Jadwal Link Live Streaming Liga Italia 2025/2026 Pekan ke-37: Ada Genoa vs AC Milan dan Juventus vs Fiorentina

15.05.2026
Jadwal Link Live Streaming Liga Italia 2025/2026 Pekan ke-37: Ada Genoa vs AC Milan dan Juventus vs Fiorentina
Jadwal Link Live Streaming Liga Italia 2025/2026 Pekan ke-37: Ada Genoa vs AC Milan dan Juventus vs Fiorentina

Liga Italia 2025/2026 memasuki pekan ke-37 dengan pertandingan krusial, termasuk Genoa vs AC Milan dan Juventus vs Fiorentina, yang menjadi sorotan utama dalam perebutan gelar juara serta zona Eropa. Berikut jadwal lengkap serta link live streaming untuk menyaksikan semua aksi Serie A pekan ini, di mana laga-laga Minggu 17 Mei 2026 ini sangat menentukan nasib tim-tim besar menjelang pekan terakhir musim.

Genoa bersiap menjamu AC Milan di Stadio Comunale Luigi Ferraris. Laga ini diprediksi akan berjalan alot, mengingat kedua tim sama-sama memiliki modal performa yang naik-turun dalam beberapa pekan terakhir.

Genoa menatap laga ini dengan modal positif setelah berhasil mencatatkan dua clean sheet beruntun di liga. Namun, kedua hasil tersebut diraih dalam laga tandang. Bermain di hadapan pendukung sendiri jelas menghadirkan tekanan dan atmosfer yang berbeda, terutama saat harus meladeni tim sekelas AC Milan.

Meski performa Rossoneri belakangan ini belum konsisten, skuad asuhan Massimiliano Allegri tetap memiliki kualitas individu yang mampu memecah kebuntuan dalam laga-laga krusial.

Melihat rekam jejak pertemuan kedua tim, duel Genoa dan Milan kerap melahirkan skor-skor tipis. Tanpa adanya data statistik expected goals (xG), tren skor dari pertandingan terakhir kedua tim mengindikasikan bahwa laga di Luigi Ferraris nanti berpotensi berjalan ketat dan minim gol dalam durasi yang lama.

Genoa sempat menelan kekalahan kandang yang mengecewakan dari Como, meski sebelumnya mampu memetik kemenangan atas Pisa dan Sassuolo. Menariknya, dalam dua laga pamungkas di Serie A, Il Grifone justru dipaksa bermain imbang tanpa gol.

Di sisi lain, AC Milan juga sedang berjuang menemukan bentuk permainan terbaiknya. Kendati demikian, komposisi pemain yang dimiliki Milan di atas kertas diprediksi tetap mampu menciptakan satu momen magis yang bisa menjadi penentu kemenangan.

Genoa menatap laga ini setelah bermain imbang 0-0 secara beruntun di markas Fiorentina dan Atalanta. Hasil tersebut menegaskan bahwa kekuatan utama armada Alberto Gilardino saat ini terletak pada disiplin lini pertahanan yang solid. Sebelum rentetan hasil imbang tersebut, Genoa sempat takluk 0-2 dari Como di kandang, yang diraih tepat setelah mereka mengemas kemenangan beruntun 2-1 atas Pisa dan Sassuolo. Tren ini menunjukkan bahwa performa Genoa cenderung tidak stabil, meski belum bisa dikategorikan buruk.

Catatan tersebut mengindikasikan bahwa Genoa adalah tim yang sangat kompetitif dalam laga-laga ketat, namun mereka memiliki masalah besar dalam urusan produktivitas gol. Faktor keangkeran Stadio Luigi Ferraris pun kini dipertanyakan; sebab dua clean sheet terakhir justru diraih saat melakoni laga tandang, sementara kekalahan dari Como terjadi di rumah sendiri.

Sementara itu, grafik performa AC Milan di Serie A belakangan ini juga mengkhawatirkan. Rossoneri menelan kekalahan dari Atalanta, Sassuolo, dan Udinese, serta hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Juventus. Satu-satunya kemenangan yang berhasil dipetik Milan dalam lima laga terakhir adalah saat menang tipis 1-0 di markas Hellas Verona. Hal ini membuktikan bahwa Milan masih mampu mencuri poin penuh dari laga sulit, namun gagal melakukannya secara konsisten.

Melihat papan skor dari beberapa laga terakhir, Milan tampak kesulitan memegang kendali permainan. Mereka kebobolan banyak saat takluk 2-3 dari Atalanta dan menyerah 0-3 dari Udinese di San Siro. Namun, kemenangan tipis atas Verona dan hasil imbang kontra Juventus menunjukkan bahwa lini belakang Milan masih bisa tampil rapat di saat-saat genting.

Formasi 3-4-2-1 yang diprediksi akan diterapkan Genoa bakal memberikan fondasi yang sangat kokoh dan kompak di lini belakang. Sektor wing-back akan memegang peran kunci untuk menjaga organisasi pertahanan, sekaligus menjadi motor serangan balik cepat saat melebarkan lapangan. Di lini depan, Jeff Ekhator dan Lorenzo Colombo diharapkan cerdik bergerak di ruang antarlini untuk menyuplai bola ke Vitinha, sekaligus memaksimalkan setiap celah dari skema counter-attack.

Sementara itu, skema 3-5-2 milik AC Milan akan memberikan keunggulan struktur di sektor sentral permainan. Kehadiran Adrien Rabiot dan Ruben Loftus-Cheek bakal menjadi dinamo kembar yang menyokong proses transisi bertahan ke menyerang (build-up) sekaligus memimpin pressing ketat di lini tengah. Di ujung tombak, Santiago Gimenez diprediksi akan mendapat banyak pasokan manja dari lini kedua, sementara pergerakan dinamis dari wing-back serta gelandang Milan berpotensi menciptakan situasi menang jumlah (overload) untuk membongkar pertahanan Genoa.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sangat ketat dan menguras fisik di lini tengah. Genoa bakal tampil defensif demi mengamankan poin di kandang, namun kualitas lini serang Milan diyakini mampu mencuri satu gol pembeda.

Duel sengit penuh tensi juga akan tersaji saat Juventus menjamu Fiorentina di Allianz Stadium. Laga klasik ini diprediksi akan berjalan ketat dengan intensitas tinggi, melihat rekam jejak pertemuan kedua tim yang kerap melahirkan drama minim gol.

Juventus menatap laga ini dengan modal yang jauh lebih meyakinkan. Bianconeri tampil solid dalam beberapa pekan terakhir, mengemas tiga kemenangan dan tiga clean sheet dari lima pertandingan liga terakhir mereka.

Sebaliknya, performa Fiorentina masih angin-anginan. Kekalahan telak 0-4 dari AS Roma menjadi rapor merah, melengkapi catatan tiga hasil imbang dalam lima laga terakhir.

Melihat status Juventus sebagai tuan rumah dan tren head-to-head yang selalu ketat, pertandingan ini diyakini akan menjadi duel taktis yang minim gol. La Viola dikenal kerap menyulitkan tim besar, namun mereka musim ini kesulitan mengonversi hasil imbang menjadi kemenangan. Di sisi lain, Juventus tampil lebih efisien di depan gawang dan memiliki organisasi pertahanan yang sangat sulit ditembus.

Si Nyonya Tua berada dalam tren positif setelah tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir di Serie A (3 menang, 2 imbang). Pasukan Turin sukses mengamankan poin penuh dari Lecce, Bologna, dan Atalanta, serta bermain imbang kontra Hellas Verona dan AC Milan.

Catatan tiga clean sheet menegaskan bahwa Juventus mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan baik. Meskipun tidak mencetak banyak gol, lini depan mereka sangat klinis dalam memanfaatkan peluang untuk mengamankan kemenangan.

Sedangkan performa La Viola di liga belakangan ini kurang meyakinkan dengan rincian satu kemenangan, tiga kali imbang, dan satu kekalahan. Hasil minor kontra Roma menjadi pukulan telak, sementara hasil imbang melawan Genoa, Sassuolo, dan Lecce menunjukkan masalah akut dalam penyelesaian akhir.

Satu-satunya kemenangan manis dalam tren ini diraih saat mereka menumbangkan Lazio. Meski sempat mencatat dua clean sheet, Fiorentina dinilai masih kesulitan menjaga konsistensi untuk meraih kemenangan beruntun.

Formasi 4-2-3-1 milik Juventus akan memberikan stabilitas tinggi di lini tengah. Kehadiran double pivot bertugas meredam transisi lawan sekaligus mengawal kuartet lini belakang. Skema ini juga memastikan Dušan Vlahović mendapat pasokan bola matang dari sektor sayap maupun lini tengah untuk membongkar pertahanan Fiorentina.

Sementara skema 4-3-3 akan diandalkan Fiorentina untuk mengeksploitasi lebar lapangan dan menerapkan pressing ketat pada momen-momen tertentu. Tiga gelandang mereka wajib tampil rapat dan disiplin membantu bek sayap, mengingat Juventus memiliki kreativitas tinggi di area sentral yang bisa menghukum kelengahan lawan.

Faktor bermain di hadapan publik sendiri dan solidnya lini pertahanan membuat tuan rumah lebih diunggulkan dalam laga taktis ini.

Jadwal Liga Italia 2025/2026 Pekan ke-37

Minggu, 17 Mei 2026

Pukul 17.30 WIB

AS Roma vs Lazio
Genoa vs AC Milan
Juventus vs Fiorentina
Como vs Parma
Pisa vs Napoli

Pukul 20.00 WIB

Inter Milan vs Hellas Verona

Pukul 23.00 WIB

Atalanta vs Bologna

Senin, 18 Mei 2026 (Dini Hari)

Pukul 01.45 WIB

Sassuolo vs Lecce
Udinese vs Cremonese
Cagliari vs Torino.

Link Live Streaming Liga Italia 2025/2026 Pekan ke-37

Penggemar di Indonesia dapat menyaksikan seluruh laga Liga Italia 2025/2026 pekan ini secara eksklusif melalui platform Vidio.

Scr/Mashable





Don't Miss