Pengguna Google Chrome belakangan dibuat kaget setelah muncul laporan bahwa browser tersebut diam-diam mengunduh file AI berukuran hingga 4GB ke perangkat pengguna tanpa pemberitahuan yang jelas.
File misterius itu ternyata berkaitan dengan teknologi kecerdasan buatan milik Google bernama Gemini Nano.
Setelah ramai diperbincangkan, Google akhirnya buka suara dan menjelaskan alasan di balik unduhan otomatis tersebut.
Perusahaan mengatakan bahwa file AI tersebut memang sengaja diunduh untuk mendukung fitur AI berbasis perangkat atau on-device AI di Chrome.
Menurut penjelasan Google, Gemini Nano merupakan model AI ringan yang sudah mulai disematkan ke Chrome sejak 2024.
Teknologi ini memungkinkan sejumlah fitur AI berjalan langsung di perangkat pengguna tanpa harus mengirim data ke server cloud. Dengan cara tersebut, privasi pengguna disebut menjadi lebih aman karena data tidak perlu diproses secara online.
Google menyebut model AI ini digunakan untuk berbagai fitur penting, termasuk deteksi penipuan, perlindungan keamanan, hingga dukungan API untuk pengembang. Namun karena dijalankan secara lokal di perangkat, model tersebut membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar.
“Gemini Nano untuk Chrome mendukung kemampuan keamanan seperti deteksi penipuan dan API pengembang tanpa mengirimkan data pengguna ke cloud,” jelas Google seperti yang dikutip dari Android Authority (07/05/26).
Meski begitu, tidak sedikit pengguna yang merasa keberatan karena file tersebut diunduh otomatis dan memakan ruang penyimpanan cukup besar, terutama pada perangkat dengan kapasitas SSD terbatas.
Menanggapi keluhan tersebut, Google mengatakan pihaknya sudah menghadirkan opsi untuk menonaktifkan sekaligus menghapus model AI tersebut langsung dari pengaturan Chrome.
Jika fitur on-device AI dimatikan, Chrome tidak akan lagi mengunduh ataupun memperbarui file Gemini Nano di kemudian hari. Pengguna juga dapat mengosongkan kembali ruang penyimpanan yang sebelumnya digunakan model AI tersebut.
Cara menonaktifkan dan menghapus Gemini Nano di Chrome
Pengguna hanya perlu membuka Chrome di komputer, lalu masuk ke menu Settings > System. Setelah itu, cari opsi “On-device AI” dan nonaktifkan toggle yang tersedia.
Namun berdasarkan laporan terbaru, fitur tersebut belum tersedia di semua versi Chrome, khususnya pada beberapa pengguna Windows. Karena itu, ada alternatif lain yang bisa dicoba untuk menghentikan unduhan otomatis file AI tersebut.
Caranya dengan membuka halaman eksperimen Chrome melalui alamat chrome://flags. Setelah itu cari menu “Enables optimization guide on device on Android”, lalu ubah statusnya menjadi “Disabled”.
Metode ini dinilai cukup efektif untuk mencegah Chrome mengunduh model AI secara otomatis.
Walau menu dan pengaturan terkait AI mulai diperluas, langkah Google menghadirkan Gemini Nano sebenarnya menunjukkan arah baru pengembangan browser modern.
AI kini tidak hanya hadir di cloud, tetapi juga mulai diproses langsung di perangkat pengguna demi menghadirkan pengalaman yang lebih cepat, aman, dan responsif.
Scr/Mashable




















