Kanada Bakal Bagi-Bagi Kondom Gratis Edisi Khusus Bola Selama Piala Dunia 2026

18.05.2026
Kanada Bakal Bagi-Bagi Kondom Gratis Edisi Khusus Bola Selama Piala Dunia 2026
Kanada Bakal Bagi-Bagi Kondom Gratis Edisi Khusus Bola Selama Piala Dunia 2026

Menyambut gelaran akbar Piala Dunia 2026, Kota Toronto di Kanada punya cara unik sekaligus menggelitik untuk menyambut para suporter sepak bola. Demi mengampanyekan seks aman, otoritas kesehatan setempat berencana membagikan kondom secara gratis dengan pesan-pesan kocak bertema sepak bola.

Langkah ini diambil karena kota tersebut diprediksi bakal diserbu lebih dari 300.000 wisatawan asing selama turnamen berlangsung.

Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan bergulir mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Melansir laporan Reuters, dinas kesehatan masyarakat Toronto (Toronto Public Health) akan mendistribusikan kondom edisi terbatas ini guna menekan risiko penularan penyakit menular seksual di tengah membeludaknya jumlah massa.

Pakai Plesetan Istilah Bola

Yang mencuri perhatian, paket alat kontrasepsi ini hadir dalam 6 desain kemasan yang berbeda. Pihak penyelenggara sengaja mendesainnya sedemikian rupa untuk “merayakan atmosfer pertandingan sekaligus mempromosikan kesehatan reproduksi.”

Pesan-pesan yang tertulis di bungkusnya pun menggunakan pelesetan istilah sepak bola yang bikin geleng-geleng kepala. Contohnya seperti tulisan “Block those shots!” (Blokir semua tembakan!) atau “What a finish!” (Penyelesaian akhir yang mantap!).

Tak kalah menarik, ada juga desain bernama “Peaches & Cream” yang menggunakan ilustrasi buah persik dan terong di depan gawang—dua emoji yang akrab digunakan netizen di media sosial untuk menggambarkan simbol sensitif.

Nantinya, kondom-kondom edisi khusus ini akan disalurkan melalui empat klinik kesehatan seksual yang dikelola oleh Toronto Public Health. Program ini merupakan bagian dari inisiatif bertajuk CondomTO, sebuah gerakan yang bertujuan mendorong perilaku seks aman, mengikis stigma negatif, serta mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan seksual.

Melalui situs resminya, Dinas Kesehatan Toronto menegaskan bahwa penggunaan kondom secara benar dan konsisten sangat efektif untuk menekan risiko penularan penyakit seksual (IMS), HIV, infeksi menular lewat darah, hingga mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.

Tuai Pro dan Kontra Netizen

Strategi kampanye yang terbilang berani ini langsung memicu perdebatan dan reaksi beragam dari netizen di media sosial.

Sebagian netizen mengaku terhibur dan memuji kreativitas Toronto Public Health. Mereka menilai cara penyampaian pesan kesehatan tersebut dikemas dengan sangat santai, jenaka, dan mudah viral, sehingga sangat cocok dengan momentum ramainya Piala Dunia.

Banyak pula yang mendukung penuh langkah ini. Mengingat ratusan ribu turis akan memadati Toronto selama musim panas, meningkatkan akses terhadap alat kontrasepsi dinilai sebagai langkah pencegahan yang sangat realistis dan krusial.

“Ini malah bisa jadi barang koleksi. Desain yang ‘Blokir semua tembakan’ pasti bakal viral banget,” komentar salah seorang netizen.

Meski begitu, gelombang kritik tetap ada. Tidak sedikit warga yang tidak setuju dan menilai pembagian kondom gratis ini sebagai bentuk pemborosan anggaran daerah. Beberapa pihak juga mempertanyakan mengapa kampanye berskala masif seperti ini baru digencarkan saat kota mereka menjadi tuan rumah ajang olahraga besar.

Program CondomTO sendiri sebenarnya bukan barang baru bagi publik Toronto. Kampanye ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 silam saat menyambut acara World Pride, dan sempat kembali digalakkan pada pergelaran Pan American & Para Pan American Games tahun 2015.

Scr/Mashable





Don't Miss