FMI, MII, dan HP Luncurkan SecBox untuk Monitoring Keamanan Siber Terintegrasi

22.05.2026
FMI, MII, dan HP Luncurkan SecBox untuk Monitoring Keamanan Siber Terintegrasi
FMI, MII, dan HP Luncurkan SecBox untuk Monitoring Keamanan Siber Terintegrasi

PT FPT Metrodata Indonesia (FMI) bersama PT Mitra Integrasi Informatika (MII) dan HP resmi meluncurkan SecBox, solusi monitoring keamanan siber terintegrasi yang dirancang untuk membantu organisasi di Indonesia memperkuat perlindungan digital secara lebih sederhana, efisien, dan terpusat.

Peluncuran SecBox dilakukan di Jakarta pada 21 Mei 2026 sebagai respons atas meningkatnya ancaman keamanan siber yang kini menjadi tantangan serius bagi perusahaan, terutama usaha kecil dan menengah (UKM).

Solusi ini hadir untuk membantu organisasi meningkatkan visibilitas keamanan, mempercepat deteksi ancaman, serta mempermudah proses monitoring keamanan digital secara berkelanjutan.

Kolaborasi FMI, MII, dan HP juga menunjukkan sinergi ekosistem teknologi dalam menghadirkan solusi keamanan digital yang lebih relevan dengan kebutuhan perusahaan modern.

Dalam proyek ini, MII berperan sebagai solution enabler dan integrator teknologi, sementara HP menghadirkan dukungan perlindungan endpoint melalui teknologi HP Wolf Security.

Ancaman Siber di Indonesia Terus Meningkat

Peluncuran SecBox dilakukan di tengah meningkatnya jumlah serangan siber di Indonesia. Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), tercatat lebih dari 1,52 miliar insiden siber terjadi di Indonesia hanya dalam periode Januari hingga pertengahan April 2026.

Kondisi ini membuat banyak perusahaan mulai membutuhkan solusi keamanan yang tidak hanya mampu mendeteksi ancaman lebih cepat, tetapi juga dapat memonitor seluruh sistem keamanan secara terintegrasi.

Sayangnya, banyak organisasi masih menghadapi kendala seperti tingginya biaya membangun Security Operations Center (SOC), keterbatasan sumber daya manusia di bidang keamanan siber, hingga penggunaan tools keamanan yang berjalan terpisah dan sulit dikelola.

Menjawab tantangan tersebut, SecBox hadir dengan pendekatan unified security operations yang mengintegrasikan berbagai kapabilitas keamanan ke dalam satu platform terpusat.

SecBox Integrasikan Berbagai Sistem Keamanan Siber

SecBox menawarkan berbagai fitur keamanan digital dalam satu platform, mulai dari Endpoint Detection and Response (EDR), SIEM/XDR, threat monitoring, log analytics, hingga layanan SOC monitoring 24×7.

Dengan sistem terintegrasi ini, perusahaan dapat memperoleh visibilitas keamanan yang lebih menyeluruh tanpa perlu membangun infrastruktur SOC sendiri yang biasanya membutuhkan biaya besar dan implementasi kompleks.

Presiden Direktur FMI, Edwin Putraoetama Octosa mengatakan bahwa transformasi digital harus dibarengi kesiapan keamanan siber yang memadai.

“Transformasi digital harus diimbangi dengan kesiapan keamanan siber yang memadai. Namun banyak organisasi masih menghadapi tantangan dari sisi biaya, sumber daya, dan kompleksitas implementasi keamanan. Melalui SecBox, kami tidak sekadar meluncurkan produk, kami membangun kepercayaan bahwa setiap organisasi di Indonesia dari skala apapun, berhak atas keamanan digital yang tangguh. Ini adalah komitmen jangka panjang kami,” ujar Edwin.

Sementara itu, Presiden Direktur HP Indonesia, Juliana Cen menyoroti meningkatnya ancaman siber berbasis AI yang kini semakin sulit dideteksi.

“Keamanan siber kini menjadi prioritas penting bagi organisasi di berbagai skala, terutama seiring munculnya ancaman berbasis AI yang membuat serangan semakin cepat dan sulit dideteksi. Bagi usaha kecil dan menengah, satu insiden saja dapat menimbulkan dampak finansial yang serius,” jelas Juliana.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini bertujuan menghadirkan solusi keamanan endpoint yang lebih mudah diakses dan sederhana untuk dikelola oleh perusahaan di Indonesia.

Dukung Kepatuhan UU PDP dan Transformasi Digital

Selain meningkatkan perlindungan keamanan digital, SecBox juga dirancang untuk membantu perusahaan memenuhi kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) melalui sistem monitoring dan pengelolaan keamanan yang lebih terpusat.

Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk, Susanto Djaja mengatakan bahwa keamanan siber kini menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan.

“Keamanan siber kini menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan di tengah dinamika ancaman digital yang terus berkembang. Melalui sinergi FMI, MII, dan HP Inc, kami ingin menghadirkan solusi keamanan yang lebih relevan, scalable, dan mampu mendukung kebutuhan organisasi di berbagai sektor industri,” ujar Susanto.

Dengan arsitektur yang fleksibel, SecBox juga memungkinkan implementasi lebih cepat dan dapat disesuaikan dengan tingkat kematangan keamanan masing-masing organisasi.

Kehadiran solusi ini diharapkan dapat memperkuat awareness pasar terhadap pentingnya keamanan siber sekaligus membuka peluang pengembangan ekosistem cybersecurity di berbagai sektor industri Indonesia.

Scr/Mashable




Don't Miss