominasinya yang Spektakuler di Peta Eropa

Sepak bola Spanyol benar-benar mendominasi Eropa dengan 6 perwakilan yang mencapai perempat final Liga Champions, Liga Europa, dan UEFA Conference League, sehingga mendekati posisi ke-5 di Liga Champions musim depan.

Sepak bola Spanyol baru saja mengalami malam bersejarah di kancah Eropa, mengamankan keenam perwakilannya di perempat final di ketiga kompetisi paling bergengsi. Ini dianggap sebagai “planazo” bagi LaLiga, menegaskan posisi superiornya dibandingkan liga-liga top lainnya seperti Liga Inggris, Bundesliga, dan Serie A.

Di Liga Champions, trio raksasa Real Madrid, Barcelona , ​​dan Atletico Madrid secara mengesankan mengamankan tempat mereka di perempat final setelah babak gugur yang dramatis. Dominasi ini berlanjut ke Liga Europa, di mana Celta Vigo dan Real Betis sama-sama lolos ke babak selanjutnya.

Secara khusus, Real Betis memberikan penampilan spektakuler, menghancurkan Panathinaikos 4-0 di Estadio La Cartuja de Sevilla, membalikkan defisit 0-1 di leg pertama untuk menang 4-1 secara agregat. Di UEFA Conference League, Rayo Vallecano juga tampil mengesankan, mencapai perempat final dan menjadikan Spanyol sebagai negara dengan perwakilan terbanyak yang tersisa di kompetisi Eropa musim ini.

Kesuksesan gemilang ini telah membantu Spanyol memperkuat posisinya dalam peringkat koefisien UEFA. Dimulai dengan 19.468 poin, Spanyol telah secara signifikan meningkatkan keunggulannya atas Jerman (saat ini dengan 18.642 poin).

Sementara semua perwakilan Spanyol lolos ke babak selanjutnya, Bundesliga menyaksikan kekalahan Stuttgart dan Leverkusen . Saat ini, selisih poin antara Spanyol dan Jerman telah melebar menjadi lebih dari 800 poin. Hasil ini membawa La Liga sangat dekat untuk mengamankan tempat kelima di Liga Champions musim depan di bawah peraturan baru UEFA.

Pelatih Real Betis, Manuel Pellegrini, setelah kemenangan 4-0 melawan Panathinaikos, dengan bangga menyampaikan pendapatnya tentang kualitas sepak bola Spanyol. Ia menyatakan bahwa meskipun Liga Primer Inggris mungkin memiliki tempo yang lebih cepat atau penggemar yang lebih bersemangat, Spanyol memiliki bentuk sepak bola yang paling murni.

Kenyataannya, Inggris kini hanya memiliki 5 perwakilan (Liverpool dan Arsenal di Liga Champions; Aston Villa dan Nottingham Forest di Liga Europa; dan Crystal Palace di UEFA Conference League), sementara Italia dan Prancis masing-masing hanya memiliki 2 tim yang tersisa.

Koefisien UEFA dihitung dengan membagi total poin yang diperoleh setiap klub (2 poin untuk kemenangan, 1 poin untuk hasil imbang) dengan jumlah total tim yang berpartisipasi pada awalnya.

Dengan enam tim di perempat final, sepak bola Spanyol memiliki kesempatan untuk mengumpulkan poin penting guna mempertahankan dominasinya. Kemenangan gemilang ini tidak hanya membawa kebanggaan nasional tetapi juga membuka peluang ekonomi dan prestise yang sangat besar bagi LaLiga dalam waktu dekat.

Scr/Mashable





Don't Miss