Jadwal Link Live Streaming Liga Inggris 2025/26 Pekan ke-34: Ada Brighton vs Chelsea dan Burnley vs Manchester City

21.04.2026
Jadwal Link Live Streaming Liga Inggris 2025/26 Pekan ke-34: Ada Brighton vs Chelsea dan Burnley vs Manchester City
Jadwal Link Live Streaming Liga Inggris 2025/26 Pekan ke-34: Ada Brighton vs Chelsea dan Burnley vs Manchester City

Liga Inggris 2025/2026 memasuki pekan ke-34 dengan pertandingan menarik seperti Brighton vs Chelsea dan Burnley vs Manchester City, serta jadwal dan link live streaming yang wajib diketahui para penggemar sepak bola. Menjelang akhir musim, pekan ini berpotensi menjadi penentu bagi perebutan gelar juara, tiket Eropa, hingga nasib tim-tim di zona degradasi.

Hanya terpaut satu poin dalam persaingan sengit klasemen Liga Inggris, Chelsea yang tengah limbung akan bertandang ke markas Brighton & Hove Albion, Amex Stadium.

Peluang The Blues untuk menembus zona Liga Champions semakin menipis setelah kekalahan tipis 0-1 dari Manchester United akhir pekan lalu. Sebaliknya, The Seagulls justru semakin percaya diri mengejar tiket Eropa usai melakukan comeback dramatis untuk memaksakan hasil imbang 2-2 di markas Tottenham Hotspur.

Laga ini memiliki bumbu emosional bagi manajer Chelsea, Liam Rosenior. Pria berusia 41 tahun itu mengakhiri karier bermainnya di Brighton pada 2018. Namun, nostalgia bisa berubah menjadi petaka; kekalahan di pantai selatan pekan ini bisa mengubur ambisi Rosenior membawa Chelsea ke kompetisi elit Eropa musim depan.

Efek “manajer baru” tampaknya sudah menguap. Chelsea kini memegang rekor buruk sebagai satu-satunya tim yang kalah dalam empat laga terakhir di Premier League secara beruntun. Kekalahan terbaru dari gol tunggal Matheus Cunha Sabtu lalu menjadi gambaran nyata krisis yang melanda Stamford Bridge.

Absennya Joao Pedro sangat terasa bagi lini depan Chelsea. Meski pertahanan MU racikan Michael Carrick kehilangan pilar seperti Harry Maguire hingga Lisandro Martinez, Chelsea tetap gagal mencetak gol. Tercatat, mereka kalah lima kali dari enam laga terakhir di semua kompetisi—dan uniknya, di kelima kekalahan tersebut, mereka gagal mencetak satu gol pun.

Di sisi lain, Brighton mulai berani bermimpi tampil di kancah tertinggi Eropa. Skuad asuhan Fabian Hurzeler ini baru saja membuat frustrasi mantan pelatih mereka, Roberto De Zerbi, saat menahan imbang Tottenham. Sempat tertinggal dua kali, Brighton bangkit lewat gol Kaoru Mitoma dan Georginio Rutter.

Meski rekor kandang Brighton musim ini sempat naik-turun (hanya menang 3 kali dari 10 laga terakhir di Amex), kemenangan ikonik 2-1 atas Liverpool pada Maret lalu menjadi bukti bahwa Amex Stadium tetaplah tempat yang angker bagi tim raksasa.

Apalagi, Brighton punya modal sejarah manis: mereka memenangi tiga pertemuan terakhir melawan Chelsea, termasuk kemenangan telak 3-1 di Stamford Bridge September lalu dan kemenangan ganda di ajang FA Cup serta Liga Inggris pada Februari 2025.

Melihat update dari kondisi tim, Chelsea mendapatkan kabar baik. Striker andalan Joao Pedro yang sempat absen dikabarkan sudah berlatih pada hari Senin dan kemungkinan besar bisa tampil melawan mantan klubnya. Namun, Rosenior kehilangan Estevao Willian (hamstring) serta sederet pilar seperti Reece James, Levi Colwill, dan Mykhaylo Mudryk (sanksi). Enzo Fernandez yang sempat kram dipastikan fit.

Di kubu Brighton, bek tangguh sekaligus kapten Lewis Dunk siap kembali setelah menjalani sanksi dua pertandingan. Kaoru Mitoma yang sempat ditarik keluar karena kram juga dipastikan bisa bermain. Namun, mereka masih harus kehilangan James Milner, Adam Webster, dan Diego Gomez.

Kembalinya Joao Pedro diharapkan menjadi solusi mandulnya lini depan Chelsea. Namun, dengan rapuhnya pertahanan dan hubungan dengan suporter yang mulai merenggang, laga ini akan menjadi ujian mental yang berat. Di hadapan publik sendiri yang tengah bersemangat, Brighton lebih diunggulkan untuk memperpanjang penderitaan sang tamu.

Di laga lainnya, Manchester City berpeluang besar mengudeta takhta klasemen Premier League sekaligus mengirim Burnley kembali ke kasta kedua jika mampu meraup poin penuh di Turf Moor.

The Citizens datang dengan modal kepercayaan diri setinggi langit setelah kemenangan krusial atas sang pemuncak klasemen, Arsenal. Pada pertemuan pertama musim ini di Etihad Stadium, skuad asuhan Pep Guardiola melumat The Clarets 5-1 melalui dua gol Erling Haaland dan dua gol bunuh diri Maxime Esteve.

Empat minggu pasca kejayaan di final Piala Liga (EFL Cup) melawan Arsenal di Wembley, City kini memegang kendali dalam perburuan gelar juara. Kemenangan dramatis 2-1 atas The Gunners pada hari Minggu lalu, berkat gol Rayan Cherki dan Haaland, menjadi bukti ketangguhan mental mereka.

Usai laga tersebut, suporter City menyindir Arsenal dengan membentangkan spanduk bertuliskan ‘Panic on the streets of London’—mengutip lagu hit The Smiths tahun 1987—sebagai ejekan atas rentetan kekalahan domestik Arsenal. Sebaliknya, armada Guardiola tampil perkasa dengan hanya menelan satu kekalahan dari 20 laga liga terakhir (M13 S6).

Sejak tahun 2021, City belum pernah mencicipi kekalahan di Premier League sepanjang bulan April (M30 S3). Rekor ini menegaskan bahwa mereka adalah spesialis fase akhir musim. Kini, seluruh momentum ada di pihak “Biru Langit” untuk kembali ke puncak klasemen untuk pertama kalinya sejak 21 Agustus 2025.

Hanya tertinggal tiga poin dari Arsenal dan masih mengantongi satu tabungan laga, City bertandang ke Turf Moor dengan predikat tim tandang terbaik sejak awal Desember (21 poin – M6 S3 K1). Satu-satunya noda dalam catatan itu hanyalah kekalahan dari Man United di Old Trafford pada Januari lalu.

Dominasi City atas Burnley juga sangat mencolok. Mereka memenangkan 14 dari 15 pertemuan terakhir di liga dengan agregat gol 45-6. Selain itu, City tidak terkalahkan dalam 29 laga terakhir melawan tim promosi (M26 S3).

Kurang dari satu dekade lalu, Burnley masih bersaing di Liga Europa di bawah asuhan Sean Dyche. Kini, The Clarets terancam menyandang status tim “yo-yo” (bolak-balik promosi-degradasi). Penurunan kasta tampaknya hanya tinggal menunggu waktu bagi skuad Scott Parker.

Kekalahan telak 1-4 dari sesama pejuang zona merah, Nottingham Forest, akhir pekan lalu menjadi tamparan keras. Unggul satu gol di babak pertama, gawang Burnley justru jebol empat kali dalam 32 menit terakhir. Ini merupakan kekalahan ke-45 Burnley dari 71 laga Premier League dalam dua musim terakhir.

Kepastian degradasi untuk ketiga kalinya bisa terjadi jika West Ham (peringkat 17) terhindar dari kekalahan melawan Crystal Palace pada Senin, dan Burnley kalah dari City pada Rabu. Hasil itu akan membuat Burnley terpaut lebih dari 12 poin dengan hanya empat laga tersisa.

Burnley hanya meraih satu kemenangan dari 24 laga terakhirnya. Mereka juga mandul dalam 12 laga kandang terakhir di Turf Moor. Menghadapi City yang selalu menang dalam 11 duel terakhir melawan mereka tentu menjadi misi yang nyaris mustahil bagi Scott Parker. Parker sendiri tercatat selalu kalah dalam lima pertemuan manajerialnya melawan City dengan agregat skor 1-16.

Tuan rumah tampil pincang tanpa lima pemain inti: Josh Cullen, Zeki Amdouni, Hannibal Mejbri, Jordan Beyer, dan Connor Roberts. Axel Tuanzebe juga diragukan tampil. Scott Parker kemungkinan akan beralih ke formasi lima bek, dengan Kyle Walker berpotensi tampil sebagai wing-back kanan melawan mantan klubnya.

Di kubu tamu, Josko Gvardiol dipastikan absen. Ruben Dias dan Rodri masih diragukan setelah diderita cedera pangkal paha saat melawan Arsenal.

Jika Rodri absen, Nico Gonzalez siap menjadi jenderal lapangan tengah. Di lini depan, Erling Haaland—yang punya rekor gila mencetak gol setiap 36 menit saat melawan Burnley—akan kembali menjadi ujung tombak.

Melihat jomplangnya kelas kedua tim serta rekor pertemuan yang ada, Manchester City diprediksi akan menang dengan skor meyakinkan.

Burnley mungkin akan bertarung habis-habisan untuk menunda degradasi, namun kualitas lini serang City diyakini akan dengan mudah mengeksploitasi rapuhnya pertahanan tuan rumah.

Jadwal Liga Inggris 2025/2026 Pekan ke-34

Rabu, 22 April 2026

02:00 WIB: Brighton vs Chelsea

Kamis, 23 April 2026

02:00 WIB: Burnley vs Man City
02:00 WIB: Bournemouth vs Leeds

Sabtu, 25 April 2026

02:00 WIB: Sunderland vs Nottingham Forest
18:30 WIB: Fulham vs Aston Villa
21:00 WIB: West Ham vs Everton
21:00 WIB: Wolves vs Tottenham
21:00 WIB: Liverpool vs Crystal Palace
23:30 WIB: Arsenal vs Newcastle

Selasa, 28 April 2026

02:00 WIB: Manchester United vs Brentford.

Link Live Streaming Liga Inggris 2025/2026

Penggemar di Indonesia dapat menyaksikan seluruh pertandingan Liga Inggris 2025/2026 melalui platform Vidio.

Scr/Mashable





Don't Miss