Sony kembali menjadi sorotan di industri audio setelah bocoran gambar headphone terbaru mereka beredar luas di internet.
Perangkat yang disebut sebagai Sony 1000X “The ColleXion” Edition ini diprediksi menjadi model spesial untuk merayakan 10 tahun perjalanan seri headphone premium Sony.
Berdasarkan bocoran yang beredar, headphone anyar tersebut akan meluncur pada 19 Mei 2026 dengan harga mencapai 649 dolar AS atau sekitar Rp10 jutaan.
Harga itu membuat Sony ColleXion lebih mahal sekitar 200 dolar AS dibanding seri flagship sebelumnya, yaitu WH-1000XM6.
Bocoran render yang dibagikan oleh OnLeaks dan HotEUDeals memperlihatkan desain headphone Sony ColleXion tampil jauh lebih premium dibanding generasi sebelumnya.
Headband terlihat menggunakan bantalan leatherette yang lebih tebal sehingga tampak lebih empuk dan nyaman digunakan dalam waktu lama.
Selain itu, earcup pada headphone ini juga dibuat lebih besar. Desain tersebut diyakini mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus memberikan pengalaman audio yang lebih imersif bagi pengguna.
Morning #FutureSquad! Here comes some more high-resolution promo material showing the #Sony #1000X #TheColleXion headphones two color options from all angle and revealing its key specs and features…😏
Today, on behalf of @hoteudeals 👉🏻 https://t.co/giJbccSJni pic.twitter.com/TFTLyC9Bpi
— Steve H.McFly (@OnLeaks) May 16, 2026
Sony juga tampaknya memberikan sentuhan mewah melalui penggunaan yoke metalik berwarna senada yang menghubungkan headband dengan driver headphone. Tidak hanya itu, tombol fisik di bagian earcup kini dibuat lebih tegas dan mudah dikenali.
Perubahan lain yang cukup mencuri perhatian adalah desain grille mikrofon. Jika biasanya Sony menggunakan pola mesh kecil, kini grille mikrofon terlihat memakai lubang yang lebih besar dan langsung menembus chassis earcup.
Desain baru ini diduga bertujuan meningkatkan kualitas penangkapan suara untuk fitur active noise cancellation maupun panggilan suara.
Dari sisi spesifikasi, Sony ColleXion disebut hadir dengan daya tahan baterai hingga 24 jam saat fitur ANC aktif. Sementara jika noise cancellation dimatikan, baterainya diklaim mampu bertahan hingga 32 jam pemakaian.
Untuk mendukung kualitas audio premium, Sony kabarnya menggunakan kombinasi prosesor QN3 dan co-processor V3 terbaru. Teknologi ini diyakini akan meningkatkan kemampuan peredam bising sekaligus kualitas audio secara keseluruhan.
Menariknya lagi, Sony juga disebut bekerja sama dengan tiga studio mastering ternama yaitu Battery Studios, Sterling Sound, dan Coast Mastering. Ketiga studio tersebut dikenal pernah menangani berbagai rekaman pemenang Grammy Awards.
Kolaborasi ini dipercaya dilakukan untuk menyempurnakan tuning audio dari driver khusus yang digunakan pada Sony ColleXion. Dengan pendekatan tersebut, headphone ini diperkirakan akan menyasar audiophile maupun pengguna premium yang menginginkan kualitas suara terbaik.

Sony ColleXion juga hadir dengan aksesori yang terlihat lebih eksklusif. Case penyimpanannya kini memiliki desain menyerupai handbag modern lengkap dengan handle bawaan dan penutup magnetik. Desain ini berbeda jauh dibanding case seri WH-1000XM sebelumnya yang identik dengan resleting.
Dalam paket penjualan, Sony kabarnya tetap menyertakan kabel USB-C untuk pengisian daya serta kabel audio 3.5mm bagi pengguna yang ingin menikmati audio kabel.
Bocoran ini sekaligus memperkuat rumor yang sebelumnya muncul pada April lalu ketika nama “ColleXion” sempat terlihat di situs resmi Sony dengan nomor model “WH-1000XX”. Namun saat itu belum ada gambar maupun detail spesifikasi yang terungkap.
Jika seluruh bocoran ini benar, maka Sony ColleXion bisa menjadi salah satu headphone premium paling menarik di tahun 2026.
Tidak hanya menawarkan desain baru yang lebih mewah, perangkat ini juga membawa peningkatan audio dan noise cancellation yang lebih canggih dibanding generasi sebelumnya.
Scr/Mashable




















