Real Madrid Sudah Ambil Keputusan Terkait Nasib Kylian Mbappe

08.05.2026
Real Madrid Sudah Ambil Keputusan Terkait Nasib Kylian Mbappe
Real Madrid Sudah Ambil Keputusan Terkait Nasib Kylian Mbappe

Kylian Mbappe diperkirakan akan tetap bersama Real Madrid musim depan, terlepas dari ketegangan baru-baru ini antara dirinya dan raksasa Spanyol tersebut.

Menurut jurnalis Fabrizio Romano, baik Mbappe maupun Real Madrid tidak berniat untuk memutus kontrak selama jendela transfer musim panas. Terlepas dari situasi tegang saat ini, hubungan antara pemain Prancis itu dan klub tetap baik.

Mbappe menghadapi banyak kritik setelah berlibur di Italia bersama pacarnya sambil memulihkan diri dari cedera. Selain itu, beberapa sumber mengindikasikan bahwa ada ketidakpuasan yang semakin meningkat di ruang ganti Real Madrid mengenai sikapnya di lapangan dan kontribusi defensifnya.

Meskipun demikian, manajemen Real Madrid masih menaruh kepercayaan besar pada pemain berusia 27 tahun itu, menganggapnya sebagai elemen sentral dalam rencana pengembangan jangka panjang mereka. Klub kerajaan Spanyol ini bertujuan untuk melakukan perombakan besar setelah musim yang mengecewakan, dan Mbappe dipandang sebagai figur kunci dalam proses pembangunan kembali ini.

Menanggapi pemberitaan negatif tentang Mbappe, timnya menyatakan: “Beberapa kritik muncul dari kesalahpahaman atau melebih-lebihkan faktor-faktor yang berkaitan dengan proses pemulihannya, yang sedang dipantau dan dikendalikan secara ketat oleh klub. Komentar-komentar ini tidak secara akurat mencerminkan upaya dan etos kerja Kylian untuk kepentingan tim.”

Dalam waktu dekat, Mbappe diperkirakan akan tetap bersama Real Madrid dan memulai kembali di bawah pelatih baru, dengan tujuan mengembalikan status tim seperti dulu di kompetisi-kompetisi besar.

Lebih dari 70 Ribu Petisi Minta Kylian Mbappe Tinggalkan Real Madrid

Gelombang kecaman terhadap Kylian Mbappe meletus ketika sebuah petisi daring mengumpulkan lebih dari 70.000 tanda tangan hanya dalam satu jam.

Perkembangan penting terjadi ketika gelombang kritik dari para penggemar meningkat tajam terhadap Mbappe. Menurut beberapa sumber, petisi daring yang menyerukan agar striker Prancis itu meninggalkan Real Madrid dengan cepat melampaui 70.000 tanda tangan hanya dalam satu jam setelah diluncurkan pada, Selasa 5 Mei 2026, jauh melebihi perkiraan awal sebesar 50.000.

Langkah ini mencerminkan meningkatnya frustrasi publik di tengah periode ketidakstabilan Real Madrid. Liburan mewah Mbappe di Cagliari, yang bertepatan dengan kesulitan tim, menjadi pemicu terakhir. Citra ini menciptakan rasa perpecahan dan membuat para penggemar mempertanyakan komitmen pemain bintang mereka.

Tidak hanya di luar lapangan, tetapi tanda-tanda keretakan juga dikabarkan muncul di dalam tim. Marca mengungkapkan bahwa sebagian staf pelatih dan pemain mulai menjauhkan diri dari Mbappe. Pengaruhnya di ruang ganti dikatakan telah berkurang secara signifikan, bahkan dikalahkan oleh Vinicius Junior, yang muncul sebagai titik fokus baru tim.

Meskipun demikian, penting untuk menekankan bahwa Mbappe tetap menjadi pemain kunci dalam rencana jangka panjang Real Madrid. Namun, saat ini, tekanan semakin meningkat pada striker Prancis tersebut, dan bagaimana ia bereaksi selama periode sensitif ini akan sangat menentukan posisinya di Bernabeu.

Mbappe telah mencetak 24 gol dalam 28 penampilan La Liga untuk “Los Blancos” di musim 2025/26. Namun, sikap dan perilaku striker Prancis itu dikatakan telah menjauhkan sebagian besar penggemar. Meskipun ini hanya kampanye di luar catatan resmi, hal ini cukup untuk menunjukkan betapa menurunnya kasih sayang penggemar Real Madrid terhadap sang striker.

Scr/Mashable





Don't Miss